x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Bandung Punya Puluhan Ribu Ton Beras Bulog Wajib Gercep!

Sorajabar.com - Isu ketahanan pangan selalu menjadi perhatian utama, apalagi jika menyangkut ketersediaan komoditas pokok seperti Beras. Kabar gembira datang dari wilayah kerja Bulog Cabang Bandung, yang kini tengah 'banjir' stok beras. Namun, kabar baik ini juga menyisakan kekhawatiran serius jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Potensi kerusakan mutu beras menjadi ancaman nyata jika tidak segera didistribusikan.

Stok Beras Melimpah Ruah, Amankah untuk Jangka Panjang?

Saat ini, Bulog Cabang Bandung memiliki total stok beras mencapai angka fantastis, yakni 29.754 ton. Jumlah ini terbagi di tiga gudang utama: Gudang Cisaranten Kidul dengan 10.654 ton, Gudang Utama Cimahi menyimpan 10.100 ton, dan Gudang Paseh Sumedang menampung 9.000 ton. Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, mengapresiasi tata kelola penyimpanan yang baik di gudang-gudang tersebut.

Namun, apresiasi ini datang bersamaan dengan kekhawatiran mendalam. Rajiv menyoroti risiko kerusakan mutu beras jika stok sebanyak itu tersimpan terlalu lama di gudang. "Penyimpanannya bagus, tapi saya cemas dengan penyerapan yang tinggi, jika kalau tidak diimbangi dengan penyaluran atau distribusi yang cepat bisa merusak mutu beras yang disimpan di tiga Gudang bulog ini," tegas Rajiv.

Menurutnya, meskipun stok beras medium di Bandung Raya (mencakup Kabupaten Bandung, Cimahi, dan Sumedang) dikatakan aman bahkan cenderung melebihi kapasitas gudang, kondisi ini bisa menjadi bumerang. Stok yang melimpah harus segera diikuti dengan langkah percepatan distribusi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, bukan malah berujung pada kerugian karena penurunan kualitas.

Strategi Jitu Bulog Mencegah Kerugian dan Menjaga Kualitas Beras

Melihat kondisi ini, Rajiv mendorong Bulog untuk tidak hanya berfokus pada penyimpanan, melainkan juga memperkuat sistem distribusi. Bulog memiliki peranan krusial dalam urusan beras, memastikan pasokan tersedia dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Beberapa langkah strategis yang diusulkan oleh Rajiv untuk Bulog antara lain:

  • Percepatan Penyaluran Beras Medium: Mempercepat distribusi ke wilayah yang membutuhkan melalui berbagai program, seperti bantuan pangan, operasi pasar, atau program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Ini penting agar beras segera sampai ke tangan konsumen sebelum kualitasnya menurun.
  • Prinsip Rotasi Stok yang Disiplin: Menerapkan mekanisme First In, First Out (FIFO) secara disiplin. Beras yang pertama kali masuk ke gudang harus menjadi yang pertama disalurkan, sehingga tidak ada beras yang terlalu lama mengendap.
  • Pemetaan Kebutuhan Beras: Melakukan pemetaan kebutuhan beras yang akurat di wilayah Bandung Raya, Kabupaten Bandung, Cimahi, Sumedang, dan daerah sekitarnya. Distribusi tidak hanya berdasarkan ketersediaan stok, tetapi juga didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
  • Korelasi Data Stok dengan Harga Pasar: Menghubungkan data stok yang aman di gudang dengan data kebutuhan dan harga di pasar. "Jangan sampai stok beras terlihat aman di gudang, tetapi masyarakat masih menghadapi harga tinggi di pasar," imbuhnya.

Sinergi Kuat demi Ketahanan Pangan Jawa Barat

Selain langkah-langkah di atas, Rajiv juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antarpihak. Ia menyarankan agar koordinasi antara Bulog, pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional, dinas perdagangan, dan dinas ketahanan pangan diperkuat. Kolaborasi ini krusial untuk memastikan penyaluran beras berjalan tepat sasaran, terutama kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan wilayah yang mengalami tekanan harga.

Pengawasan kualitas beras juga tidak boleh luput dari perhatian. Dengan jumlah stok yang sangat besar di tiga gudang utama Bulog Cabang Bandung, pemeriksaan kualitas secara berkala menjadi sangat penting. Hal ini untuk menjamin bahwa beras yang disalurkan tetap layak konsumsi dan sesuai standar yang berlaku.

Dengan percepatan distribusi dan manajemen yang tepat, surplus stok beras di Bulog Bandung tidak hanya menjamin ketersediaan pangan, tetapi juga menjaga stabilitas harga dan kualitas bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Bandung Punya Puluhan Ribu Ton Beras Bulog Wajib Gercep!
  • Bandung Punya Puluhan Ribu Ton Beras Bulog Wajib Gercep!
  • Bandung Punya Puluhan Ribu Ton Beras Bulog Wajib Gercep!
  • Bandung Punya Puluhan Ribu Ton Beras Bulog Wajib Gercep!
  • Bandung Punya Puluhan Ribu Ton Beras Bulog Wajib Gercep!
  • Bandung Punya Puluhan Ribu Ton Beras Bulog Wajib Gercep!

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW