x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Idul Fitri 2026 Jabar Aman Pangan, Hanya Satu Ini Bikin Khawatir

Sorajabar.com - Suasana menjelang Hari Raya Idul Fitri selalu membawa kegembiraan, namun juga kerap memunculkan kekhawatiran terkait ketersediaan dan harga kebutuhan pokok. Di Jawa Barat, tahun 2026 ini, masyarakat bisa sedikit bernapas lega. Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memastikan bahwa stok Pangan di seluruh wilayah aman dan mencukupi, serta harga-harga bahan pokok tetap berada dalam rentang yang terkendali.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Nining Yuliastuani, pada Rabu (4/3/2026) menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas Ekonomi rumah tangga menjelang hari raya. "Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan bahwa stok barang kebutuhan pokok di wilayah Jawa Barat dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat, serta harga yang tetap terkendali," ujarnya, memberikan jaminan penting bagi jutaan warga.

Mengamankan Kebutuhan Pangan Jelang Lebaran

Pemantauan intensif di lapangan serta koordinasi erat dengan para distributor dan pelaku usaha telah dilakukan secara menyeluruh. Hasilnya cukup menggembirakan. Sebagian besar komoditas strategis yang menjadi prioritas konsumsi masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan daging, semuanya terpantau dalam kondisi yang stabil.

  • Beras: Ketersediaan aman, harga stabil.
  • Minyak Goreng: Stok melimpah, harga terkontrol.
  • Gula Pasir: Suplai lancar, tidak ada gejolak harga signifikan.
  • Telur: Kebutuhan terpenuhi, harga relatif tetap.
  • Daging (selain sapi): Situasi aman, tidak ada lonjakan harga drastis.

"Ketersediaan komoditas strategis lainnya terpantau stabil. Secara umum harga berada dalam rentang yang terkendali," tambah Nining, menyoroti keberhasilan upaya stabilisasi pasar yang dilakukan pemerintah daerah.

Cabai Rawit Merah Masih Jadi 'PR' Harga

Meskipun mayoritas komoditas menunjukkan kestabilan, ada satu pengecualian yang masih menjadi perhatian: cabai rawit merah. Komoditas ini masih diperdagangkan di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP). Data terbaru menunjukkan harga cabai rawit merah di kisaran Rp83.700 per kilogram. Faktor cuaca ekstrem di sejumlah sentra produksi menjadi penyebab utama fluktuasi harga ini.

"Hanya komoditas cabai rawit merah yang saat ini masih berada di atas Harga Acuan Pemerintah akibat faktor cuaca yang mempengaruhi produksi di sejumlah wilayah sentra," jelas Nining. Namun, ada kabar baik: secara tren, harga cabai rawit merah telah menunjukkan penurunan. Ini mengindikasikan bahwa kondisi pasar mulai membaik dan diharapkan segera kembali ke level yang lebih stabil.

Daging Sapi Aman Terkendali Hingga Lebaran

Selain cabai, harga dan ketersediaan daging sapi juga selalu menjadi sorotan utama, apalagi menjelang Idul Fitri. Pemprov Jabar memastikan stok daging sapi dalam kondisi aman. Meskipun sebagian besar pasokan untuk Jawa Barat berasal dari luar daerah, baik melalui distribusi antarprovinsi maupun sapi serta daging impor, ketersediaan tetap terjaga.

Saat ini, pasokan terbesar berasal dari sapi impor hasil penggemukan, khususnya untuk wilayah perkotaan. Kebutuhan selama periode Lebaran telah dipersiapkan dengan matang. Bahkan, Nining mengungkapkan, sekitar 30.000 ekor sapi tersedia di feedlot atau tempat penggemukan, yang siap menopang kebutuhan selama Idul Fitri. "Ketersediaan tersebut tidak mengganggu ketersediaan pasokan untuk bulan-bulan berikutnya," tegasnya.

Dari sisi harga, sapi hidup di tingkat feedlot berada di kisaran Rp55.000 per kilogram bobot hidup. Dengan perhitungan ini, harga karkas seharusnya tidak melebihi Rp107.000 per kilogram. Sementara di tingkat konsumen, harga daging sapi diproyeksikan paling tinggi Rp140.000 per kilogram. "Maka harga daging sapi di tingkat konsumen seharusnya masih berada pada rentang Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram, sesuai koridor harga yang ditetapkan Pemerintah," papar Nining.

Data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan per 3 Maret 2026 mencatat harga rata-rata daging sapi di Jawa Barat sebesar Rp136.000 per kilogram. Angka ini masih berada dalam koridor harga yang ditetapkan pemerintah, menunjukkan pasar yang relatif stabil.

Jangan Panik, Pemerintah Jamin Ketersediaan

Menyikapi dinamika pasar jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus memperkuat pengawasan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan bijak dalam berbelanja, sesuai kebutuhan nyata.

"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian secara bijak sesuai kebutuhan. Pemerintah menjamin ketersediaan pasokan tetap aman sehingga tidak diperlukan pembelian secara berlebihan (panic buying) yang dapat memicu gejolak harga di pasaran," pungkas Nining. Dengan adanya jaminan ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan khidmat, tanpa perlu khawatir akan kebutuhan pokok.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Idul Fitri 2026 Jabar Aman Pangan, Hanya Satu Ini Bikin Khawatir
  • Idul Fitri 2026 Jabar Aman Pangan, Hanya Satu Ini Bikin Khawatir
  • Idul Fitri 2026 Jabar Aman Pangan, Hanya Satu Ini Bikin Khawatir
  • Idul Fitri 2026 Jabar Aman Pangan, Hanya Satu Ini Bikin Khawatir
  • Idul Fitri 2026 Jabar Aman Pangan, Hanya Satu Ini Bikin Khawatir
  • Idul Fitri 2026 Jabar Aman Pangan, Hanya Satu Ini Bikin Khawatir

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW