Geger Jabar Hari Ini Lansia Melompat Bojan Marah Wagub Tegas

Sorajabar.com - Jawa Barat kembali menjadi sorotan dengan berbagai Peristiwa menarik dan mendebarkan hari ini, Jumat, 22 Mei 2026. Dari tragedi yang memilukan di perbatasan Ciamis-Tasikmalaya, hingga amukan yang meresahkan di Sukabumi, serta euforia sepak bola yang membara jelang penentuan juara Persib Bandung. Namun, di tengah gema perayaan, ada pesan penting dari pelatih Bojan Hodak dan Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan yang wajib disimak oleh seluruh Bobotoh.

Tragedi Misterius di Jembatan Cirahong: Lansia Diduga Lompat

Pagi ini, warga di perbatasan Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya dikejutkan oleh insiden yang menyedihkan di Jembatan Cirahong. Seorang lansia diduga nekat melompat dari jembatan bersejarah itu, memicu kerumunan dan menghambat arus lalu lintas. Informasi ini segera menyebar, menarik perhatian petugas gabungan dari Polres Ciamis, Polres Tasikmalaya, BPBD Ciamis, BPBD Tasikmalaya, Tagana, dan PMI untuk melakukan pencarian intensif di sekitar aliran Sungai Citanduy.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, membenarkan adanya laporan tersebut, menjelaskan bahwa korban diduga jatuh ke sungai dan terbawa arus. Kesaksian seorang pemilik warung di Manonjaya, Teti Sumiati (51), menambah misteri. Teti mengaku sempat melihat pria berusia sekitar 71 tahun itu membeli beberapa makanan dan minuman, kemudian berbincang singkat bahwa ia hendak "berjalan-jalan menyeberang jembatan." Tak lama setelah itu, kabar duka menyusul, dan kantong plastik berisi belanjaan korban ditemukan di lokasi. Hingga siang hari, pencarian masih terus dilakukan, sementara sepeda korban telah dievakuasi ke Polsek Manonjaya.

Amukan Berdarah di Sukabumi: Rumah Rusak, Warga Terluka

Kabupaten Sukabumi juga diwarnai insiden kekerasan yang melibatkan seorang pemuda berinisial NY alias D (25) di Kampung Pamoyanan, Desa Bojongsawah. Dengan membawa golok, pelaku mengamuk dan melukai seorang warga berinisial A (38) di bagian paha kiri, serta merusak sebuah rumah milik US (59) hingga kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika pelaku mendatangi rumah US dan langsung melakukan pemukulan.

Upaya warga, termasuk A, untuk menenangkan pelaku sempat berhasil. Namun, NY kembali dengan golok, dan saat dihentikan oleh A, sabetan golok melukai paha korban. Meskipun sempat terjatuh dan tidak sadarkan diri, pelaku kembali lagi pada tengah malam untuk melakukan pengrusakan. Kasus ini kini ditangani serius oleh Polsek Kebonpedes, dengan dugaan tindak pidana penganiayaan, perusakan, hingga pencurian dengan pemberatan. Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Ultimatum Bojan Hodak: Lupakan Konvoi, Fokus Juara!

Di tengah suasana euforia yang menyelimuti Bandung, Persib Bandung kini hanya berjarak satu poin dari gelar juara Super League 2025/2026. Namun, pelatih Bojan Hodak dengan tegas mengimbau seluruh pihak untuk menghentikan pembicaraan tentang konvoi dan pesta juara sebelum waktunya. Bojan merasa tidak nyaman dengan berbagai unggahan media sosial yang membahas selebrasi, mengingat Persib belum secara resmi memenangkan apapun.

"Berhentilah membicarakan semua hal soal konvoi itu. Saya tidak peduli dengan konvoi, saya hanya peduli dengan pertandingan besok," tegas Bojan. Menurutnya, pembahasan prematur ini berisiko memotivasi lawan, Persijap Jepara, dan membuat pemain Persib kehilangan fokus. Ia mengingatkan bahwa Persijap adalah tim yang berbahaya, bahkan pernah mengalahkan Persib di putaran pertama. Bek Persib, Federico Barba, juga senada, menekankan bahwa pekerjaan belum selesai dan seluruh tim harus tetap fokus 100% pada pertandingan penentuan di GBLA.

Wagub Jabar Erwan Setiawan: Rayakan dengan Tertib, Jangan Ada Sweeping Plat B!

Senada dengan pelatih Persib, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan turut mengeluarkan imbauan kepada Bobotoh. Menjelang pertandingan krusial melawan Persijap, Erwan mengingatkan agar euforia kemenangan dirayakan dengan tertib dan penuh rasa syukur. Ia secara khusus menekankan untuk tidak mengulang kejadian-kejadian merugikan, seperti sweeping atau perusakan kendaraan berpelat nomor luar daerah.

"Kita syukuri Persib juara ini dengan penuh suka cita, tidak ada aksi-aksi yang merugikan diri sendiri dan juga orang lain," kata Erwan. Ia menegaskan bahwa persaingan hanya ada di lapangan selama 90 menit. Jangan sampai ada tindakan anarkis yang merusak citra Bobotoh dan Jawa Barat. Erwan juga mengingatkan bahwa tidak semua pemilik kendaraan plat luar daerah adalah pendukung tim lawan; banyak di antaranya adalah warga Bandung atau Bobotoh sendiri. Ia meminta agar masyarakat tetap menunjukkan sikap sebagai tuan rumah yang baik, bahkan kepada para tamu dari luar daerah. "Tolonglah kita jaga kekondusifan Jawa Barat ini dengan sebaiknya," tutupnya.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Geger Jabar Hari Ini Lansia Melompat Bojan Marah Wagub Tegas
  • Geger Jabar Hari Ini Lansia Melompat Bojan Marah Wagub Tegas
  • Geger Jabar Hari Ini Lansia Melompat Bojan Marah Wagub Tegas
  • Geger Jabar Hari Ini Lansia Melompat Bojan Marah Wagub Tegas
  • Geger Jabar Hari Ini Lansia Melompat Bojan Marah Wagub Tegas
  • Geger Jabar Hari Ini Lansia Melompat Bojan Marah Wagub Tegas

Posting Komentar