x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Kisah Haru Kakek Indramayu Tinggal Berdampingan Ternak di Usia Senja

Sorajabar.com - Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, masih banyak kisah pilu yang tersembunyi di sudut-sudut pedesaan. Salah satunya adalah kisah Mbah Kamsori (65), seorang kakek di Desa Sumbermulya, Kecamatan Haurgeulis, Indramayu. Hidup sebatang kara, ia tak punya pilihan selain menjadikan rumah sederhananya sebagai tempat tinggal sekaligus kandang bagi hewan-hewan peliharaannya.

Kondisi rumah Mbah Kamsori sungguh memprihatinkan. Dengan dinding seadanya, ia tidur, beristirahat, dan menghabiskan malam dalam satu atap bersama kambing, ayam, dan burung miliknya. Sebuah sekat kayu yang longgar menjadi satu-satunya pembatas antara area tidurnya dengan kandang ternak. Aroma menyengat yang mungkin tak tertahankan bagi kebanyakan orang, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kesehariannya selama puluhan tahun.

Menguak Tirai Kehidupan Kamsori di Sumbermulya

Mbah Kamsori tidak memiliki kamar pribadi. Bahkan, fasilitas mandi yang ada pun jauh dari kata layak. Jamban yang ia gunakan hanyalah sebatang bambu yang ditutupi karung plastik seadanya, tanpa privasi yang memadai. Namun, di tengah segala keterbatasan itu, semangat hidupnya tak pernah padam. Ia menjalani setiap hari dengan rasa syukur, seolah kondisi tersebut adalah takdir yang harus diterima.

Setiap pagi, Mbah Kamsori memulai harinya dengan salat Subuh. Setelah itu, ia bergegas mencari nafkah. Kadang ia mencangkul di sawah sebagai petani buruh, kadang pula menjadi buruh bangunan. Sepulang bekerja, bukannya beristirahat, ia masih harus menyempatkan diri mencari rumput segar di ladang atau pinggir jalan untuk pakan kambing-kambingnya. Sebuah rutinitas berat yang terus ia lakoni di usia senjanya.

Perjuangan Sehari-hari dan Nestapa di Usia Senja

Pria berusia 65 tahun ini hidup dalam kesendirian. Ia pernah menikah, namun kini telah bercerai, dan tak memiliki anak yang bisa menemaninya di hari tua. Kesunyian dan nestapa menjadi teman setianya. Ketika ditanya kabar, ia hanya menjawab singkat, “Baik,” sebuah jawaban yang menyiratkan ketegaran dan keengganan untuk mengeluh.

Mbah Kamsori telah menempati rumah sekaligus kandang ini selama 24 tahun. Sebelumnya, ia tinggal bersama orang tuanya. Namun setelah kedua orang tuanya tiada, ia harus berjuang sendiri untuk bertahan hidup di ruang sederhana yang kini menjadi saksi bisu perjuangannya. “Sudah biasa,” katanya pelan, menanggapi kondisi lingkungan yang lembap dan bau kandang yang menyengat.

Antara Keluhan dan Seberkas Harapan

Meski terlihat tegar, Mbah Kamsori tak sepenuhnya tanpa keluhan. Saat hujan deras tiba, atap rumahnya tak mampu menahan air, menyebabkan kebocoran di mana-mana. Air bahkan bisa masuk dan membanjiri bagian dalam rumah, membuatnya sulit tidur. Selain itu, nyamuk-nyamuk seringkali menjadi gangguan di malam hari, menambah ketidaknyamanan dalam tidurnya.

Di balik semua itu, tersimpan satu harapan yang sangat sederhana namun begitu besar baginya: memiliki rumah yang layak. “Pengen, sebenarnya,” ujarnya lirih. Keinginan itu terasa jauh untuk diwujudkan. Ia pernah memiliki sebidang tanah, namun terpaksa dijual untuk kebutuhan hidup. Kini, tak ada lagi lahan yang bisa ia jadikan pondasi untuk membangun impiannya.

“Saya pengen punya rumah tapi ‘ngarep’ kalau ada yang bantu bangunin rumah,” tambahnya, menggantungkan asa pada uluran tangan orang lain. Di usia senja, Mbah Kamsori hanya bisa bertahan, menjalani hari demi hari dengan apa adanya. Semoga seberkas harapan sederhana itu bisa menemukan jalannya, mewujudkan mimpi memiliki tempat tinggal yang lebih layak. Doa dan dukungan untuk Mbah Kamsori agar bisa melewati sisa hidupnya dengan lebih tenang dan nyaman.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Kisah Haru Kakek Indramayu Tinggal Berdampingan Ternak di Usia Senja
  • Kisah Haru Kakek Indramayu Tinggal Berdampingan Ternak di Usia Senja
  • Kisah Haru Kakek Indramayu Tinggal Berdampingan Ternak di Usia Senja
  • Kisah Haru Kakek Indramayu Tinggal Berdampingan Ternak di Usia Senja
  • Kisah Haru Kakek Indramayu Tinggal Berdampingan Ternak di Usia Senja
  • Kisah Haru Kakek Indramayu Tinggal Berdampingan Ternak di Usia Senja

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW