Tembus 36 Ribu Kendaraan Arus Mudik Cipali Lebaran Memuncak
Sorajabar.com - Momen Lebaran selalu identik dengan tradisi mudik yang meriah. Namun, di balik suka cita pertemuan keluarga, ada tantangan tersendiri di jalanan. Memasuki hari kedua Lebaran, Minggu (22/3/2026), Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) kembali menjadi sorotan utama. Ruas vital ini masih menunjukkan intensitas tinggi arus kendaraan, terutama bagi para pemudik yang bergerak dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.
Lonjakan Volume Kendaraan di Cipali KM 188
Sejak siang hari, ribuan kendaraan pribadi dan bus dengan plat nomor Jabodetabek tak henti memadati jalur utama Tol Cipali. Titik krusial terpantau di Kilometer 188, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Meski volume kendaraan melonjak signifikan, pengelola Tol Cipali melaporkan bahwa arus lalu lintas masih bisa bergerak, dengan kecepatan rata-rata sekitar 50 kilometer per jam. Ini menunjukkan kesigapan pengelolaan lalu lintas meskipun tantangannya besar dalam menghadapi gelombang pemudik.
Rekor Kendaraan Melintas 36 Ribu Unit dalam Sehari
Data terbaru dari pengelola Tol Cipali mengungkap fakta menarik dan mungkin membuat sebagian orang terkejut. Pada hari kedua Lebaran, tercatat sekitar 36 ribu kendaraan melintas di ruas tol tersebut. Lebih mencengangkan lagi, dalam satu jam saja, volume kendaraan bahkan mencapai sekitar 3.800 unit. Angka ini jelas merefleksikan tingginya animo pemudik yang terus mengalir dari ibu kota dan sekitarnya menuju Cirebon dan wilayah Jawa Tengah. Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, terjadi peningkatan drastis:
- Gerbang Tol Cikopo menuju Cirebon: Sekitar 36 ribu kendaraan melintas (periode 00.00-14.00 WIB).
- Peningkatan Signifikan: Jumlah ini meningkat 34,6% dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.
- Arus Balik Meningkat: Arus kendaraan dari Cirebon menuju Jakarta tercatat 11 ribu unit, atau meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari sebelumnya.
- Lonjakan Total: Secara keseluruhan, volume lalu lintas di ruas Tol Cipali mengalami lonjakan signifikan hingga 48,5% dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa puncak Arus Mudik gelombang kedua masih sangat terasa, bahkan setelah hari H Lebaran, menandakan masih banyaknya masyarakat yang melakukan perjalanan.
Strategi Polisi: Antisipasi Pengalihan Arus ke Jalur Pantura
Menyikapi peningkatan arus kendaraan yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga malam hari, Kasat Lantas Polresta Cirebon, AKP Yudha Satyo, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Salah satu strategi utama adalah rekayasa lalu lintas dengan melakukan pengalihan arus kendaraan.
"Untuk mengantisipasi kemacetan yang parah, kami akan melakukan pengalihan arus kendaraan ke jalur Pantura," jelas AKP Yudha Satyo. Langkah ini diharapkan mampu mendistribusikan beban kendaraan, sehingga tidak seluruhnya menumpuk di Tol Cipali. Tujuannya tentu demi menjaga kelancaran arus mudik dan mencegah terjadinya kemacetan total yang bisa merugikan banyak pihak. Dengan demikian, diharapkan pemudik tetap dapat mencapai tujuan dengan aman dan nyaman.
Di tengah padatnya arus mudik ini, para pengendara diimbau keras untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, istirahat cukup, dan jangan ragu memanfaatkan rest area yang tersedia. Menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, dan mengikuti arahan petugas di lapangan adalah kunci untuk perjalanan yang lancar dan aman sampai tujuan. Ingat, keluarga menanti di rumah dengan penuh harap!
Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar