Mayat Pelajar SMP Ditemukan di Lahan Eks Kampung Gajah Bandung Barat
Sorajabar.com - Sebuah penemuan mengejutkan mengguncang warga Bandung Barat. Sesosok mayat pria tergeletak ditemukan di lahan bekas objek wisata Kampung Gajah.
Lokasi penemuan berada di Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong. Kejadian ini sontak menarik perhatian banyak pihak.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh sekelompok orang. Mereka tengah melakukan penelusuran misteri di kawasan tersebut.
Penemuan terjadi pada Jumat malam, tanggal 13 Februari 2026. Saksi kemudian segera melaporkan temuan ini kepada pihak kepolisian.
Penemuan Tak Terduga di Lokasi Bekas Wisata
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, membenarkan laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa laporan diterima pada Jumat malam.
Saksi yang menemukan mayat sedang melakukan siaran langsung di media sosial. Mereka mendokumentasikan penelusuran misteri di lahan Kampung Gajah.
Kawasan eks Kampung Gajah memang dikenal angker setelah ditinggalkan. Suasana sepi dan mistis seringkali menarik minat para penelusur.
Penemuan ini menambah panjang daftar misteri di lokasi tersebut. Masyarakat sekitar pun mulai resah dengan kejadian ini.
Desa Cihideung yang tenang kini menjadi sorotan publik. Banyak warga berharap misteri ini segera terungkap.
Identifikasi Awal dan Langkah Polisi
Niko mengungkapkan ciri-ciri awal yang melekat pada korban. Salah satunya adalah pakaian seragam SMP yang ditemukan di dalam tas.
Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi segera diterjunkan ke lokasi. Mereka melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh.
Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung. Proses autopsi akan dilakukan untuk mengetahui identitas dan penyebab pasti kematian.
Autopsi merupakan langkah krusial dalam penyelidikan kasus ini. Hasilnya akan menjadi petunjuk utama bagi polisi.
Pihak kepolisian juga mulai memeriksa sejumlah saksi mata. Keterangan mereka diharapkan dapat memberikan petunjuk awal yang penting.
Kedalaman Investigasi dan Harapan Publik
Penyidik kini masih terus mendalami penyebab pasti kematian korban. Setiap detail kecil akan diperiksa secara cermat.
AKBP Niko menegaskan bahwa penyelidikan akan berpatokan pada hasil autopsi. Proses ini membutuhkan waktu dan ketelitian.
Pencarian informasi tambahan seperti rekaman CCTV di sekitar lokasi juga sedang diupayakan. Hal ini untuk melengkapi data yang ada.
Masyarakat Jawa Barat, khususnya di wilayah Parongpong, menunggu perkembangan kasus ini. Mereka berharap pelaku dapat segera ditangkap.
Kasus penemuan mayat pelajar ini menjadi perhatian serius. Keamanan dan keselamatan anak-anak menjadi prioritas utama.
Pihak berwajib juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Warga diminta tidak menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi.
Pentingnya Kerjasama dan Kewaspadaan
Kejadian tragis ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan. Terutama bagi orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka.
Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian sangat diperlukan. Informasi sekecil apa pun dapat membantu mempercepat penyelidikan.
Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah preventif. Tujuannya agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Sorot Berita ini juga menjadi pengingat bagi pengelola lahan. Keamanan area terbengkalai harus lebih diperhatikan.
Semoga proses hukum berjalan lancar dan transparan. Keadilan dapat segera ditegakkan bagi korban dan keluarganya.
Ikuti terus berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

.jpg)
Posting Komentar