Jabar Siapkan Rp 52 Miliar Sulap Sampah Bandung Jadi Energi

Sorajabar.com - Krisis sampah di Kota Bandung seringkali menjadi momok yang tak kunjung usai. TPA Sarimukti yang kapasitasnya kian menipis memaksa semua pihak berpikir keras mencari solusi jangka panjang. Kabar baik datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang tengah mematangkan rencana revolusioner untuk mengubah wajah pengelolaan sampah di Ibu Kota Jawa Barat menjadi lebih modern dan berkelanjutan.

Jabar Gelontorkan Dana Besar untuk Solusi Sampah Per Kelurahan

Inisiatif ambisius ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa. Ia menjelaskan bahwa Pemprov Jabar berencana membangun sistem pengolahan sampah mandiri di setiap kelurahan di Kota Bandung. Proyek ini bukan main-main, pasalnya setiap unit mesin pengolah sampah diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp 350 juta.

Menurut Buky, kebutuhan anggaran yang fantastis ini sedang digodok secara mendalam oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat. "Sedang dibahas, tapi Kepala Bappeda saya tanya nilai satuannya sudah ada tinggal dihitung berapa kebutuhannya karena di Kota Bandung ada 151 kelurahan," ujarnya, menggarisbawahi skala proyek ini. Jika diakumulasikan, untuk 151 kelurahan, total anggaran yang dibutuhkan bisa mencapai angka Rp 52 miliar! Tentu saja, angka ini masih dalam tahap perhitungan awal dan akan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.

Lahan dan Sinergi: Kunci Sukses Proyek Mega Ini

Tak hanya soal pengadaan mesin, tantangan lain yang tak kalah krusial adalah kesiapan lahan. Buky Wibawa menegaskan bahwa setiap unit fasilitas pengolahan sampah membutuhkan lahan sekitar 100 meter persegi. Dan yang lebih penting, lahan ini wajib disediakan oleh Pemerintah Kota Bandung. "Itu kan harus disediakan oleh pemerintah Kota," ucapnya.

Oleh karena itu, koordinasi dan sinergi antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung menjadi sangat vital. Pembahasan tidak hanya fokus pada teknologi dan anggaran, melainkan juga pada infrastruktur pendukungnya. Jangan sampai, seperti yang diungkapkan Buky, "lahan ada, alat ada tapi ada masalah untuk pembangunan tempatnya." Kerjasama yang solid diharapkan dapat menghindari kendala di kemudian hari, memastikan program berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Dari Sampah Menjadi Energi: Inovasi Ramah Lingkungan

Buky menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari solusi jangka panjang yang dirancang Pemprov Jabar untuk mengurai "benang kusut" persoalan sampah di Kota Bandung. Ia bahkan telah membahas rencana strategis ini langsung dengan Gubernur Dedi Mulyadi dan Kepala Bappeda Jawa Barat. Tujuannya jelas: memangkas ketergantungan akut Kota Bandung terhadap TPA Sarimukti yang kapasitasnya semakin kritis dan tak berkelanjutan.

Teknologi yang akan digunakan pun bukan sembarang teknologi. Sampah akan diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif berbentuk briket. Briket RDF ini memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan oleh sektor industri, menjadikannya solusi "sampah jadi berkah" yang nyata. Ini adalah pendekatan inovatif yang tidak hanya mengurangi tumpukan sampah tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi.

Menariknya, Buky juga memastikan bahwa teknologi ini sangat berbeda dengan insinerator, yang sempat menuai sorotan dan larangan dari Kementerian Lingkungan Hidup karena metode pembakarannya. "Justru ini menjawab mesin insinerator karena dilarang Kementerian LH, mesin ini tidak dibakar, tapi langsung dicetak menjadi briket nanti dimanfaatkan," pungkasnya. Penegasan ini memberikan jaminan bahwa proyek ini sejalan dengan regulasi dan prinsip-prinsip lingkungan yang berkelanjutan.

Dengan langkah berani ini, Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selangkah lebih maju dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang modern, efisien, dan ramah lingkungan. Sebuah investasi besar demi masa depan Bandung yang bersih dan lestari.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Jabar Siapkan Rp 52 Miliar Sulap Sampah Bandung Jadi Energi
  • Jabar Siapkan Rp 52 Miliar Sulap Sampah Bandung Jadi Energi
  • Jabar Siapkan Rp 52 Miliar Sulap Sampah Bandung Jadi Energi
  • Jabar Siapkan Rp 52 Miliar Sulap Sampah Bandung Jadi Energi
  • Jabar Siapkan Rp 52 Miliar Sulap Sampah Bandung Jadi Energi
  • Jabar Siapkan Rp 52 Miliar Sulap Sampah Bandung Jadi Energi

Posting Komentar