Terkuak Biaya Masuk Taman Tegallega Bandung yang Bikin Heboh

Sorajabar.com - Taman Tegallega di Kota Bandung mendadak menjadi sorotan utama di berbagai platform media sosial. Sebuah cerita tentang biaya masuk sebesar Rp 2.000 yang ditagih di gerbang, di luar biaya parkir, memicu gelombang keluhan dari warganet. Kontroversi ini membuat banyak pihak bertanya-tanya: benarkah ada pungutan biaya yang tidak transparan di salah satu ikon Wisata Bandung ini? Tim Sorajabar.com melakukan penelusuran mendalam untuk mengungkap fakta di balik keramaian media sosial tersebut.

Setibanya di gerbang Jalan Otto Iskandar Dinata, kami langsung dihadapi oleh petugas yang meminta tarif masuk sebesar Rp 2.000. Ironisnya, setelah pembayaran dilakukan, tidak ada karcis atau bukti transaksi resmi yang diberikan. Kendaraan roda dua pun dibiarkan masuk dan parkir di area mana saja tanpa penunjuk arah khusus, bahkan motor bisa leluasa berkeliling hingga area pedestrian. Situasi ini tentu menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi pengelolaan retribusi di Taman Tegallega.

Area taman yang luasnya mencapai 19 hektare ini langsung menyambut dengan hiruk pikuk PKL yang sibuk menata lapak. Kami menjelajahi setiap sudut taman, dan pandangan tertuju pada Lampions Park, sebuah area menarik yang dipenuhi replika dinosaurus. Konon, untuk masuk ke sini, pengunjung harus membayar biaya tambahan. Namun, saat kami menjajal masuk, tidak ada satu pun petugas yang memungut biaya. Ini semakin memperkuat dugaan adanya ketidakjelasan dalam sistem pungutan biaya di dalam taman.

Detail Retribusi Resmi Taman Tegallega

Di tengah ketidakpastian tersebut, kami menemukan sebuah plang yang mencantumkan biaya retribusi berdasarkan Perda Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Meskipun nominal tarif masuk kawasan Taman Tegallega pada plang tersebut tertutup, rincian biaya untuk fasilitas lain cukup jelas dipaparkan:

  • Lapangan Basket: Rp 45.000 (hari kerja), Rp 80.000 (hari libur), dan Rp 50.000/jam (abonemen siang).
  • Lapangan Bola: Rp 150.000 (hari kerja), Rp 200.000 (hari libur), dan Rp 100.000 (abonemen).
  • Lintasan Atletik: Rp 5.000 (hari kerja) dan Rp 8.000 (hari libur).
  • Kolam Renang Tirtalega:
    • Hari kerja: Dewasa Rp 8.000, Pelajar/Anak-anak Rp 5.000.
    • Hari libur: Semua usia Rp 10.000.

Dari daftar ini, terlihat bahwa ada struktur retribusi yang resmi untuk berbagai fasilitas. Namun, mengapa pungutan Rp 2.000 di gerbang utama tidak disertai bukti pembayaran dan tidak tercantum dengan jelas di plang yang ada? Ini menjadi PR besar bagi pengelola untuk meningkatkan transparansi dan komunikasi kepada publik.

Pengalaman Pengunjung Taman Tegallega

Untuk melengkapi investigasi, kami berinteraksi dengan beberapa pengunjung. Wiwin (46), seorang warga lokal yang datang bersama anak-anaknya untuk berenang di Kolam Tirtalega, mengungkapkan pengalamannya. "Tadi sih dari kolam renang. Karena kita jalan kaki, jadi enggak dimintain pas masuknya. Cuma bayar di kolam renang doang, a," ujarnya. Wiwin, yang rumahnya tak jauh dari lokasi, justru berharap adanya pembenahan dan perawatan rutin. "Sayang kan a tempat segede dan udah kayak gini kalau enggak dirawat mah. Jadi harapannya sih bisa dibenahi lagi di beberapa bagian yang udah kelihatan kusam gitu, biar kita yang datang juga jadi makin nyaman buat maennya," tambahnya.

Senada dengan Wiwin, Atala (21), yang datang berjalan kaki untuk berolahraga, juga tidak dimintai biaya masuk. "Kalau saya tadi enggak dimintain bayar tiket. Kalau yang bawa kendaraan, emang dimintain. Tapi kalau jalan kaki mah enggak," jelasnya. Atala juga menekankan pentingnya perawatan rutin agar Taman Tegallega tetap menjadi destinasi rekreasi yang nyaman dan menarik bagi warga Bandung dan sekitarnya. "Penting soalnya, kalau enggak dibenahi mah pasti bakal kelihatan kumuhnya," pungkasnya.

Dari penelusuran ini, terungkap bahwa biaya masuk Rp 2.000 memang ada, namun penerapannya tidak konsisten, terutama bagi pejalan kaki. Kurangnya bukti pembayaran dan kejelasan informasi di lapangan menjadi catatan penting. Taman Tegallega memiliki potensi besar sebagai ruang terbuka hijau dan destinasi wisata keluarga di Bandung. Dengan pengelolaan yang lebih transparan, perawatan yang konsisten, dan sosialisasi informasi yang jelas mengenai retribusi, tentu daya tarik taman ini akan semakin meningkat dan memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung.

Ikuti terus berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Terkuak Biaya Masuk Taman Tegallega Bandung yang Bikin Heboh
  • Terkuak Biaya Masuk Taman Tegallega Bandung yang Bikin Heboh
  • Terkuak Biaya Masuk Taman Tegallega Bandung yang Bikin Heboh
  • Terkuak Biaya Masuk Taman Tegallega Bandung yang Bikin Heboh
  • Terkuak Biaya Masuk Taman Tegallega Bandung yang Bikin Heboh
  • Terkuak Biaya Masuk Taman Tegallega Bandung yang Bikin Heboh

Posting Komentar