x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Ketabahan Ibu Karti: 20 Tahun Rawat Anak Depresi di Indramayu

Sorajabar.com - Di balik hiruk pikuk kehidupan modern, masih banyak kisah perjuangan yang tersembunyi, menanti untuk dibagikan. Salah satunya adalah kisah Ibu Karti, seorang janda lansia berusia 66 tahun yang tinggal di Desa Totoran, Blok Buyut Sarip, Kecamatan Pasekan, Indramayu. Selama lebih dari dua dekade, ia memikul beban berat yang tak terbayangkan: merawat dua anaknya yang mengidap depresi berat, seorang diri.

20 Tahun Pengabdian Tanpa Henti Sang Ibu

Kisah pilu Karti bukanlah cerita baru. Sudah 20 tahun lebih ia menjalani hari-hari penuh tantangan. Suaminya telah tiada sekitar 10 tahun lalu, meninggalkan Karti dengan lima orang anak. Tiga di antaranya telah berkeluarga dan menempuh jalan hidup masing-masing. Namun, dua anak laki-lakinya, Miska (akrab disapa Jebod) dan Kastiwan, masih hidup dalam cengkeraman gangguan mental yang parah.

Kondisi rumah Karti mencerminkan kerasnya hidup yang ia jalani. Meskipun berlantai keramik, dinding-dindingnya banyak yang mengelupas, menampilkan pemandangan yang kumuh dan jauh dari kata terawat. Setiap sudut rumah seakan menjadi saksi bisu perjuangan tanpa akhir seorang ibu.

Dua Putra, Dua Kisah Pilu yang Berbeda

Miska, putra pertama Karti yang mengalami depresi, memiliki kisah yang sangat menyayat hati. Awalnya, ia dirawat di dalam rumah. Namun, karena sering buang air sembarangan dan kondisi yang sulit dikendalikan, Karti terpaksa membuatkan sebuah gubuk kecil di belakang rumah. Di tempat sempit itulah Miska kini menjalani seluruh aktivitasnya: makan, tidur, dan menghabiskan hari-harinya.

Pernah suatu waktu, demi keselamatan Miska sendiri dan orang lain, Karti harus merantainya. Kini, rantai itu telah dilepas karena kondisi Miska yang semakin lemah dan minim pergerakan. Sebuah keputusan berat yang diambil demi kebaikan, namun menyimpan luka yang mendalam di hati seorang ibu.

Penderitaan Karti tak berhenti di situ. Putra keduanya, Kastiwan, juga menderita depresi setelah perceraian yang dialaminya. Berbeda dengan Miska, Kastiwan cenderung mengurung diri di dalam kamar, menjauh dari interaksi Sosial dan dunia luar. Kondisi ini menambah deret panjang beban psikologis dan ekonomi yang harus ditanggung Karti sendirian.

Ketahanan Ekonomi yang Kian Terbatas

Hidup dalam keterbatasan ekonomi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian Karti. Untuk sekadar memenuhi kebutuhan makan, Karti seringkali harus bergantung pada uluran tangan tetangga dan kerabat. Tak jarang, ia harus berutang demi beras dan lauk pauk, sebuah realita pahit yang harus ia telan setiap hari. Namun, kebaikan hati orang-orang di sekelilingnya menjadi oase di tengah gurun kesulitan.

"Makan seadanya, kadang harus berharap sama saudara, sebenarnya saya utang tapi malah dikasih aja nggak usah utang katanya, kadang-kadang beras 2 sampai 3 kilogram sama duit Rp25 ribu, kadang ada pepaya yang udah matang dikasih ke saya, pokoknya macam-macam, lah, saya dapat dari saudara," ungkapnya lirih menggunakan bahasa Indramayu yang medok.

Kutipan ini bukan hanya sekadar kalimat, melainkan gambaran nyata betapa kuatnya ikatan sosial dan kepedulian di tengah masyarakat pedesaan. Meski demikian, kepedulian ini tidak lantas menghilangkan beban Karti, melainkan sekadar meringankan sedikit dari gunung penderitaan yang ia pikul.

Refleksi dan Harapan untuk Wong Dermayu

Kisah Ibu Karti adalah cerminan dari tantangan besar yang masih dihadapi banyak keluarga, khususnya di daerah seperti Indramayu. Persoalan Kesehatan Mental, stigma yang menyertainya, serta kemiskinan yang melilit, merupakan kombinasi kompleks yang membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.

Di balik rumah sederhana di Desa Totoran itu, tersimpan pelajaran berharga tentang ketabahan, pengorbanan, dan cinta seorang ibu yang tak pernah pudar. Cinta yang melampaui segala keterbatasan, bahkan ketika dunia terasa runtuh di pundaknya. Karti adalah pahlawan tanpa tanda jasa, yang terus berjuang demi anak-anaknya, dalam kondisi apa pun.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Ketabahan Ibu Karti: 20 Tahun Rawat Anak Depresi di Indramayu
  • Ketabahan Ibu Karti: 20 Tahun Rawat Anak Depresi di Indramayu
  • Ketabahan Ibu Karti: 20 Tahun Rawat Anak Depresi di Indramayu
  • Ketabahan Ibu Karti: 20 Tahun Rawat Anak Depresi di Indramayu
  • Ketabahan Ibu Karti: 20 Tahun Rawat Anak Depresi di Indramayu
  • Ketabahan Ibu Karti: 20 Tahun Rawat Anak Depresi di Indramayu

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW