x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Terlewat Sahur Puasa Tetap Sah Ketahui Faktanya Disini

Sorajabar.com - Setiap datang bulan suci Ramadan, salah satu amalan yang tak terpisahkan dari Ibadah puasa adalah sahur. Momen krusial sebelum fajar ini seringkali menjadi penentu semangat menjalani hari. Namun, pertanyaan klasik yang kerap muncul di benak umat Muslim adalah: apakah puasa kita tetap sah jika suatu saat kita terlewat atau bahkan tidak sahur? Kekhawatiran ini wajar, mengingat sahur sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan sarat akan keberkahan. Mari kita telusuri lebih dalam hukum, keutamaan, dan fakta menarik seputar sahur ini.

Mengapa Sahur Begitu Dianjurkan dalam Islam?

Sahur bukanlah sekadar makan pagi biasa. Dalam ajaran Islam, sahur memiliki kedudukan istimewa sebagai sunnah yang sangat ditekankan. Rasulullah SAW bersabda, "Makan sahurlah, karena sahur itu barakah." (HR Bukhari dan Muslim). Hadits ini secara gamblang menunjukkan bahwa sahur membawa berkah yang melimpah, baik untuk fisik maupun spiritual kita.

Para ulama sepakat mengenai hukum sahur yang sunnah muakkad (sangat dianjurkan). Bahkan, keberkahan sahur tidak hanya terbatas pada hidangan mewah, melainkan tetap ada meskipun hanya dengan seteguk air. Sebuah riwayat dari Abu Sa'id Al Khudri RA menyatakan, "Sahur itu berkah, jangan tinggalkan meski hanya seteguk air. Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur." (HR Ahmad). Ini menunjukkan betapa besar nilai dan pahala yang terkandung dalam amalan sahur, bahkan dalam bentuk yang paling sederhana sekalipun.

Puasa Tanpa Sahur: Tetap Sah atau Batal?

Inilah inti pertanyaan yang sering membayangi. Jika semalam kita ketiduran, bangun kesiangan, atau karena satu dan lain hal tidak sempat sahur, apakah puasa kita sia-sia? Jawabannya, alhamdulillah, puasa Anda tetap sah. Menurut para ulama, sahur bukanlah termasuk syarat sah atau rukun puasa. Syarat utama sahnya puasa adalah niat yang tulus dan menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Saiyid Mahadir dalam bukunya Bekal Ramadhan dan Idul Fithri 2: Niat dan Imsak serta Quraish Shihab dalam Shihab & Shihab Bincang-bincang Seputar Tema Populer Terkait Ajaran Islam menegaskan pandangan ini. Mereka menjelaskan bahwa puasa tanpa sahur tetap diperbolehkan dan sah secara hukum. Namun, ini bukan berarti kita bisa meremehkan sahur. Sahur memiliki nilai pendidikan spiritual yang tinggi, melatih kita bangun di sepertiga malam terakhir, waktu yang penuh keberkahan untuk bermunajat kepada Allah SWT.

Sahur: Pembeda Puasa Muslim dan Sumber Kekuatan

Meskipun sah, para ulama sangat menganjurkan agar tidak menjadikan puasa tanpa sahur sebagai kebiasaan. Mengapa? Karena sahur merupakan salah satu identitas penting puasa umat Islam. Rasulullah SAW bersabda, "Perbedaan antara puasa kita dan puasa ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) adalah pada makan sahur." (HR Muslim). Dengan bersahur, kita tidak hanya mengikuti sunnah Nabi, tetapi juga menjaga syiar dan kekhasan ibadah puasa kita.

Selain sebagai pembeda, sahur juga adalah sumber kekuatan fisik. Santapan sahur membantu tubuh mendapatkan energi yang cukup untuk menjalani aktivitas sepanjang hari tanpa lemas. Ini adalah bentuk persiapan yang bijak agar ibadah puasa dapat dilaksanakan dengan optimal, tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tetap produktif dan beribadah dengan khusyuk.

Manfaat Berkah Sahur yang Melimpah Ruah

Keutamaan sahur tidak hanya sebatas mengikuti sunnah atau menjaga keabsahan puasa. Ada beragam manfaat yang terkandung di dalamnya:

  • Mendapatkan Keberkahan Allah SWT: Dengan menghidupkan sunnah Rasulullah SAW, seorang Muslim akan dilimpahi keberkahan dan pahala.
  • Kekuatan Fisik Optimal: Asupan nutrisi dari sahur memberikan energi yang dibutuhkan tubuh untuk menahan lapar dan dahaga seharian penuh.
  • Waktu Mustajab untuk Berdoa: Waktu sahur, terutama menjelang fajar, adalah sepertiga malam terakhir, momen istimewa di mana Allah SWT turun ke langit dunia dan mengabulkan doa hamba-Nya.
  • Melatih Disiplin dan Kesabaran: Bangun lebih awal untuk sahur melatih kedisiplinan dan kesabaran, nilai-nilai penting dalam kehidupan Muslim.
  • Menjaga Identitas Puasa Islam: Seperti disebutkan sebelumnya, sahur menjadi pembeda puasa kita dari agama lain.

Dengan segala keutamaan dan manfaatnya, jelaslah bahwa sahur adalah amalan yang sangat dianjurkan dan sayang untuk dilewatkan. Meskipun puasa Anda tetap sah tanpa sahur, melaksanakannya akan menyempurnakan ibadah puasa Anda, baik secara fisik maupun spiritual. Jadikan momen sahur bukan hanya sekadar mengisi perut, tetapi juga sebagai waktu untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Terlewat Sahur Puasa Tetap Sah Ketahui Faktanya Disini
  • Terlewat Sahur Puasa Tetap Sah Ketahui Faktanya Disini
  • Terlewat Sahur Puasa Tetap Sah Ketahui Faktanya Disini
  • Terlewat Sahur Puasa Tetap Sah Ketahui Faktanya Disini
  • Terlewat Sahur Puasa Tetap Sah Ketahui Faktanya Disini
  • Terlewat Sahur Puasa Tetap Sah Ketahui Faktanya Disini

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW