x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Ngeri! 9 Pekerja Konveksi Tasikmalaya Disiram Air Keras

Sorajabar.com - Sebuah insiden mengerikan telah mengguncang Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, pada Senin, 4 Mei 2026 malam. Sembilan orang pegawai sebuah rumah produksi konveksi menjadi korban penyerangan brutal menggunakan cairan kimia berbahaya atau air keras. Enam dari korban tersebut kini harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya akibat luka bakar serius yang mereka derita.

Kejadian tragis ini sontak menciptakan ketakutan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya para pekerja di sektor industri. Bagaimana mungkin seseorang bisa melakukan tindakan sekeji ini dan apa motif di baliknya? Mari kita telusuri lebih jauh kronologi dan dampaknya.

Kronologi Penyerangan Brutal di Konveksi

Insiden penyerangan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Pelaku, yang belakangan diketahui merupakan seorang sopir ekspedisi, tiba-tiba datang ke lokasi kejadian. Menurut kesaksian korban, pelaku mengenakan helm dan jas hujan, serta membawa botol plastik berisi cairan kimia. Tanpa peringatan, ia langsung berteriak-teriak dan menyiramkan cairan tersebut secara acak kepada siapa pun yang berada di dekatnya.

Abdul Holik, salah satu korban yang kini dirawat di RSUD dr. Soekardjo, menceritakan kengerian saat kejadian. “Si pelaku datang sudah langsung teriak-teriak, dia pakai helm, pakai jas hujan. Sudah bawa botol warna putih,” kata Holik. Ia yang saat itu sedang membereskan pekerjaannya, tak menyangka akan menjadi target. “Saya kena di bagian punggung dan sedikit ke wajah,” tambahnya, menunjukkan betapa acaknya serangan tersebut.

Korban lainnya, Wina (21), juga mengalami nasib serupa. Saat kejadian, ia sedang bekerja di depan komputer dan tidak sempat menghindar. Akibatnya, wajahnya turut terkena siraman air keras. Suasana di konveksi yang biasanya ramai dengan puluhan pegawai itu seketika berubah menjadi kekacauan, diwarnai jeritan kesakitan dan kepanikan.

Angga, pegawai konveksi lain yang saat itu berada di dapur, mendengar jeritan rekan-rekannya. “Tiba-tiba banyak yang menjerit, pas saya lihat ruangan juga sampai berasap pekat, mungkin dari cairan air keras itu,” ungkap Angga, menggambarkan betapa mencekamnya situasi.

Penanganan Korban dan Penangkapan Pelaku

Melihat kondisi yang semakin parah, para korban yang terkena siraman air keras segera mencari pertolongan. Mereka berbondong-bondong menuju keran air di dapur untuk membasuh luka. Ketika keran air tidak mencukupi, Angga segera membuka pintu belakang, mengarahkan mereka untuk merendam luka di selokan terdekat. Tindakan cepat ini mungkin sedikit membantu mengurangi efek luka bakar, meskipun kondisi beberapa korban tetap kritis.

Setelah cairan yang dibawanya habis, para pegawai yang tersisa dengan keberanian luar biasa meringkus pelaku. Pria bertubuh satu itu sempat menjadi sasaran amarah para pekerja yang emosi atas tindakan brutalnya. Tak lama berselang, pihak kepolisian tiba di lokasi dan langsung mengamankan pelaku. Selain itu, polisi juga sigap membantu membawa para korban ke RSUD dr. Soekardjo serta Puskesmas Cibeureum, dan segera melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti.

Kapolsek Manonjaya, AKP Soni Alamsyah, mengkonfirmasi kejadian ini. “Jadi betul telah terjadi penyiraman air keras di wilayah kami, tepatnya di Kampung Gunajaya, RT 003 RW 007 Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Kejadiannya sekitar pukul 19.00 WIB lebih,” jelas Soni.

Investigasi dan Motif yang Masih Misteri

AKP Soni menjelaskan bahwa kasus penganiayaan berat ini kini ditangani oleh Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. Terduga pelaku diketahui adalah seorang kurir atau pegawai ekspedisi yang memang biasa mengangkut barang dari konveksi tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai motif di balik penyerangan yang tak terduga ini.

Dari sembilan korban, enam orang dirujuk ke RSUD dengan rincian satu perempuan dan lima laki-laki, sementara tiga lainnya dirawat di Puskesmas Cibeureum. Semua korban mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang bervariasi, dari ringan hingga sedang, di berbagai bagian tubuh seperti wajah, leher, dan tangan. “Untuk motifnya masih kami dalami, yang jelas telah terjadi penyiraman air keras kepada beberapa orang. Pelaku satu orang,” imbuh Soni.

Kejadian ini menjadi pengingat pahit tentang potensi bahaya yang mengintai di sekitar kita, serta pentingnya kewaspadaan dan penegakan hukum. Masyarakat Tasikmalaya menanti hasil penyelidikan polisi untuk mengungkap motif sebenarnya di balik tindakan keji ini agar keadilan dapat ditegakkan.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Ngeri! 9 Pekerja Konveksi Tasikmalaya Disiram Air Keras
  • Ngeri! 9 Pekerja Konveksi Tasikmalaya Disiram Air Keras
  • Ngeri! 9 Pekerja Konveksi Tasikmalaya Disiram Air Keras
  • Ngeri! 9 Pekerja Konveksi Tasikmalaya Disiram Air Keras
  • Ngeri! 9 Pekerja Konveksi Tasikmalaya Disiram Air Keras
  • Ngeri! 9 Pekerja Konveksi Tasikmalaya Disiram Air Keras

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW