Kain Tenun Garut Menyapa Dunia di Grammy Award 2026

Kain Tenun Garut Menyapa Dunia di Grammy Award 2026

Sorajabar.com - Sebuah kebanggaan nasional tersemat di karpet merah Grammy Award 2026 yang bergengsi. Erin Lim, pembawa acara karpet merah E! Entertainment, memilih gaun hitam elegan dengan sentuhan budaya Nusantara.

Yang membuatnya istimewa, motif polkadot emas pada gaun itu bukan sekadar hiasan. Motif tersebut dibuat dengan teknik tenun tangan oleh para perajin di Garut, Jawa Barat.

Gaun itu adalah karya Dery Rizkianto, desainer Indonesia berbasis di Milan. Karya ini bagian dari koleksi ‘Casa’ yang sebelumnya telah ditampilkan di Jakarta Fashion Week.

Jejak Panjang Tenun Sunda

Sebelum menghiasi dunia internasional, tenun memiliki akar yang dalam di tanah Pasundan. Aktivitas menenun telah disebut dalam naskah kuno Bujangga Manik dari abad ke-15.

Bahkan, dalam legenda masyarakat Sunda, Dayang Sumbi dikisahkan sedang menenun ketika gulungan benangnya jatuh. Kisah itu menjadi awal pertemuannya dengan Si Tumang.

Tradisi menenun awalnya adalah kegiatan para perempuan bangsawan untuk menghasilkan kain-kain mewah. Keterampilan ini diwariskan dari generasi ke generasi.

Perpaduan Budaya yang Melahirkan Keunikan

Batik sebagai seni lukis kain diperkirakan masuk ke Garut melalui pengaruh Mataram Islam di abad ke-17. Budaya ini kemudian berakulturasi dengan teknik tenun yang sudah dikuasai masyarakat Sunda.

Perkembangannya mendapat dorongan dari K.F. Holle, seorang pengusaha perkebunan teh di abad ke-19. Ia memfasilitasi pengajaran dan pengembangan usaha batik di wilayah Garut.

Pabrik tenun yang dibangun pada 1930-an semakin memacu industri ini. Meski sempat lesu di era penjajahan, geliat tenun dan batik Garut bangkit kembali pada 1970-an.

Lahirnya Motif Khas Garutan

Para perajin Garut dikenal kreatif mengolah inspirasi. Mereka mengambil motif dari flora, fauna, dan kehidupan sehari-hari di sekitar mereka.

Motif dari luar, seperti lereng atau parang dari Solo dan Yogyakarta, diadaptasi dengan cita rasa lokal. Terciptalah variasi seperti rereng calung, rereng sarutu, dan rereng pita.

Proses pembuatannya pun merupakan perpaduan rumit antara seni membatik dan keterampilan menenun. Di sinilah ketelatenan dan keahlian tangan para artisan diuji.

Teknik di Balik Keindahan

Lantas, bagaimana benang biasa bisa menjadi kain penuh motif seperti yang dipakai Erin Lim? Tekniknya dikenal sebagai batik tenun atau tenun ikat.

Prosesnya dimulai dengan menggambar pola di atas benang yang telah dibentang. Benang-benang tersebut kemudian diikat dan dicelup dengan zat pewarna alami sesuai pola.

Setelah pewarnaan, benang lungsin dan pakan yang telah bermotif ini ditenun menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Setiap helai disatukan dengan ketelitian tinggi.

Hasilnya adalah kain yang memiliki pola dan warna tidak hanya di permukaan, tapi menyatu dalam struktur kain. Inilah keunikan yang membuatnya bernilai tinggi.

Melangkah ke Panggung Global

Kehadiran tenun Garut di Grammy Award bukanlah suatu kebetulan. Ini adalah buah dari kolaborasi yang disengaja antara desainer, lembaga budaya, dan para perajin.

Dery Rizkianto menggandeng Cita Tenun Indonesia (CTI) dan artisan tenun Hendar Rogesta. Koleksi ‘Casa’ yang berarti ‘rumah’ memang dimaknai sebagai bentuk pulang ke akar budaya.

Dengan sentuhan estetika modern ala Milan, kain tradisional ini berhasil ditransformasi menjadi gaun yang sophisticated dan global. Tanpa menghilangkan jiwa dan ceritanya.

Ini membuktikan bahwa warisan budaya bukanlah sesuatu yang statis. Ketika dirawat dengan kreativitas, ia bisa menjadi bahasa universal yang diapresiasi di mana saja.

Tenun Garut telah membuktikan diri. Dari tangan-tangan terampil di kampung halaman, kini karyanya bersinar di salah satu panggung hiburan paling bergengsi di dunia. Semoga ini menjadi inspirasi bagi warisan budaya lainnya.

Ikuti terus berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Kain Tenun Garut Menyapa Dunia di Grammy Award 2026
  • Kain Tenun Garut Menyapa Dunia di Grammy Award 2026
  • Kain Tenun Garut Menyapa Dunia di Grammy Award 2026
  • Kain Tenun Garut Menyapa Dunia di Grammy Award 2026
  • Kain Tenun Garut Menyapa Dunia di Grammy Award 2026
  • Kain Tenun Garut Menyapa Dunia di Grammy Award 2026

Posting Komentar