Iduladha Aman Petugas IPB Jamin Daging Kurban Sehat di Jabodetabek
Sorajabar.com - Menjelang momen suci Iduladha 1447 Hijriah, umat Muslim di seluruh dunia bersiap untuk melaksanakan ibadah kurban. Kualitas dan Kesehatan Hewan kurban menjadi perhatian utama demi kesempurnaan ibadah dan keamanan konsumsi masyarakat. Menjawab kebutuhan ini, IPB University kembali menunjukkan komitmennya dengan menerjunkan 525 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban ke berbagai wilayah strategis di Jabodetabek. Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan setiap hewan yang disembelih dan daging yang didistribusikan benar-benar aman dari berbagai penyakit, termasuk penyakit mulut dan kuku (PMK), lumpy skin disease (LSD), antraks, serta penyakit zoonosis lainnya yang berpotensi menular ke manusia.
Ribuan Hewan Kurban Dipastikan Aman dan Halal
Pemeriksaan kesehatan hewan kurban bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah tindakan krusial yang berdampak langsung pada kesehatan publik dan kesempurnaan ibadah. Rektor IPB, Alim Setiawan Slamet, menegaskan pentingnya peran petugas ini. “Ketika seorang petugas menyatakan daging ini aman, maka ia sedang menjaga dua hal sekaligus, yaitu kesehatan masyarakat dan kesempurnaan ibadah umat,” ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi tanggung jawab besar yang diemban oleh para petugas dalam memastikan setiap potongan daging kurban yang sampai ke tangan masyarakat adalah berkah yang sehat dan halal.
Sinergi Akademisi dan Profesional Demi Kurban Berkah
Tim yang diterjunkan IPB University bukanlah sembarang tim. Mereka adalah gabungan para ahli dan calon profesional di bidang kedokteran hewan yang sangat kompeten. Tim ini terdiri dari:
- Dosen: Para pengajar berpengalaman dari Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB.
- Dokter Hewan: Profesional yang memiliki keahlian mendalam dalam diagnosa dan penanganan penyakit hewan.
- Mahasiswa Profesi: Calon dokter hewan yang sedang menempuh pendidikan profesi, membawa semangat dan pengetahuan terkini.
- Mahasiswa Sarjana: Mahasiswa berprestasi yang terlibat langsung dalam praktik lapangan, memperoleh pengalaman berharga.
Sebanyak 525 personel ini akan disebar ke titik-titik vital di DKI Jakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Depok. Penempatan ini memastikan jangkauan pemeriksaan yang luas, mencakup area-area padat penduduk dengan konsentrasi penyembelihan hewan kurban yang tinggi.
Proses Pemeriksaan Komprehensif dari Hulu ke Hilir
Ketua Pelaksana Pemeriksaan Kesehatan Hewan dan Daging Kurban 1447 H, Ardilasunu Wicaksono, menjelaskan bahwa proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh. Tahapan pemeriksaan dimulai dari pengecekan kesehatan hewan sebelum disembelih (ante mortem), meliputi kondisi fisik, perilaku, dan tanda-tanda penyakit yang tampak. Setelah proses pemotongan, pemeriksaan dilanjutkan pada daging dan organ dalam (post mortem) untuk memastikan tidak ada indikasi penyakit tersembunyi. Selain itu, petugas juga memiliki peran edukatif yang sangat penting. Mereka memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan panitia kurban mengenai pengelolaan daging yang higienis serta pentingnya menjaga kesejahteraan hewan sebelum disembelih.
Kesadaran Masyarakat Meningkat, Kolaborasi Nasional Diperkuat
Tingginya antusiasme dan permintaan akan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat. Ardilasunu Wicaksono mengamati bahwa “awareness masyarakat untuk memastikan hewan sehat dan daging sehat yang didistribusikan semakin meningkat.” Dari total 525 personel, 205 petugas ditempatkan di DKI Jakarta dan 187 orang di Kota Bogor, sementara sisanya tersebar di wilayah Jabodetabek lainnya. Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian, Ketut Wirata, menambahkan bahwa pengawasan kurban tahun ini adalah upaya nasional yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi profesi, hingga perguruan tinggi. Kolaborasi ini memastikan bahwa standar kesehatan hewan kurban di Indonesia terjaga dengan baik, memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh umat yang beribadah serta masyarakat yang mengonsumsi.
Dengan persiapan matang dan sinergi berbagai pihak, Iduladha 1447 H diharapkan dapat berjalan lancar, aman, dan penuh berkah. Masyarakat dapat tenang karena daging kurban yang mereka terima telah melalui proses pemeriksaan ketat oleh para ahli.
Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar