Skandal Pernikahan Pencuri Motor Gegerkan Jawa Barat Hari Ini
Sorajabar.com - Jawa Barat tak pernah sepi dari berbagai cerita, mulai dari insiden kriminal yang menghebohkan, kisah pilu seorang wanita, hingga kabar terbaru dari dunia sepak bola dan Bencana Alam. Hari ini, Sorajabar.com merangkum berbagai peristiwa penting yang terjadi di bumi Pasundan, menghadirkan informasi yang faktual, menarik, dan tentu saja, relevan untuk Anda.
Detik-Detik Penangkapan Maling Motor di Resepsi Pernikahan
Kisah ini bak skenario film, namun benar-benar terjadi di Garut. H (24), seorang pria dari Garut, seharusnya menikmati puncak kebahagiaan di hari pernikahannya. Namun, momen sakral tersebut berubah menjadi drama menegangkan saat polisi tiba dan menangkapnya. Bukan tanpa alasan, H adalah pelaku pencurian sepeda motor di Kabupaten Bandung. Penangkapan dramatis ini terjadi pada Sabtu, 16 Mei 2026, tepat setelah prosesi akad nikah dan saat resepsi tengah berlangsung di Gedung PGRI, Jalan Raya Pasundan, Garut.
Kapolsek Ibun, Iptu Deny Fourtjahjanto, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja sama dengan Polres Garut. Pencurian motor Beat milik korban terjadi pada Rabu, 13 Mei 2026, di Kampung Babakan Panyingkuran, Desa Dukuh, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. Korban baru menyadari motornya hilang pada Kamis dini hari dan segera melapor ke Polsek Ibun.
Penyelidikan intensif, termasuk olah TKP dan pemeriksaan rekaman CCTV, mengarah pada H. Tim gabungan langsung memburu pelaku yang ternyata sedang melangsungkan pesta pernikahan. Tanpa perlawanan, H diminta berganti baju dan langsung digelandang polisi. Selain H, pihak kepolisian juga masih memburu rekannya berinisial I alias Awang yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kisah Pilu Wanita Terluka Parah di Sukabumi
Dari Garut, kita beralih ke Sukabumi yang digegerkan dengan penemuan seorang wanita muda berinisial E (22). Ia ditemukan terkapar tak sadarkan diri di Kampung Ciawitali pada Minggu, 17 Mei 2026, dengan luka serius di pergelangan tangan kirinya. Awalnya dikira meninggal, namun setelah diperiksa tim medis, E ternyata masih bernapas.
Kapolsek Kalapanunggal, Iptu Aah Saepulrohman, membenarkan kejadian ini. Di lokasi, polisi menemukan sebilah pisau dekat tubuh korban, mengindikasikan kemungkinan percobaan bunuh diri. Menurut keterangan pemilik warung tempat E menginap dua hari sebelumnya, korban sempat mencurahkan isi hatinya terkait masalah pribadi yang sedang ia hadapi. Suara benda jatuh yang keras juga sempat terdengar dari arah warung. E kini telah dirujuk ke RSUD Sekarwangi untuk perawatan intensif.
Persib Bandung Jaga Fokus Jelang Laga Penentu Juara
Kabar dari kancah sepak bola juga tak kalah menarik. Usai kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare pada Minggu malam, 17 Mei 2026, Persib Bandung harus menghadapi insiden kericuhan. Sejumlah penonton merangsek masuk lapangan, bahkan pemain senior Achmad Jufriyanto sempat terekam kamera terkena tendangan oknum suporter.
Menanggapi hal ini, Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, memastikan seluruh rombongan Persib dalam kondisi aman dan tidak mengalami cedera. Persib menekankan pentingnya sportivitas dan rasa saling menghormati demi kemajuan sepak bola Indonesia. Mereka juga mengapresiasi pihak yang membantu mengendalikan situasi.
Kini, fokus utama Maung Bandung adalah pemulihan dan persiapan menghadapi laga terakhir Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara pada 23 Mei mendatang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Hanya butuh satu poin untuk mengunci gelar juara, Persib memilih untuk tetap rendah hati, bekerja keras, dan menyelesaikan musim dengan tanggung jawab penuh demi meraih sejarah baru bagi klub.
Rentetan Kecelakaan Lalu Lintas dan Bencana Alam di Jabar
Selain Berita kriminal dan olahraga, Jawa Barat juga diwarnai oleh insiden lalu lintas dan bencana alam.
Dua Kecelakaan di Bandung, Satu Tewas
Pagi hari di Kota Bandung diwarnai dua kecelakaan. Pertama, di Jalan A.H. Nasution, minibus Daihatsu Sigra menabrak truk tronton yang parkir di bahu jalan. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp2 juta. Diduga, kelalaian pengendara truk menjadi penyebabnya.
Insiden yang lebih tragis terjadi di Jalan Peta, dekat RS Immanuel. Sebuah angkot yang dikendarai DA (41) hilang kendali karena pengemudi tidak sadarkan diri, menabrak trotoar, lalu menghantam minibus Suzuki Ertiga, dan berakhir menabrak angkot lain yang berhenti di lampu merah. Akibatnya, pengemudi angkot DA meninggal dunia, dan tiga orang lainnya mengalami luka ringan.
Pergerakan Tanah Ancam Puluhan Rumah di KBB
Di Kabupaten Bandung Barat (KBB), bencana pergerakan tanah terus menjadi momok. Empat rumah di Kampung Legok Kadu, Desa Celak, Kecamatan Gunung Halu, mengalami kerusakan parah dengan retakan di tembok dan lantai antara lima hingga delapan sentimeter. Pergerakan tanah ini terjadi secara berkala sejak 14 Mei 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Asep Sehabudin, menyatakan bahwa tidak hanya empat rumah yang rusak, namun puluhan lainnya, sekitar 37 Kepala Keluarga (KK), terancam. Warga diimbau untuk mengungsi ke tempat aman, terutama pada malam hari. BPBD akan berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk mengkaji penyebab pasti dan menentukan langkah penanganan selanjutnya, mengingat tanah yang labil dan curah hujan yang masih tinggi.
Ikuti terus berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar