Terminal Cicaheum Bandung Resmi Tutup Elf AKDP Punya Rute Spesial

Sorajabar.com - Kabar penting bagi Anda pengguna Transportasi umum di Kota Bandung! Terminal Cicaheum, salah satu ikon dan pusat mobilitas penting di timur Kota Kembang, kini resmi menghentikan seluruh operasionalnya. Seluruh layanan angkutan, baik Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) atau yang lebih dikenal dengan angkutan jenis elf, telah dipindahkan secara penuh ke Terminal Leuwipanjang di wilayah selatan Bandung. Perubahan besar ini tentunya membawa dampak signifikan bagi ribuan penumpang dan para pengusaha angkutan.

Keputusan penutupan Terminal Cicaheum ini merupakan bagian dari rencana pengembangan infrastruktur transportasi Kota Bandung. Dengan perpindahan seluruh aktivitas ke Terminal Leuwipanjang, diharapkan sistem transportasi di Bandung dapat lebih terintegrasi dan efisien. Namun, di tengah kebijakan relokasi total ini, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memberikan kelonggaran khusus bagi angkutan jenis elf.

Angkutan Elf AKDP Masih Boleh Melintas di Cicaheum, Tapi Ada Syaratnya!

Kabar baik bagi para sopir dan penumpang angkutan elf AKDP! Meskipun Terminal Cicaheum tidak lagi beroperasi sebagai terminal aktif, angkutan elf masih diizinkan untuk melintasi area Cicaheum. Namun, kelonggaran ini datang dengan syarat yang sangat ketat dan tidak bisa ditawar.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Bapak Rasdian, menjelaskan bahwa kelonggaran ini diberikan setelah Terminal Cicaheum resmi ditutup. "Jadi, nanti elf yang ada di Cicaheum itu juga akan bergeser ke Leuwipanjang. Tetapi rutenya memang nanti tetap, cuman enggak masuk aja ke Cicaheum," kata Rasdian pada Selasa (2/6/2026), menekankan bahwa elf hanya boleh melintas, bukan beroperasi seperti sebelumnya.

Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk menghindari potensi konflik dengan angkutan kota yang beroperasi di sekitar area Cicaheum. Dengan demikian, meskipun rute elf masih bisa melewati area tersebut, tidak ada aktivitas menaikkan penumpang yang diperbolehkan. Ini adalah komitmen yang harus dipatuhi oleh semua pihak.

Pilihan Rute Baru untuk Elf AKDP dari Leuwipanjang

Setelah berpindah operasional ke Terminal Leuwipanjang, Dishub Kota Bandung telah menyiapkan dua opsi rute bagi angkutan elf AKDP. Hal ini untuk memastikan kelancaran mobilitas dan adaptasi para pengemudi dengan kebijakan baru.

  • Rute Pertama: Angkutan elf dapat melintasi Jalan Soekarno Hatta, kemudian menuju Jalan Moch Toha, masuk tol, dan melanjutkan perjalanan hingga ke Garut dan wilayah sekitarnya. Rute ini menawarkan akses cepat melalui jalan tol untuk destinasi jarak jauh.
  • Rute Kedua: Rute ini melewati jalur eksisting yang sudah familiar bagi banyak pengemudi. Elf bisa melewati Jalan Peta, kemudian Jalan Laswi, Jalan Ahmad Yani, dan menuju ke Cicaheum. Penting untuk diingat bahwa jika memilih rute ini, elf hanya boleh melewati area Cicaheum tanpa menaikkan penumpang.

Bapak Rasdian menegaskan kembali pentingnya komitmen ini: "Cuman harus ada perjanjiannya, komitmennya, tidak boleh mengambil penumpang di seputaran jalan itu. Hanya menurunkan saja, supaya nanti tidak ada ada konflik dengan yang angkutan kota." Ini berarti, penumpang yang ingin naik elf dari area Cicaheum harus mencari alternatif lain atau menuju Terminal Leuwipanjang secara langsung.

Kelonggaran kebijakan ini berlaku untuk perjalanan pulang pergi bagi angkutan elf. Jadi, baik saat menuju atau kembali, elf bisa melintasi Terminal Cicaheum, namun dengan larangan tegas untuk menaikkan penumpang di lokasi tersebut. "Tapi kalau dia mau lewat misalnya dari Leuwipanjang terus belok ke Moch Toha langsung ke Garut, itu silakan. Tapi dia kalau lewat sini juga boleh, tapi enggak boleh narik penumpang," jelasnya.

Proyek Depo BRT dan Sosialisasi Berkelanjutan

Perpindahan dan penutupan Terminal Cicaheum ini juga terkait erat dengan rencana pembangunan Depo BRT (Bus Rapid Transit) di lokasi tersebut. Proyek ini sudah beberapa bulan tertunda, dan Dishub Kota Bandung kini berupaya mempercepat prosesnya sekaligus melakukan sosialisasi intensif.

Sosialisasi ini tidak hanya menyasar pihak-pihak yang terdampak langsung seperti para pedagang atau pengusaha angkutan, tetapi juga masyarakat umum di sekitar Terminal Cicaheum. Penting bagi semua pihak untuk memahami bahwa area tersebut akan segera bertransformasi menjadi fasilitas pendukung BRT, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Kota Bandung.

Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi terbaru dari Dishub Kota Bandung dan otoritas terkait agar tidak terjadi kesalahpahaman atau kebingungan mengenai rute dan layanan transportasi. Dengan sinergi dari semua pihak, diharapkan transisi ini dapat berjalan lancar demi kemajuan transportasi di Jawa Barat.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Terminal Cicaheum Bandung Resmi Tutup Elf AKDP Punya Rute Spesial
  • Terminal Cicaheum Bandung Resmi Tutup Elf AKDP Punya Rute Spesial
  • Terminal Cicaheum Bandung Resmi Tutup Elf AKDP Punya Rute Spesial
  • Terminal Cicaheum Bandung Resmi Tutup Elf AKDP Punya Rute Spesial
  • Terminal Cicaheum Bandung Resmi Tutup Elf AKDP Punya Rute Spesial
  • Terminal Cicaheum Bandung Resmi Tutup Elf AKDP Punya Rute Spesial

Posting Komentar