Wabup Bogor Jaro Ade Buka-bukaan Harta Miliaran Ini Faktanya

Sorajabar.com - Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) selalu menjadi magnet perhatian publik, terutama jika angkanya mencapai puluhan miliar rupiah. Belakangan ini, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, atau yang akrab disapa Jaro Ade, menjadi pusat perbincangan setelah LHKPN miliknya mencatat total kekayaan fantastis, yaitu Rp57,68 miliar. Namun, Jaro Ade tidak tinggal diam; ia membuka suara, menjelaskan secara gamblang asal muasal hartanya dan menyikapi sorotan yang ada.

Menyingkap Asal Muasal Harta Jaro Ade

Dalam sebuah pernyataan, Jaro Ade menegaskan bahwa kekayaan yang ia laporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukanlah hasil dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Bogor. Sebagian besar aset tersebut, menurutnya, justru berasal dari jerih payah dan aktivitas usaha yang telah ia geluti jauh sebelum terjun ke dunia pemerintahan. “Kalau melihat rekam jejak saya, dari tahun 2004 sampai 2018 saya memang berprofesi sebagai pengusaha. Jejak digitalnya ada, bukan hanya di Bogor,” kata politikus Partai Golkar ini, menyoroti latar belakangnya sebagai seorang pebisnis.

Klaim ini menjadi poin penting dalam klarifikasinya, menunjukkan bahwa akumulasi kekayaan tersebut memiliki sejarah panjang yang terpisah dari karir politiknya saat ini. Ia pun mempersilakan masyarakat untuk menelusuri rekam jejak usahanya, menegaskan transparansi atas sumber-sumber kekayaannya. Pernyataan ini sekaligus menjadi bantahan atas spekulasi yang mungkin muncul mengenai harta yang diperoleh secara tidak wajar selama menjabat.

Transparansi dan Fakta Penurunan Kekayaan

Jaro Ade tidak gentar menghadapi pertanyaan publik. Ia bahkan menyatakan bahwa masyarakat memiliki hak penuh untuk mengetahui latar belakang harta seorang pejabat. “Kalau ada yang bertanya kenapa nilai harta saya sekian, silakan lihat perjalanan hidup dan perjalanan usaha saya. Semuanya bisa ditelusuri,” ujarnya, menekankan keterbukaan data.

Yang menarik, Jaro Ade justru menyebut bahwa nilai kekayaannya saat ini justru lebih rendah dibandingkan sebelum ia menjabat sebagai Wakil Bupati Bogor. “Justru setelah jadi Wakil Bupati harta saya turun. Seharusnya sekitar Rp62 miliar, sekarang Rp57 miliar. Setiap tahun menurun,” ungkapnya. Pernyataan ini memberikan perspektif baru, bahwa jabatan publik bukanlah jalan pintas untuk memperkaya diri, setidaknya dalam kasusnya. Ia meminta publik melihat data LHKPN secara utuh dan objektif.

Berdasarkan data LHKPN periodik tahun pelaporan 2025 yang diserahkan kepada KPK pada 14 Januari 2026, total harta kekayaan Ade Ruhandi tercatat sebesar Rp57.684.975.000 setelah dikurangi utang Rp1,81 miliar. Detail kekayaannya mencakup:

  • Tanah dan bangunan: Rp50,72 miliar (sebagian besar di Kabupaten Bogor, hasil sendiri).
  • Alat transportasi dan mesin: Rp5,44 miliar.
  • Kas dan setara kas: Rp2,24 miliar.
  • Harta lainnya: Rp1,06 miliar.

Sikap Terhadap Kritik di Era Digital

Di tengah riuhnya perbincangan, Jaro Ade menunjukkan sikap legawa. Ia memahami bahwa menjadi pejabat publik berarti harus siap menerima kritik dan pengawasan dari masyarakat. “Menjadi pejabat itu harus siap dikritik, harus siap dihujat. Itu bagian dari konsekuensi jabatan,” tuturnya.

Ia menghormati kritik dan demonstrasi sebagai bagian dari mekanisme demokrasi yang dilindungi undang-undang, selama disampaikan sesuai koridor yang berlaku. Namun, ia juga berharap agar etika dan kesantunan tetap dijaga, mengingat masyarakat Bogor dikenal dengan budayanya yang santun. Jaro Ade juga menyoroti dinamika media sosial yang kini menjadi arena perdebatan. Ia mengakui sulit membedakan antara kritik murni masyarakat dan opini yang sengaja digiring oleh pihak tertentu, atau yang sering disebut sebagai 'buzzer'.

Meski demikian, Jaro Ade memilih untuk tidak larut dalam polemik. Fokus utamanya adalah menjalankan tugas dan amanah sebagai Wakil Bupati Bogor, memastikan program pemerintah daerah berjalan sesuai harapan masyarakat. “Saya memilih fokus bekerja. Tidak perlu sibuk mencari musuh. Biar waktu yang menjawab semuanya. Yang penting saya menghormati masyarakat dan terus bekerja untuk Kabupaten Bogor,” pungkasnya, menunjukkan komitmennya pada pelayanan publik.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Wabup Bogor Jaro Ade Buka-bukaan Harta Miliaran Ini Faktanya
  • Wabup Bogor Jaro Ade Buka-bukaan Harta Miliaran Ini Faktanya
  • Wabup Bogor Jaro Ade Buka-bukaan Harta Miliaran Ini Faktanya
  • Wabup Bogor Jaro Ade Buka-bukaan Harta Miliaran Ini Faktanya
  • Wabup Bogor Jaro Ade Buka-bukaan Harta Miliaran Ini Faktanya
  • Wabup Bogor Jaro Ade Buka-bukaan Harta Miliaran Ini Faktanya

Posting Komentar