x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Terungkap Rudal Iran Kalahkan Jet Siluman F-35 Teranyar!

Sorajabar.com - Jet tempur siluman F-35 Lightning II dari Amerika Serikat telah lama dikenal sebagai simbol supremasi udara, pesawat tercanggih yang dirancang untuk tak terlihat oleh radar musuh. Namun, sebuah klaim mengejutkan dari Iran baru-baru ini mengguncang dunia pertahanan: F-35 dikabarkan berhasil ditembak rudal darat ke udara buatan Iran. Jika benar, insiden ini berpotensi mengubah pandangan tentang keampuhan teknologi siluman dan peta kekuatan militer global.

Melansir laporan dari detikInet, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi keberhasilan penembakan jet siluman ini. Meskipun pihak Amerika Serikat menyatakan pesawatnya terkena rudal namun masih mampu melakukan pendaratan darurat, klaim ini tetap memicu perdebatan sengit di kalangan ahli militer. Bagaimana mungkin jet yang dirancang untuk "menghilang" dari radar bisa menjadi sasaran empuk rudal darat? Inilah yang membuat dunia penasaran.

Insiden ini menjadi sangat krusial karena F-35 adalah jet tempur generasi kelima yang mengandalkan teknologi siluman canggih untuk menghindari deteksi radar lawan. Konon, rudal yang berhasil mengenai F-35 tersebut adalah AD-08 Majid, sebuah sistem pertahanan udara yang sepenuhnya dikembangkan oleh Iran. Rudal ini pertama kali diperkenalkan pada parade militer Iran April 2021 lalu dan merupakan produk kebanggaan Defence Industries Organization.

Spesifikasi dan Kecanggihan Rudal Majid

Rudal AD-08 Majid bukanlah rudal sembarangan. Sistem ini dirancang khusus untuk menghadapi ancaman udara dengan karakteristik unik. Berikut adalah beberapa detail mengenai rudal buatan Iran ini:

  • Jangkauan Efektif: Rudal Majid memiliki jarak jelajah hingga sekitar 8 kilometer.
  • Ketinggian Operasi: Mampu mencapai ketinggian hingga 6 kilometer, membuatnya efektif untuk menargetkan pesawat pada ketinggian rendah hingga menengah.
  • Sistem Peluncur: Peluncurnya bersifat mobile dan dapat dipasang pada kendaraan taktis Aras-2. Setiap peluncur dapat membawa 4 hingga 8 rudal, menjamin fleksibilitas dan mobilitas di medan perang.
  • Dimensi dan Berat: Setiap rudal memiliki berat sekitar 75 kilogram, panjang 2,67 meter, dan diameter 156 milimeter, menjadikannya ringkas namun mematikan.

Salah satu fitur yang paling menonjol dari rudal Majid adalah penggunaan sensor pasif. Berbeda dengan sistem pertahanan udara konvensional yang mengandalkan radar aktif (memancarkan sinyal yang bisa dideteksi), Majid beroperasi tanpa memancarkan sinyal apa pun. Ini membuatnya sangat sulit dideteksi oleh sistem peringatan dini pesawat lawan.

Mengapa F-35 yang Siluman Bisa Terdeteksi?

Teknologi inti rudal Majid terletak pada pemandu inframerah pencitraan pasif (imaging infrared/IR). Teknologi ini bekerja dengan mendeteksi radiasi panas yang dipancarkan oleh target, seperti mesin jet. Rudal dapat 'mengunci' bagian terpanas dari pesawat, seperti knalpot mesin atau nosel, dan melacaknya dengan presisi tinggi.

F-35, meskipun dirancang dengan material penyerap radar dan bentuk aerodinamis untuk mengurangi jejak radar, tetap menghasilkan jejak panas dari mesin Pratt & Whitney F135-nya yang bertenaga. Meskipun ada upaya untuk mengurangi jejak inframerah (misalnya dengan pendinginan knalpot dan desain nosel), efektivitasnya bisa terbatas, terutama dalam jarak dekat atau dari sudut tertentu dalam pertempuran.

Kelemahan F-35 lainnya dalam konteks ini adalah sistem peringatan dini berbasis radar yang dimilikinya tidak selalu mampu mendeteksi ancaman dari rudal pasif seperti Majid secara cepat. Karena Majid tidak memancarkan sinyal radar, F-35 mungkin tidak memiliki cukup waktu untuk bereaksi atau melakukan manuver penghindaran yang efektif.

Jika klaim Iran terbukti sepenuhnya benar, insiden ini bisa menjadi salah satu contoh pertama di mana rudal darat ke udara berhasil mengenai jet tempur siluman generasi kelima seperti F-35. Hal ini menggarisbawahi fakta bahwa teknologi siluman, meskipun sangat canggih, tidak membuat pesawat sepenuhnya "tak terlihat". Ia lebih berfungsi untuk mengurangi kemungkinan deteksi, terutama dari radar, bukan berarti kebal terhadap segala jenis sensor, termasuk sensor inframerah pasif.

Rekaman militer Iran yang dirilis setelah insiden ini menunjukkan peluncuran satu rudal diikuti oleh benturan, mengindikasikan tingkat presisi tinggi sekaligus efisiensi penggunaan amunisi. Insiden ini membuka babak baru dalam perlombaan senjata dan menunjukkan pentingnya mengembangkan sistem pertahanan yang mampu menghadapi berbagai jenis ancaman, termasuk yang tidak terdeteksi oleh teknologi siluman.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Terungkap Rudal Iran Kalahkan Jet Siluman F-35 Teranyar!
  • Terungkap Rudal Iran Kalahkan Jet Siluman F-35 Teranyar!
  • Terungkap Rudal Iran Kalahkan Jet Siluman F-35 Teranyar!
  • Terungkap Rudal Iran Kalahkan Jet Siluman F-35 Teranyar!
  • Terungkap Rudal Iran Kalahkan Jet Siluman F-35 Teranyar!
  • Terungkap Rudal Iran Kalahkan Jet Siluman F-35 Teranyar!

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW