Sorot Jabar Hari Ini: Bocah Hilang Misterius hingga Teror Ular!
Sorajabar.com - Jawa Barat kembali diwarnai serangkaian peristiwa mengejutkan hari ini. Dari kisah pilu seorang bocah 5 tahun yang hilang misterius di Ciamis, hingga kemunculan ular sanca dan king kobra yang meneror permukiman warga. Tak hanya itu, insiden kebakaran melanda pabrik mebel di Bandung dan kabar duka datang dari Indramayu dengan ditemukannya jenazah nelayan yang hilang di perairan Jepara. Mari kita selami lebih dalam rangkuman kejadian penting yang mengguncang Tanah Pasundan ini.
Bocah 5 Tahun Hilang Misterius di Ciamis Usai Kejar Balon
Kisah Arkenan, bocah berusia 5 tahun di Perumahan Lembah Medina, Linggasari, Ciamis, menjadi sorotan utama. Arkenan dilaporkan hilang secara misterius sejak Selasa (10/3) malam, setelah diduga mengejar balon kesayangannya yang terbang terbawa angin menuju saluran air yang bermuara ke Sungai Ciluncat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, membenarkan laporan kehilangan ini. Menurut keterangan warga, Arkenan terakhir terlihat sekitar pukul 15.17 WIB. "Setelah itu, keberadaannya tidak lagi diketahui," ujar Ani. Kekhawatiran memuncak ketika hingga malam hari pukul 21.00 WIB, Arkenan tak kunjung kembali ke rumah. Pihak keluarga segera melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT dan pemerintah setempat.
Warga bersama aparat setempat langsung bergerak cepat melakukan penyisiran di kawasan Lembah Medina. Fokus pencarian diarahkan pada titik lokasi terakhir korban terlihat, termasuk menyusuri saluran air. Laporan via WhatsApp dari kerabat korban juga diterima BPBD Ciamis, yang langsung berkoordinasi dengan aparat wilayah dan kepolisian, termasuk personel Bhabinkamtibmas Polsek Ciamis dan tim Inafis Polres Ciamis. Hingga Rabu (11/3), proses pencarian intensif masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak. Doa dan harapan terus mengiringi agar Arkenan segera ditemukan.
Fenomena Ular Berbisa Meneror Warga Kuningan dan Ciamis
Tak hanya di Ciamis, kewaspadaan warga juga diuji dengan kemunculan ular di dua wilayah berbeda. Di Desa Kalimanggis Kulon, Kuningan, suasana sahur Badri (55) mendadak tegang. Suara ribut dari kandang ayamnya membuatnya terkejut melihat seekor ular sanca berukuran sekitar tiga meter tengah memangsa ayam peliharaannya.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, menyatakan bahwa laporan segera diterima dan empat personel Damkar diterjunkan. Dengan sigap, petugas berhasil menangkap ular sanca raksasa tersebut dalam waktu sekitar 10 menit. Ular itu diduga berasal dari area kebun dekat permukiman dan kini telah diamankan di markas Damkar.
Sementara itu, di Dusun Sukahurip, Banjarsari, Ciamis, teror datang dari seekor king kobra. Julaeha (51) terperanjat saat menemukan ular berbisa sepanjang 1,5 meter itu bersembunyi di dapurnya, di bawah tumpukan kardus. Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, menjelaskan bahwa proses evakuasi king kobra mematikan ini berlangsung hati-hati dan aman dalam 20 menit.
Budi menambahkan, kemunculan ular berbisa sering terjadi saat musim pancaroba karena perubahan cuaca mendorong satwa liar mencari tempat hangat atau sumber makanan. Damkar mengimbau warga, terutama yang tinggal dekat kebun atau semak belukar, untuk selalu menjaga kebersihan dan segera melapor jika menemukan hewan berbahaya.
Pabrik Mebel di Babakan Ciparay Bandung Ludes Dilalap Api
Di Kota Bandung, musibah kebakaran melanda bangunan tempat produksi mebel di kawasan industri Cibolerang, Gang Kurdi, Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB siang itu sontak membuat panik warga sekitar.
Petugas dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung langsung berjibaku memadamkan api yang berkobar hebat. Beberapa mobil pemadam kebakaran terlihat sibuk hilir mudik mengambil pasokan air, namun kepulan asap hitam pekat masih membumbung tinggi. Menurut Iwan, seorang warga setempat, api diduga berasal dari tempat produksi mebel dan sempat merembet ke gudang plastik di sekitarnya. Ambulans dari PMI Kota Bandung juga bersiaga di lokasi, mengantisipasi kemungkinan adanya korban.
Nelayan Indramayu Ditemukan Tewas di Perairan Jepara
Kabar duka datang dari perairan Jawa Tengah. Jenazah Ari Wibowo (23), nelayan asal Kelurahan Margadadi, Indramayu, yang dilaporkan hilang akibat kecelakaan laut di Perairan Pulau Biawak, akhirnya ditemukan mengambang di perairan Jepara pada Senin (9/3/2026).
Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, menjelaskan bahwa penemuan ini berkat laporan nelayan setempat. Petugas gabungan dari nelayan, kepolisian, dan Basarnas Jawa Tengah segera mengevakuasi jenazah ke RSUD Kartini Jepara. Identifikasi diperkuat oleh ciri khusus seperti tato di tangan kiri, gelang di tangan kanan, serta pakaian yang dikenakan korban.
Ari Wibowo adalah salah satu dari empat nelayan yang hilang setelah perahu KM Almujib 6 GT yang mereka tumpangi tertabrak kapal tongkang pada Sabtu malam, 28 Februari 2026. Dari delapan kru, dua selamat, dua meninggal dunia di awal, dan empat lainnya hilang. Keluarga korban kini didampingi personel Sat Polairud Polres Indramayu untuk proses pengambilan jenazah dan dibawa pulang ke Indramayu.
Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar