x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Jabar Gempar Api Pabrik Jinak Tragedi Trail Run dan YouTuber Viral

Sorajabar.com - Jawa Barat tak pernah sepi dari berbagai peristiwa yang mengguncang dan menjadi sorotan publik. Mulai dari insiden tragis, aksi Kriminalitas yang meresahkan, hingga drama di ranah hukum dan media sosial. Hari Senin, 30 Maret 2026, menjadi saksi bisu atas beragam kabar yang menyita perhatian warga Bumi Pasundan. Mari kita selami rangkuman Berita terkini yang paling hangat dan mendalam dari berbagai penjuru Jawa Barat.

Api Pabrik Terpal di Bogor Akhirnya Jinak Setelah 11 Jam Berkobar

Sebuah pabrik pengolahan plastik di Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, akhirnya berhasil dijinakkan setelah petugas pemadam kebakaran berjibaku selama lebih dari 11,5 jam. Amukan si jago merah yang melahap gudang terpal dan plastik tersebut dilaporkan sejak Sabtu, 29 Maret 2026, pukul 15.30 WIB.

Kepala Sektor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gunung Putri, Hendra, menjelaskan bahwa proses pemadaman berlangsung alot. "Api mulai perlahan dapat dikendalikan 11,5 jam sejak laporan awal diterima," ujarnya. Sebanyak 12 unit pemadam kebakaran dari berbagai sektor, termasuk bantuan water canon dari Resimen Pelopor Korbrimob Cikeas dan Damkar Kota Bogor, dikerahkan untuk memadamkan api yang begitu besar.

Petugas di lapangan menghadapi berbagai kendala, mulai dari kemacetan parah di jalur menuju lokasi hingga sulitnya distribusi air. Meskipun demikian, kerja keras mereka membuahkan hasil. Objek yang terbakar adalah gudang, dan yang terpenting, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Proses pendinginan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala dan potensi bahaya dapat dihindasi sepenuhnya.

Tragedi Lebarun di Sentul: Peserta Trail Run Asal Bekasi Meninggal Dunia

Dunia olahraga lari trail di Jawa Barat berduka menyusul meninggalnya seorang peserta ajang Lebarun 2026 di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor. Roysi Adiputra Firdaus (34), warga Kabupaten Bekasi, menghembuskan napas terakhirnya diduga akibat kelelahan ekstrem saat melintasi jalur perlombaan.

Pengurus Pusat Asosiasi Lari Trail Indonesia (PP ALTI) menyampaikan duka mendalam dan memberikan peringatan keras kepada seluruh penyelenggara kompetisi lari trail. Dalam pernyataan resminya, Ketua Umum PP ALTI Bima Arya Sugiarto dan Sekretaris Jenderal Donny Gahral Adiansyah menegaskan pentingnya mematuhi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, khususnya terkait aspek keselamatan, keamanan, dan perizinan. Mereka juga mengingatkan bahwa rekomendasi dari induk cabang olahraga lari trail, yaitu PP ALTI, adalah wajib.

Kapolsek Babakan Madang, Kompol Trias Karso Yuliantoro, menjelaskan kronologi kejadian. Korban sempat terjatuh di KM 5, Kampung Gunung Pipisan, Desa Bojong Koneng, dengan mulut berbusa dan napas mendengkur. Meskipun sempat ditangani rekan dan panitia, serta dievakuasi ke RS EMC Sentul City, nyawa korban tidak tertolong. Pihak kepolisian mengimbau agar peserta dan panitia benar-benar memperhatikan kesiapan fisik dan kesehatan sebelum mengikuti kegiatan olahraga ekstrem.

Aksi Preman Minta THR di Pabrik Kerupuk Bandung Viral, Pelaku Diringkus

Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria berinisial SF alias BCK mengamuk dan memaksa meminta Tunjangan Hari Raya (THR) di sebuah pabrik kerupuk di Kampung Sapan Gudang, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, menjadi viral di media sosial. Aksi premanisme ini terjadi pada Jumat, 27 Maret 2026, dan sontak meresahkan warga.

