Argentina Lolos Dramatis ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Sorajabar.com - Juara bertahan Argentina berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, namun tidak dengan cara yang mudah. Menghadapi tim debutan yang penuh kejutan, Tanjung Verde, Albiceleste dipaksa bertarung sengit selama 120 menit sebelum akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor tipis 3-2. Laga yang berlangsung di Miami Stadium ini menjadi bukti bahwa di kancah Piala Dunia, tidak ada lawan yang bisa dianggap remeh, bahkan oleh sang jawara.
Sang kapten, Lionel Messi, sekali lagi menjadi magnet dan motor serangan bagi Argentina. Ia membuka keunggulan di babak pertama, namun ketangguhan dan semangat pantang menyerah dari Tanjung Verde membuat pertandingan ini menjadi salah satu yang paling dramatis di fase grup. Penggemar sepak bola di seluruh dunia disajikan tontonan seru yang penuh liku, menunjukkan mental juara Argentina yang harus diuji hingga menit-menit akhir.
Dominasi Awal Argentina dan Magis Messi
Sejak peluit awal dibunyikan, Argentina langsung mengambil inisiatif serangan. Kontrol bola ada di kaki para pemain Albiceleste, mencoba membongkar pertahanan rapat Tanjung Verde. Peluang pertama datang pada menit ke-15 saat Messi menerima umpan di kotak penalti, namun sepakannya masih melebar. Tiga menit kemudian, tendangan bebas ikonik Messi kembali mengancam, tetapi kiper veteran Tanjung Verde, Vozinha, tampil sigap dengan penyelamatan gemilang.
Dominasi Argentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-29. Lisandro Martinez melepaskan umpan terobosan cerdik yang membelah pertahanan lawan. Messi, dengan ketenangan khasnya, menyambut bola dan melepaskan tembakan dari sudut sempit yang meluncur deras ke pojok kanan atas gawang, tanpa bisa dijangkau Vozinha. Skor 1-0 untuk Argentina. Menjelang jeda, Enzo Fernandez hampir menggandakan keunggulan, namun Vozinha lagi-lagi menunjukkan kelasnya dengan penyelamatan krusial, menjaga asa Tanjung Verde tetap hidup.
Kebangkitan Tanjung Verde dan Drama di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Tanjung Verde menunjukkan mental baja. Mereka tidak gentar menghadapi juara bertahan dan mulai menemukan ritme permainan. Pada menit ke-59, stadion dikejutkan oleh gol penyama kedudukan. Ryan Mendes mengirim umpan dari sisi kanan yang disambut Deroy Duarte dengan tembakan mendatar. Bola sempat melewati kolong kaki Lisandro Martinez sebelum bersarang di sudut gawang Emiliano Martinez, mengubah skor menjadi 1-1. Sebuah gol yang membangkitkan semangat Tanjung Verde dan membuat Argentina harus bekerja lebih keras.
Gol tersebut memicu respons dari Argentina. Intensitas serangan ditingkatkan, dan Messi kembali menjadi pusat perhatian. Dua peluang emas didapatkan La Pulga pada menit ke-63 dalam situasi satu lawan satu dan menit ke-72 melalui tendangan bebas. Namun, Vozinha malam itu seperti tembok kokoh yang tak tergoyahkan, mementahkan setiap upaya Messi dan rekan-rekannya. Hingga waktu normal berakhir, skor tetap imbang, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Ketegangan Extra Time dan Gol Penentu
Babak perpanjangan waktu dimulai dengan drama yang tak kalah seru. Argentina kembali unggul hanya dua menit setelah babak tambahan pertama dimulai. Berawal dari sepak pojok yang disundul Alexis Mac Allister, bola jatuh ke kaki Lisandro Martinez. Bek tangguh ini langsung melepaskan tendangan keras ke pojok kanan gawang, membawa Albiceleste memimpin 2-1.
Namun, Tanjung Verde benar-benar menolak untuk menyerah. Pada menit ke-103, mereka kembali menyamakan kedudukan melalui gol spektakuler Sidny Lopes Cabral. Menerima umpan dari Yannick Semedo, Cabral melepaskan tembakan jarak jauh dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke pojok gawang. Emiliano Martinez melompat, namun tak mampu menjangkau bola. Skor kembali imbang 2-2, dan ketegangan semakin memuncak di Miami Stadium.
Gol penentu kemenangan Argentina akhirnya tercipta pada menit ke-111. Messi mengirimkan sepak pojok yang disambut sundulan Cristian Romero. Bola kemudian mengenai lengan Diney Borges sebelum bergulir masuk ke gawang Tanjung Verde. Sebuah gol yang sedikit kontroversial, namun sah, memastikan kemenangan 3-2 bagi Argentina dan mengamankan tempat mereka di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Menanti Tantangan Mesir
Kemenangan dramatis ini mengantarkan Argentina untuk menghadapi tantangan berikutnya, yaitu Mesir. Duel sengit ini dijadwalkan akan berlangsung di Atlanta Stadium pada Selasa (7/7) pukul 23.00 WIB. Mesir sendiri melangkah ke fase 16 besar setelah menyingkirkan Australia melalui adu penalti yang mendebarkan. Pertemuan antara dua raksasa ini diprediksi akan menjadi tontonan yang tak kalah menarik.
Susunan Pemain
- Argentina: Emiliano Martinez; Facundo Medina (Nicolas Tagliafico 86'), Lisandro Martinez, Cristian Romero, Nahuel Molina (Gonzalo Montiel 104'); Thiago Almada (Nico Gonzalez 64'), Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Rodrigo De Paul (Leandro Paredes 84'); Lautaro Martinez (Julian Alvarez 63'), Lionel Messi.
- Tanjung Verde: Vozinha; Sidny Lopes Cabral, Diney Borges, Pico Lopes, Steven Moreira; Kevin Pina (Gilson Benchimol 100'); Jovane Cabral (Helio Varela 80'), Deroy Duarte (Yannick Semedo 100'), Laros Duarte (Jamiro Monteiro 67'), Ryan Mendes (Willy Semedo 80'); Nuno da Costa (Dailon Livramento 67').
Ikuti terus berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar