Terungkap! Mengapa Pesawat Aman Meski Tersambar Petir
Sorajabar.com - Terbang di tengah cuaca buruk yang disertai kilat dan petir sering kali memicu kekhawatiran, terutama bagi penumpang pesawat. Bayangan pesawat tersambar petir memang terdengar menakutkan, namun tahukah Anda bahwa dalam dunia Penerbangan, kejadian tersebut bukanlah hal yang luar biasa dan insiden kecelakaan akibat sambaran petir tergolong sangat jarang?
Pilot dan ahli penerbangan menegaskan bahwa pesawat komersial telah dirancang sedemikian rupa untuk mampu menghadapi dan tetap aman meskipun tersambar petir saat berada di udara. Berkat Teknologi canggih dan protokol Keselamatan yang ketat, pesawat modern kini jauh lebih tangguh dari yang Anda bayangkan.
Mitos atau Fakta: Pesawat Tersambar Petir Itu Berbahaya?
Kekhawatiran terhadap sambaran petir pada pesawat sering kali dilebih-lebihkan oleh gambaran dalam film. Faktanya, pesawat dirancang dengan "sangkar Faraday" yang memungkinkan arus listrik mengalir di bagian luar badan pesawat tanpa membahayakan penumpang atau sistem vital di dalamnya. Mantan pilot Tom Bunn menjelaskan bahwa jika pesawat tersambar petir, penumpang umumnya hanya akan melihat kilatan cahaya yang sangat terang dan mendengar suara keras.
Meskipun demikian, tidak berarti pilot mengabaikan potensi bahaya. Salah satu alasan utama mengapa kecelakaan akibat petir sangat jarang adalah karena pilot memiliki keleluasaan untuk tidak terbang ketika badai petir terlalu parah, terutama saat mendekati proses pendaratan atau lepas landas. Keselamatan selalu menjadi prioritas utama.
Bagaimana Pilot Menghadapi Badai di Udara?
Keputusan untuk terbang atau tidak, serta jalur penerbangan yang akan diambil, sangat dipengaruhi oleh pemantauan cuaca yang intens. Koordinasi erat antara ahli meteorologi, petugas pengatur lalu lintas udara (ATC), dan kru penerbangan berlangsung secara terus-menerus, baik sebelum keberangkatan maupun selama penerbangan.
Kapten maskapai penerbangan, Patrick Smith, mengungkapkan bahwa pilot menerima laporan prakiraan badai sebelum lepas landas. Namun, informasi ini bersifat awal. Pemantauan lanjutan mengandalkan perangkat canggih yang memberikan data secara langsung. Salah satu tanggung jawab pilot adalah terus memeriksa radar pesawat serta Sistem Penghindaran Cuaca (WAS) yang terpasang di kokpit.
- Pemantauan Real-time: Pilot terus memantau lokasi, ketinggian, kecepatan, dan arah pergerakan badai.
- Informasi dari Rekan: Pilot juga memperoleh laporan berharga dari rekan sesama pilot yang telah lebih dulu melintasi jalur tersebut, memberikan informasi kondisi cuaca "secara langsung" dari udara.
Teknologi Canggih Penyelamat Penerbangan
Salah satu ancaman cuaca yang serius adalah pergeseran angin atau 'wind shear', yaitu perubahan mendadak pada kecepatan dan/atau arah angin yang dapat berbahaya di ketinggian rendah. Namun, berkat dukungan teknologi modern, pesawat dan bandara kini mampu memberikan peringatan dini apabila terdeteksi pergeseran angin. Jika kondisi cuaca belum mendukung untuk mendarat, pilot biasanya akan menunggu di udara hingga situasi membaik sebelum melanjutkan pendaratan. "Keputusan-keputusan itu biasanya dibuat antara pilot dan petugas pengatur lalu lintas udara di darat," kata Smith.
Dalam praktiknya, pilot tidak selalu bisa sepenuhnya menghindari badai di rute penerbangan yang sangat panjang. Biasanya, mereka akan memilih melintas melalui celah di antara awan badai ketimbang mengambil jalur memutar yang terlalu jauh dari rencana awal. Smith menekankan, "Anda tidak akan terbang ke jantung badai, tetapi Anda mungkin akan berada di pinggirannya dari waktu ke waktu." Penting juga untuk diingat bahwa terbang tepat di atas badai bukanlah pilihan yang dianjurkan, sebab badai dapat berkembang dengan cepat hingga ketinggian yang sangat ekstrem, bahkan mencapai 40 atau 50.000 kaki (12-15 km).
Saat Pesawat Benar-benar Tersambar Petir, Apa yang Terjadi?
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, jika pesawat tersambar petir, arus listrik akan mengalir di bagian luar badan pesawat dan keluar melalui titik lain. Penumpang di dalam kabin mungkin akan merasakan turbulensi yang kuat jika pesawat berada di sekitar badai, namun insiden sambaran petir itu sendiri biasanya hanya ditandai dengan kilatan cahaya terang dan suara keras. Struktur pesawat modern dirancang untuk mendistribusikan muatan listrik tanpa merusak sistem internal yang penting bagi penerbangan.
Jadi, kekhawatiran akan petir saat terbang sebagian besar adalah mitos yang perlu diluruskan. Dengan pilot yang sangat terlatih, teknologi canggih, dan protokol keamanan yang ketat, keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama, bahkan di tengah badai.
Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar