Garut Geger! Skandal Makanan Hingga Drama Polisi Mabuk

Sorajabar.com - Pekan ini, wilayah Priangan Timur kembali menjadi sorotan dengan serangkaian peristiwa yang menguras emosi dan memicu perbincangan hangat di masyarakat. Dari tragedi memilukan di Jembatan Cirahong hingga drama Kriminal yang tak terduga, Sorajabar.com merangkum beberapa kejadian paling menghebohkan yang mengguncang Jawa Barat.

Tragedi Pilu Jembatan Cirahong: Kisah Seorang Lansia

Pagi Jumat yang tenang di perbatasan Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya mendadak geger. Seorang lansia dilaporkan nekat melompat dari Jembatan Cirahong, sebuah ikon yang menghubungkan dua wilayah ini. Peristiwa nahas pada 22 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB itu sontak membuat warga dan pengendara yang melintas panik dan berkerumun. Arus lalu lintas sempat tersendat akibat banyaknya orang yang ingin mengetahui apa yang terjadi.

Tim gabungan dari Polres Ciamis, Polres Tasikmalaya, BPBD, Tagana, dan PMI segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pencarian di aliran sungai. Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, mengonfirmasi laporan dugaan bunuh diri tersebut, dengan informasi awal bahwa korban jatuh ke sungai dan kemungkinan terbawa arus.

Kesaksian datang dari Teti Sumiati (51), pemilik warung di Manonjaya, Tasikmalaya. Ia sempat melihat pria lansia tersebut sekitar pukul 08.00 WIB. Korban, yang diperkirakan berusia 71 tahun, datang seorang diri dengan sepeda, membeli roti, dua cokelat Beng-Beng, dan air mineral. Sebuah percakapan singkat terjadi, di mana pria itu hanya mengatakan, "mau nyeberang dulu, mau jalan-jalan." Tak ada yang menyangka, itu adalah percakapan terakhir.

Skandal Ulat di Menu Makan Bergizi Gratis: Kualitas di Pertaruhkan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah kembali diterpa isu tak sedap. Kali ini, hidangan yang seharusnya menyehatkan ditemukan berisi ulat mati di Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya pada 19 Mei 2026. Video penemuan ulat dalam oseng jagung muda ini segera menyebar luas, memicu keresahan dan kemarahan publik. Ironisnya, ini bukan kali pertama kejadian serupa terulang.

Roni Romansyah, Pengurus ICMI Kabupaten Tasikmalaya, mengungkapkan kekecewaannya. "Ini kejadian sangat memprihatinkan di mana sajian MBG ada ulatnya. Bukan kejadian pertama, sebelumnya juga ada," ujarnya. Ia mengecam lemahnya pengawasan dan pengelolaan dapur penyedia makanan, terutama di daerah pelosok, yang berujung pada hidangan tidak higienis dan tidak layak konsumsi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satgas MBG Kecamatan Bojonggambir yang terdiri dari unsur kecamatan, kepolisian, TNI, dan puskesmas segera bergerak. Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya, Ruby Azhara, menyatakan bahwa pemeriksaan dilakukan di lokasi penerima manfaat dan dapur penyedia. Keluhan dari orang tua siswa dan pengelola PAUD/Kober dikonfirmasi, dan makanan berulat tersebut akhirnya tidak dikonsumsi.

Drama Oknum Polisi Mabuk di Garut: Menenteng Samurai

Warga Garut dikejutkan dengan ulah seorang oknum polisi berinisial F yang beraksi dalam kondisi mabuk. Pada 19 Mei 2026 sore, oknum tersebut mengamuk sembari menenteng senjata tajam jenis samurai di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Tarogong Kaler. Tujuan utamanya adalah mencari keberadaan Anggota DPR RI Ade Ginanjar, yang diketahui memiliki rumah di sekitar lokasi kejadian.

Pelaku, yang mengaku sebagai anggota Polri, sempat berupaya menerobos masuk rumah Ade Ginanjar melalui pintu belakang. Meskipun berhasil dihalau, oknum tersebut sempat merusak bagian atap bangunan kecil di sekitar pintu keluar rumah. Kasi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adi memastikan bahwa oknum F kini telah dibawa oleh personel Bid Propam Polda Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Insiden ini menyoroti pentingnya profesionalisme dan ketertiban di kalangan aparat keamanan.

Kisah Ironis: Pencuri Motor Ditangkap Saat Resepsi Pernikahan

Momen yang seharusnya menjadi puncak kebahagiaan bagi H (24) mendadak berubah menjadi drama menegangkan. Pada 16 Mei 2026, usai melangsungkan akad nikah, H digelandang polisi di tengah resepsi pernikahannya sendiri. Penyebabnya? Ia adalah seorang pencuri sepeda motor yang tengah diburu.

Kapolsek Ibun Iptu Deny Fourtjahjanto menjelaskan, penangkapan ini merupakan hasil kerja sama dengan Polres Garut. Kasus bermula dari laporan korban di Kampung Babakan Panyingkuran, Desa Dukuh, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, pada 13 Mei 2026. Motor korban raib dari garasi rumah. Penyelidikan intensif, termasuk rekaman CCTV, mengarah pada H yang merupakan warga Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut.

Tim gabungan pun segera mencari keberadaan H. Informasi yang diterima mengarah pada Gedung PGRI, Jalan Raya Pasundan, Kelurahan Kota Kulon, Kabupaten Garut, di mana H tengah melangsungkan resepsi pernikahan. Pukul 12.30 WIB, setelah akad nikah, polisi pun meringkus H, mengakhiri hari bahagianya dengan status tersangka. Sebuah akhir yang ironis bagi sebuah hari yang seharusnya penuh suka cita.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Garut Geger! Skandal Makanan Hingga Drama Polisi Mabuk
  • Garut Geger! Skandal Makanan Hingga Drama Polisi Mabuk
  • Garut Geger! Skandal Makanan Hingga Drama Polisi Mabuk
  • Garut Geger! Skandal Makanan Hingga Drama Polisi Mabuk
  • Garut Geger! Skandal Makanan Hingga Drama Polisi Mabuk
  • Garut Geger! Skandal Makanan Hingga Drama Polisi Mabuk

Posting Komentar