Muda dan Berprestasi: Pengkuh Indramayu Juaranya Bisnis Kurban

Sorajabar.com - Menjelang momen suci Iduladha, geliat penjualan hewan kurban selalu menjadi berkah tersendiri bagi para peternak di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Indramayu. Di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya ini, muncul kisah inspiratif dari seorang pemuda bernama Pengkuh Triaji Hutomo (29), pemilik Bale Domba Indramayu, yang berhasil menorehkan prestasi luar biasa dalam Bisnis Peternakan.

Hanya dalam kurun waktu sekitar dua bulan menjelang Iduladha, Pengkuh telah sukses menjual sebanyak 172 ekor kambing dan domba. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 127 ekor hingga hari raya tiba. Sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa semangat dan strategi yang tepat mampu menghasilkan keuntungan berlipat di musim kurban.

Kisah Inspiratif dari Kampus ke Kandang Modern

Lahir dan besar di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Pengkuh memilih jalan yang berbeda dari kebanyakan lulusan perguruan tinggi. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Pertanian Universitas Diponegoro (Undip), ia tidak tergiur mencari pekerjaan di kota besar. Sebaliknya, ia pulang kampung dengan membawa visi besar: membangun usaha peternakan modern yang berlandaskan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sejak didirikan pada tahun 2018, Bale Domba Indramayu bukan sekadar tempat jual beli hewan ternak biasa. Pengkuh bertekad untuk menciptakan sebuah ekosistem peternakan yang mengedepankan kualitas, kesehatan hewan, dan juga pemberdayaan peternak lokal. "Semua kami perhatikan, mulai dari pakan, kebersihan kandang, sampai perawatan ternak. Kami ingin pembeli merasa puas dan percaya dengan kualitas hewan yang kami jual," ungkap Pengkuh, menunjukkan komitmennya.

Ilmu yang didapatnya di bangku kuliah, terutama tentang manajemen pakan dan sanitasi kandang, diterapkan secara langsung. Hal ini memastikan setiap hewan yang keluar dari Bale Domba Indramayu berada dalam kondisi prima, sehat, dan memenuhi syariat kurban. Pendekatan ilmiah inilah yang menjadi salah satu kunci keberhasilan Bale Domba Indramayu dalam memenangkan kepercayaan konsumen.

Lonjakan Penjualan di Musim Kurban

Momen Iduladha memang menjadi 'musim panen' bagi para peternak. Harga jual hewan kurban biasanya mengalami kenaikan signifikan, menjadikan periode ini sangat vital bagi bisnis peternakan. Menyadari hal tersebut, Pengkuh dan timnya melakukan persiapan jauh-jauh hari, bahkan satu setengah bulan sebelum Iduladha, untuk menambah stok ternak dan memastikan ketersediaan.

Bale Domba Indramayu menawarkan beragam pilihan hewan kurban yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pembeli. Mulai dari domba Garut yang gagah, domba pedaging dengan postur ideal, hingga ternak betina berkualitas untuk tujuan breeding. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp3 juta hingga Rp7 juta, tergantung jenis, ukuran, dan kualitasnya. "Pembeli biasanya punya preferensi sendiri. Ada yang cari tanduk bagus, warna tertentu, atau postur yang besar. Kami usahakan bisa menyesuaikan," jelas Pengkuh.

Tidak hanya berorientasi pada keuntungan pribadi, Pengkuh juga membuka pintu kolaborasi bagi peternak lain. Ia memberikan kesempatan bagi mereka untuk menitipkan hewan kurban di Bale Domba Indramayu. Filosofi ini mencerminkan semangat berbagi dan tumbuh bersama, menciptakan dampak positif bagi komunitas peternak di Indramayu.

Mengatasi Badai, Merajut Asa Peternak Muda

Perjalanan Pengkuh membangun Bale Domba Indramayu tentu tidak selalu mulus. Ia mengakui pernah mengalami masa-masa sulit, bahkan kerugian ketika hewan ternaknya tidak habis terjual di musim kurban, yang mengharuskannya melelang sebagian ternak. Namun, setiap tantangan dianggap sebagai pelajaran berharga untuk terus memperbaiki strategi penjualan dan manajemen usaha.

Kini, berkat kegigihan dan inovasinya, Bale Domba Indramayu telah berkembang pesat. Selain kandang utama di Desa Sukaperna, mereka juga membuka kandang cabang khusus penjualan Iduladha di dua lokasi strategis lainnya, yaitu di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Lemahabang, Indramayu, dan di Desa Kertamulya, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu. Ekspansi ini menunjukkan bukti nyata pertumbuhan bisnisnya.

Bagi Pengkuh, peternakan bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah harapan dan panggilan jiwa. Ia ingin membuktikan bahwa profesi peternak mampu menjadi pilihan karier yang menjanjikan, modern, dan membanggakan bagi generasi muda. Kisahnya adalah bukti bahwa dengan tekad kuat dan pemanfaatan ilmu, potensi desa dapat diangkat menjadi kesuksesan yang menginspirasi.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Muda dan Berprestasi: Pengkuh Indramayu Juaranya Bisnis Kurban
  • Muda dan Berprestasi: Pengkuh Indramayu Juaranya Bisnis Kurban
  • Muda dan Berprestasi: Pengkuh Indramayu Juaranya Bisnis Kurban
  • Muda dan Berprestasi: Pengkuh Indramayu Juaranya Bisnis Kurban
  • Muda dan Berprestasi: Pengkuh Indramayu Juaranya Bisnis Kurban
  • Muda dan Berprestasi: Pengkuh Indramayu Juaranya Bisnis Kurban

Posting Komentar