Momen Penting Bandung Ratusan Bangunan Liar Pasirkoja Ditertibkan
Sorajabar.com - Kota Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam menata ruang publik. Sebanyak 174 bangunan liar yang selama ini berdiri di sepanjang Jalan Terusan Pasirkoja, Kota Bandung, kini telah ditertibkan. Aksi tegas ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi vital sepadan jalan, memastikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh masyarakat pengguna jalan, khususnya para pejalan kaki.
Penertiban yang berlangsung masif ini dipimpin langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat. Proses pembongkaran dimulai sejak Rabu (17/6/2026) dan berlanjut hingga Kamis (18/6/2026), melibatkan pengerahan total 20 unit alat berat. Skala operasi ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan bangunan ilegal yang merampas hak publik.
Kronologi Penertiban dan Tanggapan Warga
Menurut Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kabid Trantib) Satpol PP Jabar, Gatot Sambas Junaedi, pada hari pertama operasi, timnya berhasil membongkar 75 bangunan liar. "Sejak hari pertama, kami sudah membongkar 75 bangunan liar dari total 174 bangunan. Hari ini kita tuntaskan sisanya 99 bangunan liar lagi," ujarnya.
Pembongkaran ini difokuskan di dua wilayah kelurahan, yaitu Kelurahan Babakan dan Kelurahan Sukahaji, yang keduanya berada di Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Target penyelesaian pembongkaran ditetapkan pada pukul 14.00 WIB pada hari kedua, memastikan seluruh area dapat dibersihkan secara efisien.
Aspek penting dari penertiban ini adalah suasana kondusif yang terjaga selama proses berlangsung. Gatot Sambas Junaedi memastikan bahwa tidak ada perlawanan berarti dari para pemilik bangunan. Hal ini dikarenakan sosialisasi dan surat teguran telah diberikan sebanyak tiga kali kepada para pedagang maupun penghuni bangunan liar tersebut. Kesadaran warga akan pelanggaran yang mereka lakukan menjadi kunci kelancaran operasi ini.
"Jadi Alhamdulillah, warga juga sudah memahami dan mengerti bahwa fungsi dari penertiban ini upaya untuk pendestrian jalan. Jadi aksesibilitas jalan, kemudian pejalan kaki bisa nyaman dan bisa dinikmati oleh semua masyarakat," terang Gatot.
Visi Masa Depan untuk Jalan Terusan Pasirkoja
Langkah penertiban ini bukan sekadar meratakan bangunan, melainkan bagian dari visi jangka panjang pemerintah untuk menciptakan infrastruktur kota yang lebih baik dan manusiawi. Gatot Sambas Junaedi menambahkan bahwa proses pembongkaran ini mendapat atensi khusus dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ini menegaskan bahwa upaya pengembalian fungsi fasilitas publik merupakan prioritas utama.
Setelah area bersih dari bangunan liar, rencananya kawasan Jalan Terusan Pasirkoja akan segera ditata ulang. Prioritas utama adalah pembangunan trotoar yang representatif dan fasilitas-fasilitas publik lainnya. Kehadiran trotoar yang memadai akan memberikan ruang aman dan nyaman bagi pejalan kaki, sekaligus meningkatkan estetika kota. Fasilitas publik pendukung juga akan melengkapi area ini, menjadikannya lebih fungsional dan ramah bagi semua kalangan.
Transformasi Jalan Terusan Pasirkoja ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan bagi pejalan kaki, tetapi juga memperbaiki aliran lalu lintas, mengurangi kemacetan, dan menciptakan lingkungan kota yang lebih tertata. Ini adalah langkah maju bagi Bandung dalam mewujudkan kota yang modern, bersih, dan berpihak pada kepentingan publik.
Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar