Sukabumi Darurat Kekeringan Petani Terancam Gagal Panen

Sorajabar.com - Hamparan sawah yang biasanya menghijau subur kini berubah menjadi gurun kerontang di Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Puluhan hektare lahan pertanian di lima kampung terdampak serius, mengancam mata pencaharian ribuan Petani yang kini hanya bisa menatap pasrah lahan kering mereka. Bencana Kekeringan ini bukan hanya siklus alam biasa, melainkan dampak langsung dari jebolnya Bendungan Cidadap yang tak kunjung tersentuh perbaikan.

Bendungan Cidadap Jebol Membunuh Harapan Panen

Duka mendalam bagi para petani di Sukabumi bermula sejak awal November 2025. Kala itu, terjangan longsor dan luapan Sungai Cidadap meruntuhkan dinding bendungan vital tersebut. Memasuki pertengahan tahun 2026, musim kemarau panjang semakin memperparah keadaan. Aliran air yang menjadi urat nadi pertanian terputus total, membuat sawah-sawah kini seperti padang pasir. Hilangnya satu musim tanam telah berubah menjadi ancaman gagal panen total, sebuah pukulan telak yang siap mencekik perekonomian warga.

Acep (65), seorang petani dari Kampung Cikaret, tak bisa menyembunyikan rasa frustrasi dan kesedihannya. Setiap hari, ia dan rekan-rekan seprofesi hanya bisa meratapi kondisi bendungan yang terlantarkan. "Iya, kita sudah tidak bisa nyawah lagi. Sekarang kan musim kemarau, terus bendungan sudah lama jebol belum diperbaiki. Jadi satu musim ini para petani di sini gigit jari, tidak bisa menanam padi," keluh Acep dengan nada pasrah.

Di Kampung Cikaret saja, sekitar 35 hektare sawah kini benar-benar kering kerontang. Impian para petani untuk memanen butir-butir padi dan membawa pulang rupiah dipastikan menguap begitu saja. Padahal, sebelum musibah itu datang, sawah-sawah ini tak pernah berhenti berproduksi dari musim ke musim, menjadi tulang punggung kehidupan banyak keluarga.

Upaya Bertahan di Tengah Lahan Keras Membatu

Tidak menyerah begitu saja, para petani sempat mencoba memutar otak untuk beralih menanam palawija seperti jagung atau kacang-kacangan. Namun, niat baik itu langsung membentur tembok kenyataan pahit. Absennya pasokan air dalam waktu yang sangat lama telah mengubah tekstur tanah persawahan menjadi sangat keras, bahkan mustahil untuk ditembus mata cangkul. Tanah yang dulunya gembur dan subur, kini mati membatu, mengakhiri segala asa untuk mengolahnya.

Kondisi ini tidak hanya menimpa satu atau dua kampung. Runtuhnya Bendungan Cidadap yang berlokasi di Kampung Cikaret, Desa Sasagaran, adalah pukulan telak bagi ketahanan pangan lokal secara keseluruhan. Bendungan ini adalah jantung pengairan bagi pertanian di lima kampung sekaligus, yakni:

  • Kampung Jantake
  • Kampung Cikawung
  • Kampung Sasagaran
  • Kampung Cikaret
  • Kampung Babakan Teureup

Hilangnya fungsi bendungan ini berarti hilangnya sumber kehidupan bagi ratusan keluarga petani yang bergantung padanya.

Seruan Mendesak untuk Perhatian Pemerintah

Di tengah ketidakpastian yang terus mendera, asa terakhir para petani kini ditumpukan pada pundak pemerintah. Mereka sangat berharap ada tindakan nyata dan segera diambil agar penderitaan menatap sawah yang mati suri ini tidak terus berlarut-larut. "Kami para petani berharap ada solusi dan perhatian dari pemerintah. Ya, Bendungan Cidadapnya tolong diperbaiki lah," pungkas Acep penuh harap.

Kepala Desa Sasagaran, Deni, mengakui bahwa pihaknya sudah berulang kali berupaya mengajukan bantuan ke berbagai pihak, termasuk kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Namun, hingga saat ini, belum ada penanganan sesuai yang diharapkan. "Iya betul belum diperbaiki, sebetulnya usulan (perbaikan) sudah disampaikan kemana-mana namun memang belum mendapat respons cepat," kata Deni. Situasi ini menunjukkan urgensi yang tinggi bagi pemerintah daerah maupun pusat untuk segera turun tangan, sebelum krisis pangan dan ekonomi melanda lebih luas di wilayah Sukabumi.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Sukabumi Darurat Kekeringan Petani Terancam Gagal Panen
  • Sukabumi Darurat Kekeringan Petani Terancam Gagal Panen
  • Sukabumi Darurat Kekeringan Petani Terancam Gagal Panen
  • Sukabumi Darurat Kekeringan Petani Terancam Gagal Panen
  • Sukabumi Darurat Kekeringan Petani Terancam Gagal Panen
  • Sukabumi Darurat Kekeringan Petani Terancam Gagal Panen

Posting Komentar