Sukabumi Gerak Cepat Wujudkan Sekolah Aman Nyaman Jaminan Masa Depan

Sorajabar.com - Isu kekerasan di lingkungan Pendidikan masih menjadi perhatian serius di berbagai daerah. Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi menunjukkan langkah progresif dan nyata dalam upaya memberantasnya. Mereka tidak hanya menunggu, melainkan bergerak cepat dengan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) periode 2026-2030, sebuah inisiatif yang patut diacungi jempol untuk melindungi generasi penerus.

Rapat koordinasi penting yang menjadi tonggak pembentukan Pokja ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, di Pendopo Sukabumi jelang akhir pekan lalu. Ini menunjukkan komitmen serius dari pucuk pimpinan daerah untuk memastikan lingkungan sekolah yang kondusif.

Pembentukan Pokja BSAN ini bukan tanpa dasar. Ia merupakan respons sigap daerah terhadap amanat Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 yang baru. Regulasi ini membawa angin segar sekaligus tantangan baru, karena tanggung jawab menciptakan sekolah yang aman dan bebas kekerasan tidak lagi semata-mata dibebankan pada pihak sekolah saja. Sebaliknya, kini menjadi sebuah kolaborasi lintas sektor yang kuat, di bawah koordinasi penuh Pemerintah Daerah.

"Batas waktu pembentukan Pokja ini adalah 9 Juli 2026, namun kita di Kabupaten Sukabumi ingin bergerak lebih awal. Kita tidak ingin menunda. Ini adalah investasi masa depan," tegas H. Ade Suryaman. "Kita ingin memastikan bahwa seluruh sekolah di wilayah kita benar-benar mampu memenuhi kebutuhan spiritual, memberikan perlindungan fisik yang optimal, serta menjamin kesejahteraan psikologis para peserta didik. Ini adalah hak dasar yang harus mereka dapatkan untuk tumbuh kembang yang utuh."

Struktur Kuat di Balik Gerakan Sekolah Aman Sukabumi

Demi memastikan program pencegahan kekerasan ini berjalan maksimal dan merata, susunan Pokja BSAN diisi oleh formasi strategis yang mewakili berbagai elemen penting. Berikut adalah struktur kepemimpinan dan inti dari Pokja yang visioner ini:

  • Ketua Pokja: Sekda Kabupaten Sukabumi (H. Ade Suryaman)
  • Wakil Ketua: Kepala Bapperida
  • Koordinator: Kepala Dinas Pendidikan (Deden Sumpena)
  • Tim Perumus & Teknis: Sekretaris Dinas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, dengan bangga menyebut bahwa keanggotaan Pokja ini mencerminkan semangat gotong royong warga Sukabumi yang legendaris. Ia menegaskan bahwa keanggotaan tidak terbatas pada instansi pendidikan saja, melainkan merangkul spektrum yang lebih luas demi hasil yang maksimal.

"Pendidikan adalah tanggung jawab bersama, sebuah investasi kolektif untuk masa depan bangsa. Oleh karena itu, Pokja ini tidak hanya diisi oleh insan pendidikan yang sehari-hari berkutat dengan dunia belajar-mengajar, tetapi turut merangkul peran aktif dari Kepolisian, Kementerian Agama, berbagai instansi pemerintah daerah terkait lainnya, tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh kuat, perwakilan orang tua yang menjadi garda terdepan perlindungan anak, hingga rekan-rekan media yang berperan penting dalam sosialisasi dan pengawasan," papar Deden Sumpena, menggarisbawahi pentingnya sinergi ini.

Melalui sinergi solid lintas sektor yang terencana dan terstruktur ini, Pemkab Sukabumi sangat optimis dapat meredam serta menangani secara efektif segala bentuk perundungan (bullying) yang merusak, kekerasan dalam bentuk apapun, hingga intoleransi di lingkungan sekolah. Tujuan utamanya adalah menciptakan iklim belajar yang inklusif, saling menghargai, dan bebas dari rasa takut.

Langkah strategis ini sekaligus menjadi pendorong kuat untuk mewujudkan visi besar Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah. Visi ini, menurut H. Ade Suryaman dan Deden Sumpena, senantiasa dimulai dari senyum aman dan nyaman anak-anak di bangku sekolah, dari rasa tenang mereka saat menuntut ilmu, dan dari keyakinan bahwa masa depan mereka akan cerah berkat lingkungan pendidikan yang mendukung.

Komitmen Pemkab Sukabumi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk proaktif dalam menjaga kualitas pendidikan, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari sisi keamanan dan kenyamanan psikologis peserta didik. Ini adalah fondasi penting untuk membentuk karakter bangsa yang kuat dan berintegritas.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Sukabumi Gerak Cepat Wujudkan Sekolah Aman Nyaman Jaminan Masa Depan
  • Sukabumi Gerak Cepat Wujudkan Sekolah Aman Nyaman Jaminan Masa Depan
  • Sukabumi Gerak Cepat Wujudkan Sekolah Aman Nyaman Jaminan Masa Depan
  • Sukabumi Gerak Cepat Wujudkan Sekolah Aman Nyaman Jaminan Masa Depan
  • Sukabumi Gerak Cepat Wujudkan Sekolah Aman Nyaman Jaminan Masa Depan
  • Sukabumi Gerak Cepat Wujudkan Sekolah Aman Nyaman Jaminan Masa Depan

Posting Komentar