Ngeri Kompor Meledak Kios Ayam Geprek di Sukabumi Ludes
Sorajabar.com - Pagi yang seharusnya dimulai dengan hiruk pikuk persiapan dagangan di sebuah kios ayam geprek di Sukabumi berubah menjadi kepanikan hebat. Sebuah insiden Kebakaran dahsyat melanda kios yang berlokasi di Jalan Pelabuhan II KM 13, Kampung Cibodas, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis, 7 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Api berkobar dengan cepat, melahap seluruh bangunan dan isinya, meninggalkan kerugian material yang tidak sedikit.
Kepanikan warga sekitar Klinik GMC yang berdekatan dengan lokasi kejadian tak terhindarkan. Asap hitam tebal membumbung tinggi, disusul oleh kobaran api yang membesar dalam hitungan menit. Insiden ini sontak menarik perhatian dan membuat banyak orang khawatir api akan menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Dengan sigap, laporan segera diteruskan kepada pihak pemadam kebakaran.
Detik-detik Kompor Meledak dan Api Mengganas
Tak lama setelah menerima laporan, tim pemadam kebakaran dari Pos 8 Cikembar langsung meluncur ke lokasi kejadian. Respon cepat mereka sangat krusial untuk mencegah api meluas. Wadanton Pos 8 Cikembar, Sutisna Agustian, menjelaskan bahwa titik api berasal dari aktivitas memasak di dalam kios. Pemilik kios, Herlin Gunawan, sedang menggoreng ayam untuk persiapan dagangannya ketika musibah itu terjadi.
Menurut Sutisna, penyebab pasti kebakaran adalah ledakan kompor gas. "Penyebabnya dari kompor gas. Jadi ada salah satu kios yang sedang menggoreng chicken dan meledak kompornya. Itulah yang menyebabkan kebakaran," terang Sutisna. Ledakan tersebut segera menyambar material di sekitarnya yang mudah terbakar, membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Kerugian Ratusan Juta Rupiah dan Pentingnya Keselamatan
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden tragis ini, kerugian materiil yang ditimbulkan sangatlah besar. Bangunan kios beserta seluruh peralatan dan stok dagangan ludes dilalap si jago merah. Setelah berkomunikasi dengan pemilik, Sutisna mengungkapkan bahwa kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 100 juta. Angka ini tentu menjadi pukulan berat bagi Herlin Gunawan yang kehilangan mata pencahariannya dalam sekejap.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya para pelaku usaha Kuliner, tentang pentingnya keselamatan dalam penggunaan peralatan memasak, terutama kompor gas. Ledakan kompor gas seringkali disebabkan oleh kebocoran selang, regulator yang tidak standar, atau tabung gas yang rusak. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin dan penggunaan peralatan yang berkualitas sangatlah esensial.
Tips Mencegah Kebakaran Akibat Kompor Gas
- Periksa Selang dan Regulator Secara Berkala: Pastikan tidak ada kebocoran pada selang dan regulator terpasang dengan benar serta dalam kondisi baik. Gunakan regulator berlabel SNI.
- Ventilasi yang Baik: Pastikan dapur memiliki sirkulasi udara yang cukup. Jika ada kebocoran gas, gas tidak akan menumpuk di dalam ruangan.
- Jauhkan Benda Mudah Terbakar: Jangan letakkan benda-benda seperti tisu, lap kain, atau kemasan plastik di dekat kompor saat sedang menyala.
- Jangan Tinggalkan Kompor Menyala: Selalu awasi masakan Anda, terutama saat menggoreng dengan minyak panas.
- Sediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR): Ini adalah investasi kecil yang bisa menyelamatkan banyak hal jika terjadi kebakaran kecil.
Saat ini, api sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas di lapangan. Situasi di sekitar lokasi kejadian pun berangsur kondusif, meskipun sisa-sisa kebakaran dan aroma hangus masih menjadi perhatian warga maupun pengendara yang melintas. Semoga Herlin Gunawan dapat segera bangkit dari musibah ini dan kita semua selalu waspada terhadap potensi bahaya di sekitar kita.
Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar