Bupati Bandung Barat Pastikan Kurban Sehat Jelang Iduladha
Sorajabar.com - Iduladha, momen sakral yang dinanti umat Muslim, tak hanya identik dengan ibadah kurban, tetapi juga kepastian akan Kesehatan Hewan yang akan disembelih. Menyadari pentingnya hal ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) bergerak cepat memastikan hewan kurban di wilayahnya memenuhi standar kesehatan. Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, bahkan turun langsung mengecek kondisi peternakan dan lapak penjualan hewan kurban untuk menjamin ketenangan masyarakat.
Pastikan Kurban Sehat, Bupati KBB Turun Langsung Cek Lapangan
Dalam upaya proaktifnya, Bupati Jeje Ritchie Ismail secara langsung mengunjungi beberapa peternakan sapi dan domba di Bandung Barat baru-baru ini. Kunjungan ini bertujuan utama untuk memastikan setiap hewan kurban yang akan diperjualbelikan dalam kondisi prima, bebas dari penyakit, dan aman untuk dikonsumsi.
Sejauh ini, tim kesehatan hewan yang diterjunkan oleh Dispernakan Bandung Barat telah melakukan pemeriksaan komprehensif di 47 peternakan dan lapak penjualan. Hasilnya, total 2.829 ekor hewan kurban telah diperiksa, meliputi 2.069 ekor sapi dan 760 ekor domba. Angka ini menunjukkan komitmen serius Pemkab KBB dalam menjaga kualitas dan kesehatan hewan kurban bagi masyarakatnya.
Pentingnya Label Sehat dan Imbauan untuk Masyarakat
Salah satu langkah konkret yang dilakukan Bupati Jeje adalah pemasangan label hewan kurban sehat. Label ini bukan sekadar stiker, melainkan jaminan resmi dari pemerintah bahwa hewan tersebut telah melalui proses pemeriksaan ketat dan dinyatakan sehat oleh petugas kesehatan. Pemasangan label ini dilakukan di salah satu peternakan di Cisarua, menjadi simbol transparansi dan akuntabilitas.
Bupati Jeje dengan tegas mengimbau masyarakat agar lebih cermat saat membeli hewan kurban. “Masyarakat yang mau membeli hewan kurban, periksa dulu sudah ada labelnya atau belum. Utamakan membeli yang sudah berlabel sehat, artinya itu sudah diperiksa petugas kesehatan,” ujarnya. Imbauan ini sangat penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban.
Komitmen Bandung Barat Jaga Kesehatan Ternak Jelang Iduladha
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Bandung Barat, Wiwin Aprianti, turut menyampaikan langkah-langkah yang telah dan terus dilakukan pihaknya. Selain pemeriksaan rutin, Pemkab KBB juga konsisten dalam program vaksinasi gratis untuk penyakit-penyakit berbahaya pada hewan ternak.
“Terkait penjagaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK di Bandung Barat, sesuai instruksi Bupati, vaksinasi untuk PMK, Lumpy Skin Disease (LSD), dan Brucellosis diberikan secara gratis di Kabupaten Bandung Barat. Itu semua terus kita lakukan,” jelas Wiwin. Program vaksinasi ini menjadi benteng pertahanan utama untuk mencegah penyebaran penyakit dan menjaga populasi ternak tetap sehat.
Prediksi Peningkatan Kebutuhan Hewan Kurban di KBB
Menurut Wiwin, pihaknya memprediksi terjadi peningkatan jumlah kebutuhan hewan kurban di Bandung Barat tahun ini, diperkirakan mencapai dua persen. Peningkatan ini didasarkan pada jumlah hewan yang diperiksa, di mana tahun sebelumnya tercatat 11.944 hewan kurban. Kebutuhan hewan kurban ini tidak hanya dipenuhi dari peternak lokal di Bandung Barat, tetapi juga didatangkan dari luar daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta untuk memastikan pasokan yang memadai.
- Tips Memilih Hewan Kurban Sehat:
- Perhatikan kondisi fisik hewan: bulu bersih, mata cerah, tidak pincang, nafsu makan baik.
- Pastikan hewan memiliki label sehat resmi dari dinas terkait.
- Beli dari pedagang terpercaya atau peternakan yang sudah dikenal.
- Pilih hewan yang cukup umur dan tidak cacat sesuai syariat Islam.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, diharapkan seluruh masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan tenang, serta mendapatkan hewan kurban yang sehat dan berkualitas.
Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar