x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Viral! TKW Majalengka Bersuara Demi Anak Korban Kekerasan

Sorajabar.com - Kisah pilu seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Majalengka baru-baru ini menyita perhatian publik di media sosial. Melalui akun TikTok-nya, @kekey6644, ia mengunggah sebuah surat terbuka yang ditujukan kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman, serta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam video yang viral tersebut, sang ibu memohon bantuan dan keadilan atas kasus yang menimpa kedua putrinya yang masih di bawah umur.

Perempuan yang saat ini bekerja jauh di Abu Dhabi itu mengungkapkan bahwa kedua anaknya telah menjadi korban pencabulan. Lebih menyayat hati, pelaku kekerasan tersebut disebut-sebut adalah orang dekat yang masih memiliki hubungan keluarga. Ia mengaku telah melaporkan kasus ini ke Polres Majalengka sejak tanggal 29 Januari 2026, namun hingga kini, keadilan yang dinantikannya belum juga tiba.

Jeritan Hati Seorang Ibu dari Perantauan

Dalam curhatannya yang penuh haru, sang ibu menjelaskan alasannya memilih media sosial sebagai wadah untuk menyuarakan keresahannya. Sebagai seorang ibu yang terpisah jarak oleh lautan dan kesibukan mencari nafkah di negeri orang, ia merasa kebingungan dalam mencari keadilan bagi anak-anaknya. Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk membuka aib keluarga, melainkan demi masa depan dan perlindungan kedua buah hatinya yang tak berdosa.

Dengan bahasa Sunda yang tulus, ia menyampaikan permohonan, “Abdi nuhunkeun bantosan na, hapunten sateuacan na bilih kirang sopan abdi nyarios di media sosial sanes bade koar-koar ngumbar aib keluarga. Da sabener na mah isin tos ibur, ngan abdi nu jadi ibu na mencari keadilan kangge kedua putri abdi.” Yang berarti, “Saya mohon bantuannya, mohon maaf sebelumnya jika kurang sopan saya berbicara di media sosial, bukan untuk mengumbar aib keluarga. Sebenarnya malu sudah ramai, tapi saya yang jadi ibunya mencari keadilan untuk kedua putri saya.”

Ia melanjutkan ceritanya dengan detail, “Bapak, kedua putri abdi teh jadi korban pencabulan anak di bawah umur. Pelaku na orang dekat, masih keluarga. Tos bikin laporan ka Polres Majalengka tanggal 29 Januari, hasil visum tos kaluar tapi si pelaku na can ditangkap bae nepi ayeuna, masih bebas berkeliaran.” Curhatan ini menggarisbawahi kegelisahannya karena hasil visum sudah keluar, namun pelaku masih bebas berkeliaran tanpa adanya penangkapan.

Respons Cepat Pihak Kepolisian Majalengka

Menanggapi viralnya kasus ini, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Majalengka, AKP Yayan Suripna, memastikan bahwa kasus tersebut telah ditangani secara serius oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Penanganan kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak ini telah dilaporkan pada 29 Januari 2026 dan tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/52/I/2026/SPKT/Polres Majalengka/Polda Jabar atas nama pelapor Ade Karto.

Penyidikan resmi kasus ini dimulai setelah diterbitkannya Surat Perintah Penyidikan pada 31 Maret 2026, diikuti dengan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada 1 April 2026. Dalam proses penyidikan, pihak kepolisian telah menetapkan seorang tersangka berinisial Roup Bin (Alm) Warma melalui surat penetapan tertanggal 10 April 2026.

Tantangan Penegakan Hukum dan Komitmen Polisi

AKP Yayan Suripna juga menjelaskan bahwa penyidik telah melakukan serangkaian tindakan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan terhadap korban, saksi, serta terlapor. Barang bukti juga telah disita, dan korban telah menjalani visum et repertum, dengan hasil yang menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan. Ini mengindikasikan adanya bukti kuat atas tindak pidana yang terjadi.

Meskipun demikian, ada kendala dalam proses penegakan hukum. Tersangka hingga saat ini belum berhasil diamankan. Pihak kepolisian telah dua kali melayangkan surat panggilan, namun yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan tersebut. Selanjutnya, Surat Perintah Membawa juga telah diterbitkan, namun tersangka tidak ditemukan di kediamannya.

Saat ini, polisi terus melakukan pencarian intensif terhadap tersangka guna proses hukum lebih lanjut. Polres Majalengka menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan, serta memberikan perlindungan maksimal kepada korban sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat diharapkan tetap bersabar dan percaya pada proses hukum yang sedang berjalan.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Viral! TKW Majalengka Bersuara Demi Anak Korban Kekerasan
  • Viral! TKW Majalengka Bersuara Demi Anak Korban Kekerasan
  • Viral! TKW Majalengka Bersuara Demi Anak Korban Kekerasan
  • Viral! TKW Majalengka Bersuara Demi Anak Korban Kekerasan
  • Viral! TKW Majalengka Bersuara Demi Anak Korban Kekerasan
  • Viral! TKW Majalengka Bersuara Demi Anak Korban Kekerasan

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW