x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Jalur Mudik Lebaran Sukabumi STERIL! Truk Besar Dilarang Melintas

Sorajabar.com - Momen Mudik Lebaran adalah tradisi tahunan yang dinanti jutaan masyarakat Indonesia, tak terkecuali di Jawa Barat. Untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan para pemudik, pemerintah daerah dan aparat terkait di berbagai wilayah terus berbenah. Salah satu upaya signifikan datang dari Kabupaten Sukabumi, yang mengambil langkah tegas untuk mensterilkan jalur utama dari kendaraan berat selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.

Jalur Utama Sukabumi Steril dari Kendaraan Berat Saat Mudik 2026

Petugas gabungan dari kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi telah memulai penyekatan di beberapa titik strategis, termasuk di pintu keluar Tol Bocimi. Kebijakan ini diberlakukan bukan tanpa alasan, melainkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diprediksi akan meningkat drastis. Tujuannya jelas, yakni mengurai potensi kemacetan parah dan menjamin kelancaran arus lalu lintas bagi para pemudik yang hendak merayakan Idulfitri di kampung halaman.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Muhtadi Latip, menjelaskan bahwa pembatasan angkutan barang ini merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Dirjen dan Korlantas Polri. Aturan ketat ini telah berlaku sejak tanggal 13 Maret pukul 12.00 WIB dan akan berakhir pada 29 Maret pukul 24.00 WIB di tahun 2026. Periode ini dipilih untuk mencakup puncak arus mudik maupun arus balik Lebaran, memastikan jalanan lebih lengang dari kendaraan berukuran besar yang cenderung memperlambat pergerakan.

Jenis Kendaraan yang Dilarang Melintas dan Pengecualiannya

Muhtadi Latip menegaskan ada dua kategori utama kendaraan yang dilarang melintas sama sekali di jalur utama Sukabumi selama periode yang ditentukan:

  • Angkutan dengan Sumbu Tiga atau Lebih: Kendaraan jenis ini, seperti truk trailer atau truk gandeng, memiliki dimensi besar dan bobot berat yang dapat menghambat laju kendaraan lain, terutama di jalur-jalur sempit atau menanjak.
  • Kendaraan Pengangkut Material Tambang: Truk pengangkut pasir, batu, atau material sejenisnya juga dilarang. Selain ukurannya, potensi ceceran material di jalan juga dapat menimbulkan bahaya dan mengganggu kebersihan jalur.

Meskipun demikian, pemerintah menyadari pentingnya menjaga pasokan kebutuhan pokok masyarakat. Oleh karena itu, pengecualian diberikan untuk kendaraan yang membawa muatan vital. "Pengecualian diberikan untuk pengangkut BBM, susu, serta sembako seperti beras dan jagung. Termasuk ambulans tetap diperbolehkan melintas," jelas Muhtadi. Hal ini memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dan layanan darurat tidak terganggu.

Kolaborasi Lintas Instansi Demi Kelancaran dan Keamanan

Manajemen arus mudik di Sukabumi bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil kolaborasi erat antar instansi. Dinas Perhubungan bertugas menyiapkan sarana dan prasarana Transportasi, seperti rambu-rambu, posko, dan personel lapangan. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) memastikan kualitas jalan dalam kondisi prima, bebas dari lubang atau kerusakan yang dapat menghambat perjalanan.

Peran sentral dalam rekayasa lalu lintas berada di bawah kendali Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Mereka akan mengatur alur kendaraan, melakukan pengalihan jika diperlukan, dan memastikan setiap aturan dipatuhi. "Manajemen rekayasa lalu lintas di jalan berada di bawah kendali Polri, kami dari Dishub mendukung sarana pendukungnya. Harapannya kondisi tetap kondusif," imbuh Muhtadi Latip. Sinergi ini diharapkan menciptakan pengalaman mudik yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh warga.

Imbauan Penting untuk Masyarakat dan Pengusaha Angkutan

Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi juga telah proaktif mengirimkan imbauan kepada para pengusaha angkutan barang agar mematuhi aturan pembatasan ini. Kepatuhan dari semua pihak sangat krusial untuk mencegah penumpukan kendaraan dan potensi kemacetan di jalur-jalur utama Sukabumi. Bagi para pemudik, disarankan untuk selalu memantau informasi terbaru mengenai kondisi lalu lintas dan rute alternatif jika diperlukan.

Petugas akan disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan untuk menjamin kelancaran perjalanan pemudik, baik dari arah Jakarta, Bogor, maupun sebaliknya. Dengan adanya persiapan matang dan kerjasama yang baik, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan kondusif tanpa hambatan berarti.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Jalur Mudik Lebaran Sukabumi STERIL! Truk Besar Dilarang Melintas
  • Jalur Mudik Lebaran Sukabumi STERIL! Truk Besar Dilarang Melintas
  • Jalur Mudik Lebaran Sukabumi STERIL! Truk Besar Dilarang Melintas
  • Jalur Mudik Lebaran Sukabumi STERIL! Truk Besar Dilarang Melintas
  • Jalur Mudik Lebaran Sukabumi STERIL! Truk Besar Dilarang Melintas
  • Jalur Mudik Lebaran Sukabumi STERIL! Truk Besar Dilarang Melintas

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW