Malam Kelam Barcelona, Araujo Diusir, Performa Torres & Kounde Jadi Sorotan
Sorajabar.com - Sebagai penggemar Barcelona, aku baru saja menonton pertandingan yang bikin hati ini rasanya sakit sekali. Mereka kalah sama Chelsea dengan skor telak tiga sampai nol di Stamford Bridge tadi malam. Itu benar-benar pertandingan yang berat buat kami.
Awalnya sempat ada peluang bagus dari Ferran Torres. Dia cuma berhadapan sama kiper Chelsea aja, tapi sayang sekali gagal. Kalau saja itu gol, mungkin ceritanya jadi beda. Tapi ya memang bukan malam ini untuk Barcelona.
Lalu ada hal yang bikin semuanya berubah: kartu merah buat Ronald Araujo di babak pertama. Setelah itu, permainan Chelsea makin agresif dan kami kayak kehilangan kendali. Aku lihat sendiri betapa Jules Kounde terpukul banget dengan gol bunuh diri yang dia buat. Bola dari Cucurella dan Neto bikin kacau di depan gawang, akhirnya nyangkut di kaki Kounde dan masuk sendiri. Sedih banget lihatnya.
Di babak kedua, Barcelona coba perbaiki permainan dengan masukin Rashford sama Raphinha. Tapi tetep aja susah nembus pertahanan Chelsea. Malahan Chelsea yang tambah dua gol lagi lewat Delap dan pemain muda mereka, Estevao. Gol Estevao tuh bagus banget, dia tunjukkan kualitasnya sebagai pemain muda berbakat.
Pelatih Hansi Flick bilang di konferensi pers kalau mereka sudah coba ubah permainan. Tapi Chelsea memang bermain dengan sangat bagus malam ini. Soal kartu merah Araujo, Flick memilih tidak mau berkomentar banyak.
Sebagai fans, aku sedikit kecewa dengan penampilan Torres sepanjang laga. Dia sendiri juga ngakuin kalau dia harus kerja lebih keras lagi. Tapi ya sudahlah, ini kan baru laga pramusim. Sebelumnya mereka juga menang atas Real Madrid di Amerika.
Yang penting sekarang Barcelona harus cepat-cepat perbaiki pertahanan yang masih berantakan. Juga masalah konsistensi permainan. Musim kompetisi yang baru sebentar lagi mulai, mereka nggak boleh terus-terusan seperti ini. Aku sih tetap percaya mereka bisa bangkit lagi. Tapi ya, kekalahan seperti ini memang harus jadi pelajaran yang berharga.
Aku perhatikan banget nih, pas lagi serangan balik Chelsea, pertahanan Barcelona kayak orang lagi jalan-jalan sore aja. Padahal kan harusnya lebih waspada. Gak nyambung banget antara lini belakang sama gelandang, jaraknya terlalu jauh. Kipernya juga kayak bingung mau keluar atau tetap di posisi.
Liam Delap itu sebenarnya bisa dicegah golnya. Tapi karena jebakan offside yang dilakukan Barcelona gagal total, ya jadilah dia dengan leluasa ngobrol-ngobrol dulu sama bolanya sebelum nyetak gol. Aku yang nonton aja mau kesel sendiri lihatnya.
Sebenarnya Lamine Yamal tadi lumayan bagus kok mainnya. Beberapa kali dia bikin lubang di pertahanan Chelsea, cuma ya sayang banget teman-temannya gak bisa manfaatin peluang dengan baik. Mungkin masih adaptasi kali ya dengan gaya permainan Flick yang baru.
Pemain-pemain Barcelona kayak kurang semangat habis kartu merah itu. Padahal harusnya makin semangat dong, biar gak malu-maluin. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, Chelsea yang makin percaya diri dan terus menekan. Aku sih ngerti juga sih, main dengan sepuluh pemain itu emang susah banget.
Tur Amerika ini memang melelahkan sih. Tapi ya jangan dijadikan alasan buat kalah telak gini dong. Kemarin menang lawan Real Madrid kan bagus, masa sekarang langsung jatuh lagi. Konsistensi itu yang masih jadi masalah terbesar Barcelona dari dulu sampai sekarang.
Yang paling bikin sedih itu lihat ekspresi para pemain Barcelona pas akhir pertandingan. Wajah-wajah kecewa banget. Tapi ya sudahlah, yang penting sekarang pulang ke Spanyol dulu, istirahat yang cukup, lalu evaluasi semua kesalahan di laga ini. Masih ada waktu buat perbaiki semuanya sebelum musim kompetisi nanti. Ikuti terus berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

.jpg)