x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Proyek TPU Rancacili Bikin Warga Waswas DPRD Bandung Ambil Sikap

Sorajabar.com - Isu perluasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rancacili di Kota Bandung kembali mencuat dan menjadi sorotan. Warga di RW 11 dan 13 Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, kini dilanda kekhawatiran mendalam. Rencana perluasan area pemakaman yang berada dekat dengan permukiman mereka ini menimbulkan berbagai spekulasi dan potensi masalah lingkungan serta sosial yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

Mengapa Warga Derwati Khawatir dengan Perluasan TPU Rancacili?

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Perluasan area pemakaman di dekat permukiman padat penduduk dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari potensi masalah sanitasi dan kebersihan lingkungan, hingga dampak psikologis. Adanya area pemakaman yang semakin besar di dekat rumah tinggal bisa memengaruhi kenyamanan hidup, nilai properti, serta secara tidak langsung juga berkaitan dengan isu sosial dan budaya masyarakat setempat. Mereka mendambakan sebuah solusi yang tidak hanya berfokus pada kebutuhan lahan pemakaman, tetapi juga mempertimbangkan kualitas hidup dan kenyamanan warga yang sudah ada.

Aspirasi warga ini, untungnya, tidak berhenti di tingkat kelurahan. DPRD Kota Bandung telah turun tangan, memfasilitasi keluhan masyarakat dan menjalin komunikasi dengan Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Ciptabintar) untuk mencari solusi terbaik. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah kota, melalui wakil rakyat, serius menyikapi permasalahan yang ada.

DPRD Bandung Tekankan Perencanaan Matang Proyek Pembangunan Kota

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana, menegaskan bahwa semua aspirasi masyarakat Derwati telah diterima dengan baik oleh para anggota dewan. Ia juga memberikan peringatan keras kepada dinas terkait agar menyusun perencanaan yang benar-benar matang, jauh dari sekadar formalitas di atas kertas, agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

"Kami juga mengingatkan kepada dinas terkait bahwa pembangunan kota tidak cukup hanya selesai di atas meja perencanaan. Tetapi harus benar-benar memperhatikan kondisi sosial, lingkungan, dan psikologis masyarakat di lapangan," kata Andri, menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam setiap proyek pembangunan. Pernyataan ini menjadi angin segar bagi warga yang merasa aspirasinya mulai didengar dan dipertimbangkan.

Perencanaan yang matang dalam konteks ini berarti:

  • Menganalisis dampak lingkungan secara komprehensif, termasuk pengelolaan limbah dan sanitasi.
  • Mempertimbangkan aspek sosial dan budaya masyarakat sekitar, termasuk dampak terhadap nilai properti dan interaksi sosial.
  • Mengidentifikasi dan mengelola dampak psikologis yang mungkin timbul akibat kedekatan area pemakaman.
  • Melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, bukan hanya sekadar sosialisasi.
  • Menyediakan solusi mitigasi atau kompensasi yang adil jika memang dampak negatif tidak dapat dihindari sepenuhnya.

Komitmen DPRD Mengawal Hak Warga dalam Pembangunan Kota

Andri Rusmana menjamin bahwa DPRD Kota Bandung akan berperan aktif dalam menampung dan mengawal aspirasi masyarakat. Ia berjanji akan terus mengawal rencana perluasan TPU Rancacili ini agar tidak menimbulkan gejolak di lingkungan masyarakat. Baginya, peran DPRD jauh lebih dari sekadar pencatat rapat. Mereka adalah jembatan antara pemerintah dan rakyat.

"Peran DPRD dalam hal ini adalah memastikan bahwa aspirasi masyarakat tidak berhenti sebagai catatan rapat saja, tetapi benar-benar menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan pemerintah," ungkapnya. Ini adalah janji yang penting bagi warga Derwati, yang berharap kekhawatiran mereka tidak diabaikan.

Komitmen ini sejalan dengan prinsip pembangunan kota yang berpihak kepada masyarakat. Pembangunan tidak boleh hanya mengejar target program semata, tetapi juga harus memastikan bahwa warga tidak merasa ditinggalkan dalam proses tersebut. "Pada akhirnya, yang ingin kami pastikan sederhana. Kota boleh berkembang, tetapi jangan sampai warganya merasa ditinggalkan dalam proses pembangunan itu sendiri," pungkas Andri.

Harapan warga Derwati adalah agar rencana perluasan TPU Rancacili ini dapat dikaji ulang dengan lebih mendalam, mempertimbangkan semua aspek, dan mencari solusi yang menguntungkan semua pihak. Dengan pendampingan dari DPRD, diharapkan ada titik temu yang adil dan berkelanjutan, memastikan bahwa pembangunan Kota Bandung berjalan selaras dengan kesejahteraan dan kenyamanan warganya.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Proyek TPU Rancacili Bikin Warga Waswas DPRD Bandung Ambil Sikap
  • Proyek TPU Rancacili Bikin Warga Waswas DPRD Bandung Ambil Sikap
  • Proyek TPU Rancacili Bikin Warga Waswas DPRD Bandung Ambil Sikap
  • Proyek TPU Rancacili Bikin Warga Waswas DPRD Bandung Ambil Sikap
  • Proyek TPU Rancacili Bikin Warga Waswas DPRD Bandung Ambil Sikap
  • Proyek TPU Rancacili Bikin Warga Waswas DPRD Bandung Ambil Sikap

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW