Ratusan Proyek Jalan Cirebon Siap Dimulai Target Tuntas 2029
Sorajabar.com - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Cirebon! Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas Infrastruktur daerah. Setelah sukses dengan tahap sebelumnya, kini DPUTR siap menggelar lelang tahap kedua proyek peningkatan jalan pada tahun 2026. Ini bukan sekadar perbaikan biasa, melainkan langkah strategis menuju Cirebon yang lebih modern dan konektivitas yang lebih baik. Total ada 91 paket pekerjaan yang akan dilelang secara transparan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), ditambah 23 paket pekerjaan yang akan ditangani melalui pengadaan langsung. Proses ini dijadwalkan akan segera bergulir, menandakan dimulainya era baru jalan mulus di seluruh pelosok Cirebon.
Mengapa Peningkatan Jalan Ini Sangat Penting bagi Cirebon?
Infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian dan mobilitas masyarakat. Jalan yang baik tidak hanya memperlancar transportasi barang dan jasa, tetapi juga meningkatkan aksesibilitas pendidikan, kesehatan, dan pariwisata. Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Cirebon, Rezza Fauzi, menjelaskan bahwa lelang tahap kedua ini akan segera berjalan. "Kalau tidak ada halangan, insyaallah hari ini atau minggu depan mulai untuk 91 paket ditambah 23 paket pengadaan langsung," ujar Rezza, Senin (11/5/2026), menunjukkan keseriusan dan kecepatan penanganan.
Proyek perbaikan jalan ini dirancang untuk merata di berbagai wilayah Kabupaten Cirebon, mulai dari kawasan barat hingga timur. Seluruh pekerjaan akan difokuskan pada peningkatan kualitas jalan dengan metode betonisasi. Metode ini dipilih karena daya tahannya yang terbukti lebih kuat dan mampu bertahan lama, cocok untuk menopang beban lalu lintas dan kondisi cuaca di Cirebon. DPUTR menegaskan bahwa perbaikan ini tidak memandang ramai atau tidaknya suatu ruas jalan, melainkan berdasarkan prioritas dan kebutuhan yang menjadi tugas serta tanggung jawab pemerintah daerah sesuai program bupati.
Nilai proyek yang bervariasi, mulai dari sekitar Rp400 juta hingga Rp2,5 miliar per paket pekerjaan, menunjukkan skala dan kompleksitas upaya peningkatan ini. Dengan anggaran yang dialokasikan secara cermat, diharapkan setiap rupiah dapat menghasilkan dampak maksimal bagi masyarakat.
Ambisi Besar Cirebon: Target Jalan Mantap 2029
Rezza Fauzi mengakui bahwa masih banyak ruas jalan di Kabupaten Cirebon yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Namun, ia juga sangat mengapresiasi berbagai laporan dan masukan konstruktif dari masyarakat terkait kondisi jalan rusak di lapangan. "Kami berterima kasih atas informasi dari masyarakat terkait kondisi jalan. Tentunya masih banyak PR yang harus kami selesaikan bersama," katanya.
Visi besar DPUTR adalah mencapai kondisi jalan mantap di Kabupaten Cirebon pada tahun 2029. Ini adalah target ambisius yang membutuhkan kerja keras dan kolaborasi. Per akhir 2025, tingkat kemantapan jalan di Cirebon berada di angka sekitar 86 persen. Ini berarti masih ada sekitar 200 kilometer jalan dengan kondisi kurang baik, baik itu rusak ringan maupun rusak berat, yang harus segera ditangani. Angka ini menjadi motivasi untuk terus mempercepat program perbaikan.
Sinergi Anggaran untuk Hasil Optimal
Selain mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cirebon, pemerintah daerah juga terus berupaya menggalang dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sinergi ini krusial untuk mempercepat penanganan infrastruktur jalan yang membutuhkan dana besar. Pada tahun 2026, terdapat tiga ruas jalan kabupaten yang direncanakan akan mendapat bantuan penanganan dari pemerintah provinsi. "Sekarang masih proses asistensi DED. Mudah-mudahan bisa terealisasi seperti bantuan provinsi tahun sebelumnya," harap Rezza.
Beberapa ruas jalan yang sebelumnya telah mendapatkan dukungan anggaran pembangunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menunjukkan keberhasilan kolaborasi ini, antara lain:
- Wilayah Pasaleman
- Wilayah Ciledug
- Ruas Tonjong-Luwiasem
- Wilayah Kramat
- Wilayah Cisaat
- Mandala hingga Pasawahan
Tidak hanya sampai di situ, DPUTR juga telah menyiapkan sekitar 70 paket pekerjaan tambahan untuk lelang infrastruktur jalan tahap ketiga. Mayoritas paket ini bernilai di bawah Rp1 miliar dan akan tetap menggunakan konstruksi betonisasi. Targetnya, proses lelang tahap ketiga ini dapat selesai paling lambat September, sehingga setelah itu fokus utama dapat beralih sepenuhnya pada pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Dengan serangkaian lelang dan proyek yang terencana matang ini, masa depan infrastruktur jalan Kabupaten Cirebon terlihat semakin cerah dan menjanjikan. Masyarakat pun diharapkan dapat segera menikmati jalanan yang lebih aman dan nyaman.
Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar