x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Musda Golkar Jabar Dimulai: Pendaftaran Ketua Dibuka, Ace Hasan Tak Ikut!

Sorajabar.com - Jawa Barat kembali menjadi sorotan dunia politik nasional seiring dengan digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar. Perhelatan akbar ini diprediksi akan menjadi babak baru dalam menentukan arah kepemimpinan DPD Golkar Jawa Barat untuk periode mendatang. Tak hanya itu, sebuah kejutan besar juga menyertai Musda kali ini: Ketua DPD Golkar Jabar petahana, Tubagus Ace Hasan Syadzily, dipastikan tidak akan kembali mencalonkan diri. Lantas, siapa yang akan memimpin partai beringin di tanah Pasundan?

Musda XI Golkar Jabar: Agenda dan Pembukaan Pendaftaran

Partai Golkar Jawa Barat telah mengantongi restu dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk menggelar Musda XI. Sekretaris DPD Golkar Jawa Barat, MQ Iswara, mengonfirmasi bahwa setelah surat permohonan tertanggal 26 September 2025 dikirimkan, DPP memberikan lampu hijau pada 29 Maret 2026. "Alhamdulillah tanggal 29 Maret telah keluar surat dari DPP yang mengizinkan, memberikan waktu Musda untuk Partai Golkar Jawa Barat yaitu pada tanggal 1 dan 2 April 2026," ujar Iswara.

Musda XI ini dijadwalkan berlangsung meriah di Trans Luxury Hotel Bandung, mulai tanggal 1 hingga 3 April 2026. Dengan diselenggarakannya Musda ini, tahapan krusial pun dimulai, terutama terkait penjaringan bakal calon ketua. Ketua Steering Committee (SC) Musda Golkar Jabar, Yomanius Untung, memastikan bahwa proses pengambilan formulir pendaftaran bakal calon sudah dibuka dan akan mengikuti petunjuk pelaksanaan yang berlaku.

Syarat Ketat Menuju Kursi Ketua

Bagi para kader yang berhasrat memimpin Golkar Jabar, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, terutama terkait dukungan. Yomanius Untung menjelaskan bahwa bakal calon ketua wajib mengantongi dukungan minimal 30 persen dari total pemilik suara. "Dalam Juklak itu disebutkan bahwa dukungan sekurang-kurangnya 30% dari pemilik suara. Kita punya 33 pemilik suara sehingga kemudian kalau kira-kira dihitung 30% ada 10 dukungan minimal," terangnya.

Satu hal yang penting dicatat adalah setiap dukungan bersifat eksklusif. Artinya, satu pemilik suara hanya boleh memberikan dukungannya kepada satu calon. Jika ada pemilik suara yang mendukung lebih dari satu calon, maka dukungan tersebut akan gugur. Proses pendaftaran ini memiliki batas waktu yang ketat, hingga pukul 24.00, sebelum tim verifikasi bekerja untuk menyampaikan hasilnya kepada pimpinan sidang paripurna.

Ace Hasan Syadzily Tak Maju: Fokus ke Pusat

Kabar paling mengejutkan sekaligus menjadi topik hangat di internal Golkar Jabar adalah keputusan Tubagus Ace Hasan Syadzily untuk tidak lagi maju sebagai calon ketua. Padahal, banyak pihak, termasuk sebagian besar pengurus dan ketua DPD Kabupaten/Kota, masih sangat berharap Ace Hasan dapat kembali memimpin. "Sebagian besar pengurus dan juga para ketua DPD Kabupaten Kota masih berharap Pak Dr. Tubagus Ace Hasan itu untuk memimpin kembali Jawa Barat," ungkap Iswara.

Namun, dinamika politik di tingkat pusat menjadi alasan utama di balik keputusan ini. Ace Hasan kini memegang beberapa posisi strategis di tingkat nasional, termasuk Gubernur Lemhannas dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar. "Konstelasi di pusat tentunya belum tentu sesuai harapan kita. Pak Ace selain jadi ketua DPD Jawa Barat juga adalah Gubernur Lemhannas, kemudian juga beliau juga adalah wakil ketua umum dan beliau ternyata lebih dibutuhkan di Jakarta di pusat," jelas Iswara.

Ketua Umum DPP Partai Golkar secara langsung meminta Ace Hasan untuk lebih memfokuskan diri pada tugas-tugasnya di tingkat nasional. Ini menunjukkan betapa vitalnya peran Ace Hasan dalam konstelasi politik nasional, sehingga ia harus mengalihkan perhatiannya dari kepemimpinan di tingkat provinsi.

Capaian Gemilang di Bawah Kepemimpinan Ace Hasan

Meski tidak lagi memimpin, rekam jejak Tubagus Ace Hasan Syadzily di Golkar Jabar patut diacungi jempol. Di bawah kepemimpinannya, Golkar Jawa Barat mencatatkan peningkatan signifikan dalam perolehan kursi legislatif. Iswara membeberkan data yang membanggakan:

  • Kursi DPR RI naik dari 14 menjadi 16.
  • Kursi DPRD Provinsi meningkat dari 17 menjadi 19.
  • Kursi DPRD Kabupaten/Kota bertambah dari 201 menjadi 217.

Tak hanya itu, kontribusi Golkar Jabar juga sangat terasa dalam kontestasi Pilkada dan Pilpres. "Jujur saya sampaikan di bawah kepemimpinan Pak Ace Partai Golkar Jawa Barat ini mengalami kemajuan, peningkatan," kata Iswara. Ia menambahkan bahwa Golkar Jabar turut berkontribusi signifikan pada kemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Jawa Barat pada Pilpres lalu.

Dengan berakhirnya era kepemimpinan Ace Hasan, Musda XI Golkar Jabar menjadi sangat krusial. Siapapun yang terpilih nantinya akan mengemban tugas berat untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan capaian-capaian yang telah diraih. Dinamika politik lokal dan nasional akan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi ketua baru Golkar Jabar.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Musda Golkar Jabar Dimulai: Pendaftaran Ketua Dibuka, Ace Hasan Tak Ikut!
  • Musda Golkar Jabar Dimulai: Pendaftaran Ketua Dibuka, Ace Hasan Tak Ikut!
  • Musda Golkar Jabar Dimulai: Pendaftaran Ketua Dibuka, Ace Hasan Tak Ikut!
  • Musda Golkar Jabar Dimulai: Pendaftaran Ketua Dibuka, Ace Hasan Tak Ikut!
  • Musda Golkar Jabar Dimulai: Pendaftaran Ketua Dibuka, Ace Hasan Tak Ikut!
  • Musda Golkar Jabar Dimulai: Pendaftaran Ketua Dibuka, Ace Hasan Tak Ikut!

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW