Persigar Garut Ukir Sejarah Kemenangan Akhir Liga 4 Fantastis
Sorajabar.com - Laskar Domba Garut, julukan kebanggaan Persigar Garut, menutup perjalanan mereka di Liga 4 musim ini dengan catatan manis. Meskipun peluang untuk promosi ke Liga Nusantara telah tertutup rapat, Persigar berhasil mengamankan kemenangan dramatis 1-0 atas Persipani Paniai di laga terakhir babak 8 besar. Kemenangan ini bukan hanya sekadar penutup musim, melainkan sebuah persembahan istimewa untuk masyarakat Garut, sekaligus menorehkan prestasi terbaik tim di era modern kompetisi sepak bola Indonesia.
Pertandingan krusial yang menentukan nasib beberapa tim ini digelar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, pada Minggu, 5 Juli 2026. Bersamaan dengan laga ini, pertandingan lain antara Pasuruan United kontra Pesik Kuningan juga berlangsung serentak di Stadion Sriwedari, Surakarta. Atmosfer kompetisi terasa begitu kental, mengingat setiap poin sangat berharga untuk melaju ke fase selanjutnya.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung tancap gas, mempertontonkan jual beli serangan yang memukau. Persigar maupun Persipani menunjukkan soliditas di lini belakang, membuat setiap upaya serangan berhasil dimentahkan dengan rapi. Permainan yang ketat dan disiplin dari kedua kesebelasan berujung pada skor kacamata di babak pertama, menandakan betapa sengitnya persaingan di lapangan hijau.
Memasuki babak kedua, ketegangan semakin memuncak. Persigar Garut akhirnya memecah kebuntuan dan membuka skor pada menit ke-65 melalui aksi brilian Adam Ahmad Malik. Gol indah ini bermula dari umpan terobosan cerdik yang dilepaskan Arif Budiman dari sisi kiri pertahanan Persipani. Adam Ahmad Malik dengan sigap melakukan solo run, melewati hadangan lawan, sebelum akhirnya menceploskan bola dengan tenang ke gawang yang dijaga Nur Husnan. Gol tunggal ini sontak disambut sorak sorai pendukung Persigar, membawa keunggulan 1-0 untuk tim kebanggaan Garut.
Kemenangan ini, meskipun patut dirayakan, sayangnya tidak mampu mengangkat posisi Persigar dari dasar klasemen Grup A Babak 8 Besar Liga 4 Piala Presiden 2026, yang berakhir dengan koleksi 3 poin. Di sisi lain, kekalahan pahit ini justru memupus impian Persipani Paniai untuk melangkah ke babak semifinal, karena kalah produktivitas gol dari Pesik Kuningan. Pesik Kuningan sendiri berhasil menempati peringkat kedua grup dengan 4 poin, sementara Pasuruan United memimpin dengan total 6 poin, memastikan keduanya akan melaju ke babak semifinal turnamen bergengsi ini.
Ketua Umum Persigar, Rudy Gunawan, menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan yang diraih timnya siang itu. Beliau menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan persembahan tulus dan terakhir dari tim untuk seluruh masyarakat Garut yang tak henti-hentinya memberikan dukungan. “Persembahan terakhir dari kami musim ini, alhamdulillah dengan kemenangan. Mudah-mudahan kami masih berpeluang untuk lolos ke Liga Nusantara, jika di kemudian hari ada tim Liga Nusantara yang mengundurkan diri,” ujar Rudy, menyiratkan harapan akan peluang di masa mendatang.
Prestasi Terbaik Persigar di Era Modern Sepak Bola Nasional
Meskipun kegagalan promosi ke Liga Nusantara musim depan menyisakan kekecewaan di hati publik Garut, khususnya para pecinta sepak bola, pencapaian Persigar di musim ini tetap layak dibanggakan. Lolos ke babak 8 besar Liga 4 adalah sebuah prestasi yang luar biasa dan merupakan yang terbaik bagi tim asal Garut di era kompetisi sepak bola Indonesia masa kini.
Mari kita menilik kembali perjalanan Persigar di tahun-tahun sebelumnya. Pada musim 2023, Persigar berhasil lolos ke putaran nasional Liga 3, namun langkah mereka harus terhenti di babak 82 besar. Kemudian di tahun 2014, Persigar juga sempat menembus babak 8 besar Liga Nusantara. Namun, nasib mereka saat itu serupa dengan musim ini, yakni gagal promosi ke Divisi Utama. Perbedaannya, di tahun 2014, Persigar hanya mampu mengumpulkan 2 poin dari hasil dua kali imbang dan satu kekalahan, menunjukkan peningkatan performa yang signifikan di musim ini dengan raihan 3 poin dari satu kemenangan.
Pencapaian di Liga 4 musim ini menunjukkan kemajuan dan dedikasi tim, staf pelatih, serta manajemen. Meski belum berhasil mencapai kasta yang lebih tinggi, semangat juang Laskar Domba Garut telah membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan yang patut diperhitungkan. Kemenangan di laga terakhir ini menjadi penutup yang manis, sekaligus suntikan motivasi untuk mempersiapkan diri lebih baik di musim-musim mendatang, demi membawa nama Garut semakin bersinar di kancah sepak bola nasional.
Ikuti terus berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar