Jabar Hari Ini: Teror Pocong, Baut Misterius, Banjir Parah

Sorajabar.com - Jawa Barat tak pernah sepi dari berbagai cerita, baik itu misteri yang bikin bulu kuduk merinding, insiden yang meresahkan jalanan, hingga tragedi kemanusiaan yang membutuhkan perhatian serius. Hari ini, sejumlah peristiwa menarik perhatian publik, mulai dari teror pocong yang bikin heboh, baut misterius di jalanan, hingga banjir parah yang kembali menuntut janji pemerintah. Mari kita selami lebih dalam rangkuman kejadian di Bumi Pasundan.

Teror Pocong Mengintai Warga KBB, di Sumedang Dipastikan Hoaks

Kabar mengenai teror pocong kembali menyelimuti warga Jawa Barat, kali ini di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Kecamatan Padalarang dan Ngamprah menjadi saksi bisu sosok berkain kafan yang disebut-sebut mengetuk pintu dan kaca rumah warga di malam hari. Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan adanya informasi ini dan pihak kepolisian tengah melakukan penelusuran. Warga meyakini bahwa 'pocong' tersebut adalah ulah seseorang dengan niat buruk, bukan makhluk astral.

Menyikapi keresahan ini, Polres Cimahi telah meningkatkan intensitas patroli kring serse dan mengimbau masyarakat untuk kembali mengaktifkan siskamling. "Tentunya patroli kepolisian akan ditingkatkan, tapi di sisi lain tentunya peran aktif masyarakat sangat diperlukan," jelas Gofur. Warga diimbau untuk tetap waspada dan berpartisipasi aktif menjaga Keamanan Lingkungan.

Sementara itu, di Kabupaten Sumedang, kabar serupa mengenai pocong yang meneror dengan membawa senjata tajam sempat viral di media sosial. Namun, Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Tanwin Nopiansyah dengan tegas membantah dan memastikan bahwa Berita tersebut adalah hoaks. "Kami pastikan itu hoaks tidak benar terkait dengan kabar tersebut," ujarnya. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan segera melapor ke 110 jika ada kejadian yang mengganggu keamanan.

Misteri Puluhan Baut Berserakan di Jalan Tuparev Cirebon, Bikin Pengendara Ketar-ketir

Pindah ke Cirebon, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, mendadak menjadi momok bagi para pengendara sepeda motor. Puluhan baut misterius berserakan di ruas jalan tersebut, menyebabkan banyak ban motor kempes mendadak. Hidayat, salah seorang korban, mengaku kaget saat ban belakang motornya bocor dan menemukan baut menancap. Ia tak sendirian, banyak pengendara lain yang bernasib sama.

Kejadian ini sontak membuat pengendara ekstra waspada. Wahyu, pengendara lain, mencurigai baut-baut tersebut masih baru karena tampak mengilap dan belum berkarat. Prihatin dengan banyaknya korban, Wahyu berinisiatif memunguti baut-baut tersebut demi mengurangi risiko bagi pengguna jalan lainnya. "Ini yang saya pungut saja sudah ada sekitar 10 baut. Kasihan kalau pengendara lain sampai jadi korban juga," tuturnya. Hingga kini, belum diketahui apakah baut tersebut sengaja ditebar atau tumpah dari kendaraan pengangkut material, namun kejadian ini sukses menciptakan keresahan di kalangan pengguna jalan.

Banjir Dua Meter Terjang Sukabumi, Warga Tagih Janji Wapres Gibran

Musim hujan seringkali membawa kabar duka, dan kali ini giliran Kampung Gumelar, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang kembali diterjang banjir setinggi hampir dua meter. Peristiwa pada Minggu (24/5/2026) petang ini memaksa warga mengungsi dan menyisakan kekecewaan mendalam. Pasalnya, Ketua RW 22 Kampung Gumelar, Reza Ramdan, menagih janji Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka terkait perbaikan tanggul Sungai Cipalabuan.

Janji perbaikan dan pengerukan sungai itu disebut-sebut sudah disampaikan sejak akhir 2024 setelah Wapres Gibran dan Bupati Sukabumi meninjau langsung lokasi. Namun, hingga kini, 2026, realisasi di lapangan nihil. "Dari semenjak Desember 2024, ini sudah ditinjau langsung oleh Wakil Presiden dan Bupati juga ke sini. Tapi sampai hari ini, 2026, belum ada perbaikan apa pun," tegas Reza. Sedikitnya 6 Kepala Keluarga (KK) di bibir sungai selalu menjadi langganan banjir setiap hujan deras.

Lambannya respons pemerintah ini membuat warga dihantui ketakutan, mengingat arus banjir di lokasi yang sama pernah merenggut nyawa dua warga pada awal tahun lalu. Reza berharap pemerintah serius dalam menanggapi kondisi kritis ini. "Harapannya saya ke pemerintah untuk serius lah membangun. Kalau misalkan ini kajiannya seperti apa ya itu kita serahkan kepada pemerintah," pungkasnya, menantikan tindakan nyata sebelum jatuh korban jiwa berikutnya.

Korban Dugaan Pembunuhan di Ujungberung Ditemukan Tewas, Polisi Buru Pelaku

Kabar duka datang dari Ujungberung, Kota Bandung, di mana seorang pria berinisial A (21) ditemukan meninggal dunia dengan luka tusuk di dada kiri di trotoar Alun-alun Ujungberung pada Minggu (24/5/2026) dini hari. Kejadian ini diduga merupakan tindak pembunuhan dan kini dalam penanganan pihak kepolisian.

Sempat beredar informasi bahwa korban adalah seorang Bobotoh yang baru merayakan kemenangan Persib Bandung. Namun, Kapolsek Ujungberung Kompol Heri Suryadi membantah hal tersebut, menegaskan bahwa saat ditemukan, korban tidak mengenakan atribut Bobotoh. "Ya kalau masyarakat Bandung mah semua juga Bobotoh, tapi saat kejadian tidak gunakan atribut Bobotoh," jelasnya.

Pihak kepolisian telah melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari mendatangi TKP, menelusuri rekaman CCTV, hingga meminta keterangan saksi-saksi. Hingga kini, motif dan pelaku di balik peristiwa tragis ini masih dalam pencarian. Kasus ini menambah daftar panjang peristiwa kriminal yang menuntut penegakan hukum.

Ikuti terus berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Jabar Hari Ini: Teror Pocong, Baut Misterius, Banjir Parah
  • Jabar Hari Ini: Teror Pocong, Baut Misterius, Banjir Parah
  • Jabar Hari Ini: Teror Pocong, Baut Misterius, Banjir Parah
  • Jabar Hari Ini: Teror Pocong, Baut Misterius, Banjir Parah
  • Jabar Hari Ini: Teror Pocong, Baut Misterius, Banjir Parah
  • Jabar Hari Ini: Teror Pocong, Baut Misterius, Banjir Parah

Posting Komentar