x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Terkuak Alasan Mang Bono Berpakaian Minim di Kasepuhan Sukabumi

Sorajabar.com - Dunia maya kembali dihebohkan dengan sebuah insiden yang melibatkan Konten Kreator di tengah prosesi adat sakral. Kali ini, polemik datang dari Kasepuhan Gelar Alam, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, di mana sebuah video yang menampilkan pria berpakaian minim menuai badai kritik dari warganet. Dua sosok di balik video kontroversial tersebut, Mang Bono dan Mang Ayek, kini telah buka suara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Awal Mula Kontroversi: Video Viral di Kasepuhan Gelar Alam

Insiden yang memicu kegaduhan ini terjadi saat perhelatan khitanan putra kedua pimpinan tertinggi Kasepuhan Gelar Alam, Abah Ugi Sugriana Rakasiwi, pada Jumat, 10 April 2026. Dalam video yang kemudian viral di berbagai platform media sosial, Mang Bono terlihat tampil dengan pakaian yang sangat minim, mengenakan bra perempuan dan celana dalam, sementara Mang Ayek turut mendampingi di atas panggung. Aksi ini sontak memicu gelombang kecaman dari netizen, yang menilai penampilan tersebut sangat tidak pantas dan melecehkan kesakralan lingkungan kasepuhan.

Banyak komentar negatif bermunculan, menyoroti kurangnya etika dan penghargaan terhadap nilai-nilai Budaya lokal yang dijunjung tinggi di Kasepuhan Gelar Alam. Video tersebut sempat diunggah oleh Mang Ayek sebelum akhirnya dihapus karena respons publik yang masif dan negatif. Kontroversi ini menjadi pengingat betapa cepatnya informasi menyebar dan bagaimana konten digital dapat memicu reaksi beragam dari masyarakat, terutama jika menyentuh sensitivitas budaya.

Klarifikasi Mang Bono: "Hanya Ingin Menghibur"

Menanggapi derasnya kritik, Mang Bono, pria yang menjadi pusat perhatian dalam video tersebut, akhirnya memberikan klarifikasi. Dalam sebuah rekaman video yang beredar luas, Mang Bono menegaskan bahwa tidak ada sedikitpun niat dari dirinya untuk melecehkan budaya atau adat istiadat Kasepuhan Gelar Alam. Ia mengaku bahwa aksinya semata-mata didasari oleh keinginan untuk meramaikan suasana dan menghibur para tamu yang hadir.

"Tidak ada maksud untuk pelecehan atau bagaimana, karena tanpa disengaja tadinya ingin meramaikan suasana supaya terhibur, ternyata malah viral sekali. Saya minta maaf atas video terkait yang menyebar viral," ujar Mang Bono dengan nada penyesalan. Ia juga menyatakan keberatan atas penyebaran videonya di media sosial dan memohon kepada seluruh warganet yang telah mengunggah untuk segera menghapus konten tersebut. "Saya tidak ada maksud melecehkan budaya. Itu tanpa sengaja, tadinya pikiran hanya ingin menghibur. Mohon dihapus sekali lagi demi Kasepuhan," tambahnya, menunjukkan keseriusannya dalam meminta maaf dan mengakhiri polemik.

Penjelasan Mang Ayek dan Mediasi Kekeluargaan

Mang Ayek, yang turut hadir di atas panggung bersama Mang Bono, juga memberikan penjelasannya. Ia mengaku bahwa kehadirannya adalah dalam rangka memenuhi kewajiban pekerjaan atau endorsement. Ia mengungkapkan bahwa ini adalah pengalaman perdana mereka tampil di panggung kasepuhan dan ia sendiri tidak mengetahui secara pasti konsep penampilan Mang Bono.

"Kami tidak ada maksud menodai budaya. Saya sendiri tidak tahu kalau ada rencana konsep seperti itu (pakaian minim). Begitu naik ke panggung, saya kira Mang Bono akan memakai celana panjang saja," tutur Mang Ayek. Ia juga menduga bahwa Mang Bono mungkin tidak akan melakukan aksi tersebut jika tidak ada pihak yang menginstruksikannya. Setelah menyadari respons negatif di media sosial, Mang Ayek segera berkoordinasi dengan rekannya, Pak Budi (BM), untuk menghapus semua postingan terkait di Facebook maupun Instagram. "Saya sempat bertanya ke Pak Budi karena sudah ada Berita-berita negatif, lalu disarankan untuk dihapus saja. Akhirnya semua saya hapus," jelasnya.

Hal yang menggembirakan, permasalahan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Mang Ayek mengungkapkan bahwa ia dan tim telah berkomunikasi langsung dengan pihak kasepuhan dan mendapatkan maaf dari Abah Ugi. "Alhamdulillah Abah Ugi sudah memaafkan saya, Mang Bono, dan tim. Saya bahkan diberikan kenang-kenangan berupa 'Iket' dari Ciptagelar. Intinya kami ingin tetap melestarikan budaya Sunda yang terbaik," pungkas Mang Ayek, menandakan bahwa insiden ini telah ditutup dengan damai dan saling pengertian.

Pelajaran Penting: Etika dan Respek Terhadap Budaya Lokal

Kasus video viral di Kasepuhan Gelar Alam ini menjadi cermin penting bagi para konten kreator dan masyarakat luas tentang betapa krusialnya menjaga etika dan menghormati nilai-nilai budaya, terutama di lingkungan adat yang sakral. Meskipun niat untuk menghibur itu baik, pemahaman mendalam tentang konteks tempat dan tradisi yang ada menjadi kunci utama agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau bahkan menyinggung perasaan komunitas.

  • Pentingnya Riset: Sebelum tampil atau membuat konten di lokasi adat, lakukan riset mendalam tentang tradisi dan kebiasaan setempat.
  • Koordinasi dengan Pihak Adat: Selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan tokoh atau pemangku adat untuk memastikan bahwa konten atau penampilan tidak bertentangan dengan nilai-nilai mereka.
  • Tanggung Jawab Konten Kreator: Para kreator memiliki tanggung jawab besar untuk menciptakan konten yang tidak hanya menarik tetapi juga mendidik dan menghormati.
  • Pembelajaran Bersama: Insiden ini adalah kesempatan bagi semua pihak untuk belajar, baik dari sisi kreator maupun masyarakat, untuk lebih bijak dalam berkarya dan menanggapi.

Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar lebih peka terhadap perbedaan budaya dan menjunjung tinggi kearifan lokal. Budaya adalah identitas bangsa yang harus dilestarikan dengan penuh hormat.

Ikuti terus berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Terkuak Alasan Mang Bono Berpakaian Minim di Kasepuhan Sukabumi
  • Terkuak Alasan Mang Bono Berpakaian Minim di Kasepuhan Sukabumi
  • Terkuak Alasan Mang Bono Berpakaian Minim di Kasepuhan Sukabumi
  • Terkuak Alasan Mang Bono Berpakaian Minim di Kasepuhan Sukabumi
  • Terkuak Alasan Mang Bono Berpakaian Minim di Kasepuhan Sukabumi
  • Terkuak Alasan Mang Bono Berpakaian Minim di Kasepuhan Sukabumi

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW