Drama Priangan Timur Pencuri Nyemplung Sumur Hingga Beraksi Nyeleneh
Sorajabar.com - Priangan Timur memang tak pernah kehabisan cerita. Pekan ini, jagat maya dan kehidupan nyata di Tasikmalaya, Ciamis, hingga Garut dihebohkan oleh sederet peristiwa yang sukses membuat dahi berkerut, bahkan mengundang senyum kecut. Dari aksi nekat seorang pencuri yang terjun ke dalam sumur demi menghindari amarah majikan, hingga ulah seorang perempuan yang justru membuka celana saat tepergok mencuri, semua tersaji lengkap di sini. Tak ketinggalan, misteri penemuan jasad wanita di Pantai Santolo yang masih menyelimuti.
Pelaku Curanmor Ciamis Bersembunyi Dramatis di Dalam Sumur
Kisah ini bermula di Dusun Pendek, Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Ciamis. Seorang pria berinisial AP (38) menjadi sorotan setelah memilih cara yang sangat tidak biasa untuk bersembunyi. AP nekat menceburkan diri ke dalam sumur pada Selasa (14/4) lalu. Bukan tanpa alasan, aksi nekat ini dilakukannya demi menghindari kejaran majikan dan warga yang geram.
AP diduga telah mencuri dan menjual sepeda motor milik majikannya saat ia bekerja di sebuah pabrik tahu bulat di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pelarian panjang pria asal Ciamis ini akhirnya berakhir dramatis di dasar sumur yang terisi air. Kepala Desa Pamalayan, Agus Lutfi, mengonfirmasi kejadian ini, menceritakan bagaimana keberadaan AP di dalam sumur diketahui setelah majikannya dan warga melakukan pencarian intensif.
Proses evakuasi tidaklah mudah. Petugas kepolisian dari Polsek Cijeungjing yang tiba di lokasi sempat terkendala peralatan. Akhirnya, bantuan dari UPTD Damkar Ciamis harus diturunkan untuk mengangkat AP dari dasar sumur. “Mungkin maksudnya bersembunyi di sumur, tapi ketahuan. Majikannya itu sempat memarahinya dari atas sumur,” ujar Agus. Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono menambahkan bahwa AP telah mengakui perbuatannya. Motifnya, ia terdesak ingin pulang ke Ciamis namun tak memiliki ongkos. Uang hasil penjualan motor senilai Rp 1,6 juta pun ludes untuk biaya perjalanan dari Lombok ke Ciamis.
Menariknya, kasus ini tidak sampai ke jalur hukum yang rumit. Pihak korban dan pelaku sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Korban yang merupakan warga Baregbeg, Ciamis, membawa AP untuk penyelesaian lebih lanjut didampingi perangkat desa setempat. Sebuah akhir yang cukup tak terduga untuk drama pelarian yang dimulai dengan aksi pencurian.
Aksi Aneh Perempuan di Tasikmalaya Saat Kepergok Mencuri
Beralih ke Tasikmalaya, sebuah kejadian tak kalah mencengangkan terekam kamera pengawas (CCTV) di sebuah toko beras di Citeureup pada Rabu (15/4). Seorang perempuan muda berinisial MA (21) mencoba membobol laci penyimpanan uang di toko yang sedang ditinggal pemiliknya.
Namun, aksinya kepergok. Alih-alih melarikan diri atau ketakutan, MA justru melakukan tindakan yang membuat warga dan pemilik toko terperanjat: ia membuka celananya di depan umum! Aksi tak senonoh ini membuat warga yang hendak menginterogasi kebingungan. MA kemudian berlari ke tengah jalan dan duduk tanpa mengenakan celana. “Tadi kaget ada yang telanjang di jalan. Tahu kenapa, cuma teriak warga mah nyuri kepergok,” kata Aris, warga Singaparna.
Panit Reskrim Polsek Singaparna, Aipda Dwi Santosa, membenarkan kejadian ini. MA tidak berhasil membawa uang karena langsung diketahui pemilik toko. Dari keterangan awal, MA diketahui berasal dari salah satu panti asuhan di Tarogong Kaler, Garut, dan mengaku datang ke Singaparna seorang diri. Ia tidak mengetahui identitas orang tuanya dan mengaku tinggal di panti sejak bayi. Karena tidak ada kerugian yang dialami, pemilik toko tidak membuat laporan polisi. MA akhirnya diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya untuk penanganan lebih lanjut, mengingat ia juga sempat melakukan aksi serupa di Garut yang sempat viral.
Misteri Kematian Wanita Tua di Pantai Santolo Garut
Di ujung Priangan Timur, Garut, sebuah penemuan jasad wanita tua kembali menambah daftar misteri. Sesosok jasad wanita ditemukan mengambang di perairan Pantai Santolo pada Rabu (15/4). Kasat Polairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin menjelaskan, jasad tersebut ditemukan oleh nelayan bernama Jajang sekitar pukul 09.30 pagi.
Setelah evakuasi dan identifikasi, diketahui bahwa jasad tersebut adalah Asih, wanita berusia 66 tahun, warga Kampung Gunung Sulah, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Garut. Asih diprediksi sudah beberapa hari meninggal dan terapung di lautan. Namun, hingga kini, penyebab kematiannya masih menjadi teka-teki. “Masih kami lakukan pendalaman terhadap sebab kematian korban,” ucap Aep. Jasad Asih telah diserahkan kepada pihak keluarga setelah melalui pemeriksaan di rumah sakit setempat. Publik berharap misteri di balik kematian Asih dapat segera terungkap.
Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar