x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Nyawa Melayang di Trail Run Sentul, ALTI Beri Peringatan Keras

Sorajabar.com - Dunia Olahraga lari trail di Indonesia berduka. Sebuah insiden tragis menimpa salah satu pesertanya, Roysi Adiputra Firdaus (34), dalam ajang trail run Lebarun 2026 yang berlangsung di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor. Kematian Roysi Adiputra sontak memicu respons serius dari Pengurus Pusat Asosiasi Lari Trail Indonesia (PP ALTI), yang tidak hanya menyampaikan duka mendalam, tetapi juga melontarkan peringatan keras mengenai urgensi standar Keselamatan dalam setiap penyelenggaraan olahraga ekstrem.

Tragedi di Lintasan Sentul yang Mengguncang Komunitas Trail Run

Insiden memilukan ini terjadi di tengah semangat kompetisi yang tinggi. Menurut kronologi yang disampaikan oleh Kapolsek Babakan Madang, AKP Trias Karso Yuliantoro, Roysi Adiputra Firdaus diketahui sempat melanjutkan lari hingga mencapai kilometer kelima di area Kampung Gunung Pipisan, Desa Bojong Koneng. Di titik tersebut, korban secara tiba-tiba berhenti dan terjatuh. Rekan sesama peserta yang menyaksikan kejadian itu segera meminta bantuan panitia untuk penanganan medis darurat.

Respons cepat dilakukan dengan melarikan korban ke Rumah Sakit EMC Sentul City. Namun, meskipun telah mendapatkan upaya penanganan medis intensif, nyawa Roysi Adiputra Firdaus tidak dapat diselamatkan. Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan bahwa korban diduga mengalami kelelahan ekstrem atau exhaustion yang parah saat mengikuti perlombaan yang menantang tersebut. Tragedi ini menjadi pengingat pahit bagi semua pihak tentang risiko yang melekat pada olahraga yang menguras fisik dan mental ini.

ALTI Bersuara Keras: Keselamatan Peserta Harga Mati!

Sebagai induk organisasi olahraga lari trail di Tanah Air, PP ALTI tidak tinggal diam. Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Senin (30/3/2026), ditandatangani oleh Ketua Umum Bima Arya Sugiarto dan Sekretaris Jenderal Donny Gahral Adiansyah, ALTI menyampaikan belasungkawa mendalam. Lebih dari itu, ALTI dengan tegas mengingatkan bahwa keselamatan nyawa peserta adalah prioritas utama yang tidak boleh diabaikan demi alasan apapun dalam penyelenggaraan kompetisi lari trail.

ALTI menyoroti kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Mereka menekankan pentingnya penyelenggara untuk mematuhi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, khususnya pasal-pasal yang berkaitan dengan aspek keselamatan, keamanan, dan perizinan. UU ini secara jelas mengamanatkan serangkaian prosedur administratif yang wajib ditempuh sebelum sebuah kegiatan olahraga ekstrem dapat digelar secara legal dan aman.

Apa Saja Aturan yang Wajib Dipatuhi Penyelenggara?

  • Perizinan Resmi: Penyelenggara wajib mengurus segala bentuk perizinan sesuai dengan amanat Pasal 54 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2022. Ini bukan hanya formalitas, melainkan jaminan bahwa acara telah melalui penilaian risiko yang ketat.
  • Rekomendasi Induk Cabang Olahraga: Sebelum acara, penyelenggara juga diwajibkan untuk memperoleh rekomendasi resmi dari induk cabang olahraga lari trail, yaitu PP ALTI itu sendiri. Rekomendasi ini memastikan bahwa acara memenuhi standar teknis dan keselamatan yang ditetapkan oleh organisasi profesional.
  • Tanggung Jawab Penuh Penyelenggara: PP ALTI menegaskan bahwa kendali risiko sepenuhnya berada di tangan panitia pelaksana. Meskipun lari trail menuntut kemandirian individu, penyelenggara tetap memiliki tanggung jawab penuh terhadap keselamatan dan keamanan setiap peserta. Ini mencakup penyediaan fasilitas medis yang memadai, rute yang jelas dan aman, serta tim evakuasi yang siaga.

Poin-poin ini menjadi krusial untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang. ALTI mengingatkan bahwa karakter olahraga ekstrem tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan standar minimal keselamatan.

Evaluasi Menyeluruh Demi Masa Depan Trail Run yang Lebih Aman

Sebagai respons konkret terhadap tragedi ini, PP ALTI berjanji akan melakukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap standar keselamatan (safety) dan keamanan (security) pada seluruh ajang lari trail di Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kompetisi yang lebih aman dan terjamin bagi para pecinta olahraga lari trail.

Ke depannya, para penyelenggara diharapkan tidak hanya fokus pada aspek kompetisi dan kemeriahan acara, tetapi juga menjadikan keselamatan peserta sebagai pondasi utama. Tragedi di Sentul ini harus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh komunitas lari trail, baik peserta maupun penyelenggara, untuk lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap risiko yang ada. Dengan kerja sama dan kepatuhan pada standar keselamatan, harapan untuk terus menikmati serunya lari trail dengan aman dapat terwujud.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Nyawa Melayang di Trail Run Sentul, ALTI Beri Peringatan Keras
  • Nyawa Melayang di Trail Run Sentul, ALTI Beri Peringatan Keras
  • Nyawa Melayang di Trail Run Sentul, ALTI Beri Peringatan Keras
  • Nyawa Melayang di Trail Run Sentul, ALTI Beri Peringatan Keras
  • Nyawa Melayang di Trail Run Sentul, ALTI Beri Peringatan Keras
  • Nyawa Melayang di Trail Run Sentul, ALTI Beri Peringatan Keras

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW