x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Geger! Raja Senpi Ilegal Jabar Beraksi 2 Dekade Kini Dicokok Polisi

Sorajabar.com - Kabar mengejutkan datang dari ranah hukum Jawa Barat. Setelah dua dekade beroperasi dalam bayang-bayang ilegal, seorang pria yang dikenal sebagai ahli pembuat dan penjual senjata api ilegal berjuluk 'Ki Bedil' akhirnya dicokok aparat kepolisian. Penangkapan ini menjadi sorotan utama, mengingat panjangnya sepak terjang pelaku yang selama ini meresahkan keamanan masyarakat.

Siapa Sebenarnya Ki Bedil? Jejak Gelap Raja Senpi Ilegal

TS alias Ki Bedil bukanlah nama baru di dunia bawah tanah Jawa Barat. Ia dikenal luas sebagai seorang pakar dalam merakit senjata api ilegal, khususnya jenis revolver atau pistol, dengan kualitas yang tidak bisa dianggap remeh. Kepala Satresmob Bareskrim Polri Kombes Polisi Arsya Khadafi mengungkapkan, Ki Bedil telah menjalankan bisnis haramnya ini selama 20 tahun. Sebuah rentang waktu yang sangat panjang, menandakan betapa licinnya jejak pelaku selama ini.

Mirisnya, mayoritas pembeli senjata dari Ki Bedil adalah para pelaku kejahatan jalanan (street crime) dan pemburu liar. Implikasi dari peredaran senjata ilegal ini tentu sangat mengerikan, sebab senjata-senjata tersebut berpotensi besar digunakan untuk tindak kejahatan serius, mulai dari perampokan, penganiayaan, hingga kejahatan yang lebih sadis, mengancam keselamatan dan ketenteraman warga Jawa Barat. Penangkapan Ki Bedil menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam memberantas praktik ilegal yang membahayakan nyawa dan harta benda masyarakat.

Kronologi Penangkapan: Berawal dari Seorang Broker

Operasi penangkapan Ki Bedil merupakan bagian integral dari upaya Polri memberantas peredaran senjata api ilegal yang kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas. Arsya menjelaskan, penangkapan ini bermula dari penindakan yang dilakukan pada Senin, 6 April 2026. Momen krusial tersebut terjadi di Warung Nasi Ampera, Jalan Raya Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Lokasi ini dipilih karena dicurigai menjadi titik transaksi atau pertemuan para pelaku.

Di lokasi tersebut, tim Satresmob Bareskrim Polri berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial AS. Peran AS dalam jaringan ini cukup vital, yakni sebagai perantara atau broker dalam transaksi jual beli senjata api ilegal. Dari tangan AS, polisi menyita sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan keterlibatannya, antara lain:

  • Satu unit pistol jenis SIG Sauer P226 lengkap dengan magasin.
  • Satu unit sampel senjata laras panjang yang belum rampung.
  • Dua butir peluru kaliber 22.
  • Beberapa barang pribadi seperti jaket hitam dan tas pancing, yang diduga digunakan untuk menyamarkan aktivitas ilegal.

Pengembangan Kasus Menuju Jantung Produksi Senjata

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap AS, tim penyidik tidak berhenti begitu saja. Mereka segera melakukan pengembangan kasus dengan membagi personel menjadi dua kelompok yang bergerak simultan untuk menggali informasi lebih dalam. Tim pertama menyisir kediaman AS di wilayah Rancaekek Kulon, Kabupaten Bandung. Di sana, polisi kembali menemukan bukti-bukti krusial yang lebih rinci, termasuk berbagai jenis amunisi dalam jumlah signifikan. Mulai dari peluru beragam kaliber, proyektil, hingga peralatan khusus seperti mata bor yang diyakini digunakan dalam proses produksi senjata api ilegal. Penemuan ini menunjukkan skala operasional yang lebih besar dari yang diperkirakan dan menegaskan adanya pabrik rumahan.

Sementara itu, tim kedua melaju ke wilayah Rancaekek Wetan, Kabupaten Bandung. Di lokasi inilah, puncak dari operasi berhasil dicapai. Tim berhasil meringkus target utama mereka, yaitu TS alias Ki Bedil. Dari tangan Ki Bedil, polisi menyita empat buah popor senjata laras panjang serta sejumlah alat yang digunakan secara khusus untuk merakit senjata api. Penemuan ini semakin memperjelas peran sentral Ki Bedil sebagai otak di balik produksi dan distribusi senjata-senjata mematikan tersebut, sekaligus mengungkap rantai pasokan kejahatan yang selama ini tersembunyi.

Pentingnya Penangkapan Ini bagi Keamanan Jawa Barat

Penangkapan Ki Bedil ini merupakan kemenangan besar bagi penegakan hukum dan keamanan masyarakat di Jawa Barat. Selama dua puluh tahun, jaringan ini telah memasok alat-alat kejahatan yang membahayakan nyawa banyak orang, dari kriminal jalanan hingga pemburu liar yang merusak ekosistem. Dengan terbongkarnya operasi Ki Bedil, diharapkan angka kejahatan jalanan dan perburuan liar yang menggunakan senjata api ilegal dapat ditekan secara signifikan, menciptakan rasa aman yang lebih besar bagi warga.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran senjata api ilegal hingga ke akar-akarnya demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga Jawa Barat. Masyarakat diharapkan juga turut aktif melaporkan jika menemukan indikasi kegiatan ilegal serupa, demi terciptanya kolaborasi yang kuat antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Geger! Raja Senpi Ilegal Jabar Beraksi 2 Dekade Kini Dicokok Polisi
  • Geger! Raja Senpi Ilegal Jabar Beraksi 2 Dekade Kini Dicokok Polisi
  • Geger! Raja Senpi Ilegal Jabar Beraksi 2 Dekade Kini Dicokok Polisi
  • Geger! Raja Senpi Ilegal Jabar Beraksi 2 Dekade Kini Dicokok Polisi
  • Geger! Raja Senpi Ilegal Jabar Beraksi 2 Dekade Kini Dicokok Polisi
  • Geger! Raja Senpi Ilegal Jabar Beraksi 2 Dekade Kini Dicokok Polisi

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW