Waspada Sukabumi 3 Kecamatan Ini Rawan Bencana Kemarau

Sorajabar.com - Musim kemarau kembali menyapa, dan ancaman Kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini menjadi perhatian serius di Kota Sukabumi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah melakukan pemetaan mendalam, menyoroti tiga kecamatan yang berpotensi paling terdampak. Kesiapsiagaan menjadi kunci agar masyarakat tidak terjerumus dalam krisis yang lebih parah.

Tiga Kecamatan Paling Rawan Krisis Air Bersih

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Sukabumi, Suhendar, menjelaskan bahwa pemetaan wilayah rawan bencana ini didasarkan pada rekam jejak historis kekeringan pada tahun-tahun sebelumnya. "Untuk tahun-tahun yang lalu, dampak yang signifikan terjadi kekeringan itu berada di Kecamatan Cibeureum, Kecamatan Lembursitu, dan Kecamatan Baros," ungkap Suhendar.

Dari ketiga wilayah tersebut, Kecamatan Lembursitu, khususnya Kelurahan Cikundul, menjadi sorotan utama. Wilayah ini acap kali membutuhkan pasokan air bersih dalam jumlah besar karena dampak kekeringan yang paling parah. "Yang paling besar itu ada di Kelurahan Cikundul (Kecamatan Lembursitu). Sampai kami banyak mendistribusikan air ke daerah Cikundul tersebut," tambahnya.

Penyebab utama krisis air ini adalah penyusutan drastis debit air sumur warga. Banyak sumur yang mengering, membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti memasak, minum, dan keperluan rumah tangga lainnya. Situasi ini tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kesehatan warga.

Waspada Ancaman Kebakaran Semak Belukar

Selain krisis air bersih, status Siaga Bencana Kekeringan yang ditetapkan BPBD sejak 1 Juli hingga 30 September 2026 juga mencakup kewaspadaan terhadap karhutla. Meskipun Kota Sukabumi tidak memiliki kawasan hutan yang luas, keberadaan semak belukar yang mengering saat kemarau menjadi pemicu kobaran api yang sangat berbahaya.

"Dampak kekeringan juga tidak hanya krisis air, tetapi juga di sini ada karhutla, kebakaran lahan dan hutan. Kalau di kita tidak ada hutan ya, tetapi kalau semak belukar ada," jelas Suhendar. Kejadian kebakaran semak belukar ini bukan hal baru. Berdasarkan catatan BPBD, insiden serupa kerap terjadi di musim kering akibat kelalaian manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah.

  • Kecamatan Rawan Krisis Air: Cibeureum, Lembursitu, Baros
  • Kelurahan Paling Terdampak: Cikundul (Lembursitu)
  • Penyebab Krisis Air: Sumur mengering, debit air berkurang
  • Ancaman Lain: Kebakaran semak belukar akibat kelalaian manusia

Langkah Antisipasi dan Imbauan Penting dari BPBD

BPBD Kota Sukabumi tidak tinggal diam. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk menghadapi potensi bencana ini. Salah satunya adalah skema pendistribusian air bersih yang melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PDAM, PMI, dan relawan kebencanaan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan pasokan air bersih sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.

Masyarakat yang berada di zona rawan dan mulai mengalami krisis air diimbau untuk segera melapor. Pelaporan dapat dilakukan secara berjenjang, dimulai dari pihak kelurahan setempat. Respons cepat dari BPBD sangat bergantung pada informasi yang akurat dan tepat waktu dari warga.

Selain itu, Suhendar juga menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat di ketiga kecamatan tersebut untuk mulai menghemat penggunaan air bersih. Setiap tetes air sangat berharga di musim kemarau ini. Pencegahan kebakaran lahan juga menjadi prioritas. "Masyarakat dihimbau agar pada waktu musim kering itu, misalkan tidak membuang puntung (rokok) sembarangan ke semak belukar," pungkasnya. Kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat adalah kunci utama dalam meminimalisir dampak bencana.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Waspada Sukabumi 3 Kecamatan Ini Rawan Bencana Kemarau
  • Waspada Sukabumi 3 Kecamatan Ini Rawan Bencana Kemarau
  • Waspada Sukabumi 3 Kecamatan Ini Rawan Bencana Kemarau
  • Waspada Sukabumi 3 Kecamatan Ini Rawan Bencana Kemarau
  • Waspada Sukabumi 3 Kecamatan Ini Rawan Bencana Kemarau
  • Waspada Sukabumi 3 Kecamatan Ini Rawan Bencana Kemarau

Posting Komentar