Ratusan Kolam Ikan Mati di Tasikmalaya, Warga Mengeluh

Sorajabar.com - Ratusan kolam budidaya ikan milik warga di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, kembali menghadapi tragedi Lingkungan. Sejak Minggu (21/6), air kolam mendadak berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat. Dampaknya sungguh memilukan: kematian massal pada ikan-ikan peliharaan warga. Tak hanya itu, pencemaran ini juga meluas hingga ke aliran sungai dan sumur domestik, membuat warga sekitar kini kesulitan mendapatkan akses air bersih yang layak untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk MCK.

Dugaan kuat penyebab bencana lingkungan ini mengarah pada kebocoran atau pembuangan air lindi dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir yang mengalir ke sungai. Kondisi ini memaksa para pembudidaya untuk menguras kolam mereka demi mencoba menyelamatkan sisa ikan yang masih hidup, guna mencegah kerugian yang lebih besar.

Kerugian Besar Menimpa Para Petani Ikan

Salah seorang warga Kampung Sinargalih RT 02 RW 07, Kelurahan Tamansari, Anas Sutisna (62), hanya bisa pasrah melihat puluhan kilogram ikan budidayanya mengambang mati di kolam. “Saya tebar benih sekitar 40 kg berbagai jenis, sekarang kondisinya banyak yang mati,” ujar Anas dengan nada kecewa pada Senin (22/6).

Senada dengan Anas, Umar (50), pembudidaya lain di kawasan tersebut, mendapati seluruh ikan di kolamnya mati massal pada Minggu pagi. “Kemarin pagi ketahuannya, air kolam sudah hitam dan ikan juga sudah pada mengambang, hampir mati semua,” ungkap Umar. Ini bukan kali pertama bagi Umar dan warga lainnya. Ia menyebutkan bahwa kejadian serupa sempat melanda kawasan mereka pada Oktober 2024 lalu. “Kejadian ini persis seperti dua tahun lalu. Airnya menghitam, ikannya pada mati. Perkiraan dari bak air lindi IPAL TPA Ciangir yang dibuang ke sungai,” imbuhnya.

Pencemaran Meluas, Ratusan Kolam Terdampak

Ketua RW setempat, Agus Suhendar, merinci dampak pencemaran ini. Ada sekitar 98 kolam warga di wilayah RT 02 RW 07 yang terdampak langsung karena memanfaatkan saluran air yang sama. Parahnya lagi, pencemaran juga meluas hingga ke wilayah perbatasan, tepatnya di RT 04 RW 04 Kelurahan Mugarsari, yang berimbas pada 34 kolam warga. “Semuanya melaporkan hal yang sama, ikan di kolam mereka mendadak mati,” jelas Agus.

Total keseluruhan kolam yang terdampak mencapai 132 unit. Pihak pengurus setempat belum bisa menaksir total kerugian materiil karena proses pendataan masih berjalan. Agus menegaskan bahwa fenomena ini kerap berulang setiap memasuki musim kemarau sejak tahun 2011, namun belum ada penanganan serius dari dinas terkait. “Peristiwa ini sudah terjadi sejak 2011. Tolong perhatiannya untuk warga kami. Saya sangat berharap jangan hanya berhenti pada wacana saja, kami butuh solusi nyata,” tegas Agus.

Wakil Wali Kota Turun Tangan

Merespons keluhan masyarakat yang kian memuncak, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menyatakan akan segera mengambil langkah tegas. Diky mengaku baru menerima laporan mengenai pencemaran tersebut dan berkomitmen untuk langsung memanggil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya untuk meminta klarifikasi. “Saya akan coba koordinasikan insyaallah hari ini, karena saya baru dapat kabar. Nanti saya coba panggil hari ini pihak DLH,” ujar Diky Candra.

Diky mengingatkan bahwa sebelumnya sempat ada pembahasan bersama mengenai masalah teknis ketika IPAL TPA Ciangir mengalami jebol. Ia menyayangkan jika persoalan serupa kembali terulang tanpa ada langkah antisipasi yang solutif dari pihak dinas. “Kalau tidak salah dulu sempat ada duduk bersama mengenai hal ini, ketika jebol IPAL, itu yang saya tahu. Selepas itu saya belum mengecek lagi karena memang belum pernah ada laporan masuk. Saya juga memohon maaf telat mengecek secara langsung ke dinas,” kata Diky. Dia menegaskan bahwa kasus pencemaran berulang ini menjadi catatan serius bagi jalannya penegakan amdal dan tata kelola lingkungan di Kota Tasikmalaya. “Insyaallah saya akan melakukan pengecekan hari ini. Kalau memang terkait dulu pernah terjadi semacam hal itu, ya selayaknya hari ini jangan terulang. Harusnya belajar dari masalah yang ada, ini menjadi catatan buat saya. Hari ini saya panggil mereka,” pungkasnya.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Ratusan Kolam Ikan Mati di Tasikmalaya, Warga Mengeluh
  • Ratusan Kolam Ikan Mati di Tasikmalaya, Warga Mengeluh
  • Ratusan Kolam Ikan Mati di Tasikmalaya, Warga Mengeluh
  • Ratusan Kolam Ikan Mati di Tasikmalaya, Warga Mengeluh
  • Ratusan Kolam Ikan Mati di Tasikmalaya, Warga Mengeluh
  • Ratusan Kolam Ikan Mati di Tasikmalaya, Warga Mengeluh

Posting Komentar