Terkuak! Penyebab Viral Keranjang Sultan Langit di Sukabumi

Sorajabar.com - Dunia maya dihebohkan dengan sebuah video yang menampilkan insiden mendebarkan di wahana Keranjang Sultan Langit, kawasan Wisata alam Suspension Bridge Situ Gunung, Kabupaten Sukabumi. Rekaman yang beredar luas itu menunjukkan dua keranjang melayang bertabrakan, memicu kepanikan di kalangan netizen. Namun, apa sebenarnya yang terjadi di ketinggian 160 meter di atas Lembah Purba yang memesona itu? Pengelola akhirnya buka suara, mengungkap fakta di balik kehebohan yang viral.

Menguak Misteri Tabrakan Keranjang Sultan Langit

Bukan kerusakan mesin atau malfungsi sistem, insiden yang terjadi pada 14 Juni 2026 lalu ini ternyata dipicu oleh sesuatu yang tak terduga: rasa penasaran pengunjung. Menurut Manager Operasional Suspension Bridge Situ Gunung, Usep Suherlan, tabrakan terjadi karena ada wisatawan yang memainkan alat pengatur kecepatan atau 'potensio' yang tersembunyi di dekat lengan keranjang.

"Kalau dilihat dari hasil video dicermati sampai akhir, itu kan ada dimainkan ya potensionya," jelas Usep. Ia menambahkan bahwa fungsi alat pengatur berenergi baterai dan dinamo ini, termasuk on-off, pengatur kecepatan, hingga opsi mundur, sengaja dirahasiakan oleh pihak pengelola demi alasan keamanan.

Akibat putaran acak oleh pengunjung yang iseng tersebut, salah satu keranjang mendadak melambat atau bahkan berhenti di tengah jalur. Keranjang di belakangnya, yang terus melaju, tak terhindarkan mendorongnya. Peristiwa ini terjadi di jalur kepulangan wahana, hanya sekitar 50 meter sebelum garis finish, saat kondisi wisata sedang ramai pengunjung.

Kehebohan di Media Sosial Vs. Realitas di Lapangan

Meskipun video tersebut terlihat dramatis dan dinilai mengerikan oleh netizen, Usep Suherlan mengungkapkan bahwa situasi di lapangan jauh dari kesan mencekam. Ia yang berada di lokasi saat kejadian menegaskan bahwa dorongan antar keranjang terjadi secara perlahan, sehingga wisatawan di area finish melihatnya sebagai hal yang biasa.

"Hanya ketika melihat video, itu seakan-akan si yang memvideokan itu heboh, heboh sendiri gitu kan. Padahal itu kayak hal wajar ya, hanya terdorong saja, tidak seheboh yang memvideokan tersebut," kata Usep, mencoba meredam kekhawatiran publik. Penjelasan ini memberikan perspektif berbeda, bahwa seringkali apa yang terekam kamera dan diviralkan bisa jadi lebih dramatis dari kejadian aslinya.

Keselamatan Wisatawan Terjamin dan Animo Tetap Tinggi

Pihak pengelola memastikan bahwa semua wisatawan yang keranjangnya terlibat insiden berada dalam kondisi sehat dan selamat tanpa cedera sedikit pun. Meski ada sedikit rasa takut, tidak ada laporan luka-luka serius.

Menariknya, viralnya video ini sama sekali tidak mengurangi minat para pelancong untuk menjajal Keranjang Sultan Langit. Antrean wisatawan tetap padat, menunjukkan kepercayaan publik terhadap sistem keamanan objek wisata ini. Usep menggaransi bahwa wahana ini dirancang dengan standar keselamatan berlapis (double safety) menggunakan perlengkapan panjat tebing yang sangat kuat. Setiap pengunjung wajib mengenakan safety harness berdaya tahan hingga 300 kilogram. Selain itu, wahana juga dilengkapi dengan dua tali baja (sling) sebagai pengaman terakhir. "Jadi kita sampai terjatuh keranjang pun, itu tidak akan jatuh langsung ke bawah, karena sudah kami siapkan seling yang kedua untuk pengamanan," tegas Usep.

Evaluasi Menyeluruh Demi Peningkatan Layanan

Meskipun insiden dipicu oleh tindakan pengunjung, PT Fontis Aqua Vivam selaku pengelola berjanji akan melakukan evaluasi total terhadap sistem operasional wahana. "Betul, ini memang harus dievaluasi segala bentuk apapun. Hal kecil, hal besar, semua kita harus evaluasi untuk menuju lebih baik lagi," pungkas Usep.

Salah seorang saksi mata sekaligus perekam peristiwa, Abdul Rozak (33) dari Jakarta, menceritakan pengalamannya. Ia bersama tujuh rekannya sedang menikmati liburan ketika insiden terjadi. "Jadi saya lagi naik keranjang langit itu, pas kebetulan dari arah yang berlawanan itu ada keranjang yang berhenti dan di belakangnya ada lagi keranjang yang maju, jadi ketabrak yang di depannya," ujar Rozak, menjelaskan kronologi dari sudut pandang seorang wisatawan.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi pengelola wisata untuk terus meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada pengunjung, sekaligus bagi wisatawan untuk selalu mematuhi aturan demi keselamatan bersama. Keranjang Sultan Langit, dengan keindahan alam dan adrenalin yang ditawarkannya, tetap menjadi daya tarik utama Situ Gunung, dan pengelola berkomitmen penuh untuk menjamin pengalaman yang aman dan menyenangkan bagi semua.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Terkuak! Penyebab Viral Keranjang Sultan Langit di Sukabumi
  • Terkuak! Penyebab Viral Keranjang Sultan Langit di Sukabumi
  • Terkuak! Penyebab Viral Keranjang Sultan Langit di Sukabumi
  • Terkuak! Penyebab Viral Keranjang Sultan Langit di Sukabumi
  • Terkuak! Penyebab Viral Keranjang Sultan Langit di Sukabumi
  • Terkuak! Penyebab Viral Keranjang Sultan Langit di Sukabumi

Posting Komentar