Kapolsek Bojongsoang, Kompol Undi Kurnia, membenarkan kejadian tersebut. "Tujuan pelaku SF alias BCK adalah meminta THR kepada pemilik pabrik," ujarnya. Karena permintaannya tak dituruti, pelaku kehilangan kendali, berteriak, mengeluarkan kata-kata kasar, dan membanting pintu pagar pabrik. Meskipun tidak ada perusakan fisik, tindakan provokasi dan kegaduhan yang ditimbulkan menciptakan ketakutan di lokasi produksi.

Setelah video tersebut viral, polisi segera bergerak cepat melakukan penyelidikan. Dalam kurun waktu dua hari, tim gabungan berhasil meringkus SF alias BCK di tempat persembunyiannya di wilayah Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu, 29 Maret 2026. Kepolisian menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk aksi premanisme dan meminta masyarakat serta pelaku usaha untuk segera melaporkan tindakan kriminal serupa demi menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Barat.

Sidang YouTuber Resbob: Pengakuan Minum Miras Sebelum Hina Suku Sunda

Kasus penghinaan terhadap Suku Sunda yang melibatkan YouTuber Adimas Firdaus Putra Nasihan alias Resbob terus bergulir di PN Bandung. Dalam persidangan yang beragendakan pemeriksaan terdakwa hari ini, Resbob akhirnya blak-blakan mengenai video kontroversialnya yang memicu kemarahan publik.

Resbob mengaku melontarkan kata-kata hinaan terhadap suporter Persib Bandung, Viking Persib Club, dan Suku Sunda pada Desember 2025 saat live streaming YouTube di dalam mobil temannya, Nathan. Ia mengakui sempat menenggak minuman keras jenis Moke sebelum siaran langsung, namun mengklaim tidak mabuk dan tidak memiliki niatan untuk menghina.

Menurut Resbob, ia dipancing oleh Nathan yang merekam menggunakan ponselnya dengan kalimat 'kata-kata hari ini, Bob'. "Saya pun kaget video itu viral. Dan, saya pun langsung klarifikasi serta di Youtube saya pun saya hapus videonya," tuturnya. Ketua Majelis Hakim PN Bandung, Adeng Abdul Kohar, menasihati Resbob dengan tegas, menekankan tanggung jawab seorang konten kreator dan menanyakan kepantasan menyandingkan kata-kata kotor dengan suku dan suporter.

Resbob didakwa melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), menunjukkan seriusnya konsekuensi dari konten digital yang tidak bertanggung jawab.

Sepasang Suami Istri Hanyut di Puncak Cianjur Ditemukan Tewas

Kabar duka menyelimuti Jalur Puncak, Cianjur, setelah sepasang suami istri yang terseret luapan saluran drainase di Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, ditemukan meninggal dunia. Kedua korban, Tubagus Suharyana (57) dan Sri Vebrianti (45), hanyut terbawa arus deras sejauh puluhan kilometer.

Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi menjelaskan, jasad Tubagus Suharyana ditemukan pada Minggu, 29 Maret 2026, malam, tersangkut di aliran sungai di Desa Majalaya, Kecamatan Cikalongkulon. Setelah proses identifikasi, identitas korban terkonfirmasi.

Tragisnya, korban kedua, Sri Vebrianti, ditemukan pada Senin, 30 Maret 2026, di Waduk Jangari, yang merupakan hilir dari aliran sungai Cianjur. Ia ditemukan dalam kondisi telungkup tak bernyawa. Kedua korban ditemukan meninggal dunia lantaran terseret arus yang sangat deras, dengan jarak penemuan mencapai 25 kilometer dan 30 kilometer dari lokasi awal terseret.

Kedua jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Insiden ini menjadi pengingat pahit akan bahaya luapan air dan pentingnya kewaspadaan saat melintas di area rawan bencana, terutama saat cuaca ekstrem.

Ikuti terus berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Jabar Gempar Api Pabrik Jinak Tragedi Trail Run dan YouTuber Viral
  • Jabar Gempar Api Pabrik Jinak Tragedi Trail Run dan YouTuber Viral
  • Jabar Gempar Api Pabrik Jinak Tragedi Trail Run dan YouTuber Viral
  • Jabar Gempar Api Pabrik Jinak Tragedi Trail Run dan YouTuber Viral
  • Jabar Gempar Api Pabrik Jinak Tragedi Trail Run dan YouTuber Viral
  • Jabar Gempar Api Pabrik Jinak Tragedi Trail Run dan YouTuber Viral

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW