x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Cianjur Geger Bau Menyengat Warga Khawatir Air Sumur Tercemar

Sorajabar.com - Cianjur kembali dihebohkan dengan keluhan warga terkait dugaan Pencemaran Lingkungan. Kali ini, sorotan tertuju pada operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cilaku, yang merupakan bagian dari program pemerintah 'Makan Bergizi Gratis' (MBG). Warga Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, mengeluhkan bau menyengat tak sedap yang diduga berasal dari aktivitas dapur tersebut. Lebih mengkhawatirkan lagi, keluhan ini tidak hanya terbatas pada pencemaran udara, tetapi juga merembet pada kualitas air sumur warga yang disebut ikut terdampak, memicu kekhawatiran serius tentang kesehatan dan lingkungan hidup.

Bau Menyengat dan Air Sumur Tercemar: Warga Menderita Dampaknya

Mira Novita Dimyati (47), salah seorang warga yang paling vokal menyuarakan keresahannya, menuturkan bahwa bau tak sedap mulai tercium pekat sejak awal April 2026, tak lama setelah dapur MBG di wilayahnya mulai beroperasi. "Saat muncul bau menyengat dan air sumur di sekitar rumah berubah kualitas terkadang tercium bau juga dari air sumur," ujar Mira, mengungkapkan betapa parahnya kondisi yang mereka alami.

Dampak buruknya pun semakin terasa dalam keseharian. Mira bahkan melaporkan bahwa ikan-ikan di kolam miliknya mendadak mati secara misterius, kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia menduga kuat bahwa pencemaran ini disebabkan oleh rembesan limbah dari dapur MBG yang meresap ke sumber air dan kolam warga. Letak kolam dan sumur yang begitu dekat dengan saluran pembuangan limbah dari dapur tersebut memperbesar kemungkinan terjadinya rembesan, menimbulkan dugaan kuat adanya kebocoran atau pengelolaan limbah yang tidak memadai.

Bukan hanya lingkungan, kesehatan warga pun turut terancam. Mira mengaku penyakit asma yang dideritanya kerap kambuh sejak bau menyengat itu muncul. Selain asma, keluhan lain seperti batuk terus-menerus, kesulitan tidur, pusing, hingga tekanan darah tinggi juga dialaminya. Air sumur yang biasanya mereka gunakan sehari-hari kini bahkan tidak layak minum dan menyebabkan gatal-gatal di kulit. "Padahal itu sumur bor yang biasa dipakai sehari-hari," keluhnya, menggambarkan keputusasaan warga yang bergantung pada air sumur tersebut.

Menanggapi situasi ini, Mira mengaku telah melakukan berbagai upaya. Ia telah melaporkan persoalan ini ke pengurus lingkungan setempat, mulai dari RT hingga RW. Tak hanya itu, ia juga telah membawa sampel air sumur ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur untuk ditindaklanjuti, berharap ada investigasi dan solusi konkret dari pemerintah daerah. "Harapan saya sederhana, jalankan sesuai aturan. Kalau memang belum lengkap izinnya, jangan dulu beroperasi. Pemerintah harus adil dan menindaklanjuti keluhan warga," tegas Mira, menyerukan keadilan dan tanggung jawab lingkungan.

SPPG Cilaku Berkilah: Bau Masakan, Bukan Limbah

Di sisi lain, Kepala SPPG Cilaku Sukasari 3, Aulia Rachman, menepis tudingan bahwa bau menyengat yang dikeluhkan warga berasal dari limbah buangan. Menurut Aulia, aroma tersebut sebenarnya adalah bau masakan yang memang tercium saat proses produksi makanan sedang berlangsung. "Kalau bau limbah tidak. Karena kami memakai IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah) dari perusahaan. Keluhan warga kemarin itu bukan bau limbah tapi ke bau masakan, karena memang kami sedang produksi makanan," jelasnya.

Aulia juga mengklaim bahwa pihaknya telah melakukan pembaruan signifikan dalam sistem pengolahan limbah. Jika sebelumnya menggunakan sistem konvensional, kini telah diganti dengan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang disediakan oleh pihak perusahaan. "Sebelumnya memang pakai sistem konvensional, sekarang sudah diganti. Dari minggu lalu sudah dipasang IPAL baru dari perusahaan, dan sudah dapat izin," katanya, memastikan bahwa sistem yang digunakan telah sesuai standar teknis dan dilengkapi dengan perawatan rutin.

Terkait keluhan warga, Aulia Rachman menyatakan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Mereka telah melakukan tindak lanjut, termasuk mendatangi langsung warga yang mengeluh dan berpartisipasi dalam proses mediasi yang difasilitasi oleh pemerintah desa setempat. Hal ini menunjukkan upaya dari pihak SPPG untuk menyelesaikan masalah yang muncul.

DLH Cianjur Temukan Kejanggalan Pengelolaan IPAL

Meski pihak SPPG mengklaim telah menggunakan sistem yang memadai, hasil monitoring dan evaluasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur menunjukkan temuan yang berbeda. Kepala DLH Kabupaten Cianjur, Komarudin, menyatakan bahwa pihaknya memang telah melakukan investigasi terkait dugaan pencemaran ini. "Beberapa waktu lalu kami sudah lakukan monitoring dan evaluasi, memang ditemukan pengelolaan IPAL-nya belum sesuai standar," ungkap Komarudin, mengkonfirmasi adanya masalah dalam pengelolaan limbah.

Menyikapi temuan tersebut, DLH tidak tinggal diam. Mereka telah memberikan teguran keras dan meminta agar perbaikan segera dilakukan oleh pengelola dapur MBG. "Kami sudah minta segera diperbaiki. Pekan ini akan kami cek lagi apakah sudah diperbaiki atau masih ada kekurangan," pungkas Komarudin, menegaskan komitmen DLH untuk memastikan standar lingkungan terpenuhi. Harapan besar kini berada di pundak pemerintah daerah dan pengelola SPPG agar masalah ini segera teratasi, demi kesehatan dan kenyamanan warga Sukasari serta keberlangsungan program pemerintah yang strategis ini.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Cianjur Geger Bau Menyengat Warga Khawatir Air Sumur Tercemar
  • Cianjur Geger Bau Menyengat Warga Khawatir Air Sumur Tercemar
  • Cianjur Geger Bau Menyengat Warga Khawatir Air Sumur Tercemar
  • Cianjur Geger Bau Menyengat Warga Khawatir Air Sumur Tercemar
  • Cianjur Geger Bau Menyengat Warga Khawatir Air Sumur Tercemar
  • Cianjur Geger Bau Menyengat Warga Khawatir Air Sumur Tercemar

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW