x
Game Controller
SEASON 5
BATTLE
PASS OPEN!
JOIN NOW ▶

Horor Nyata Hantui Prilly di Balik Layar Danur Terakhir Bandung

Sorajabar.com - Jagat perfilman horor Indonesia akan kembali dihebohkan dengan kehadiran "Danur: The Last Chapter", film penutup dari semesta Danur yang telah menakut-nakuti penonton selama satu dekade. Film yang dijadwalkan tayang menjelang Lebaran 2026 ini membawa serta segudang cerita di balik layarnya, terutama dari sang bintang utama, Prilly Latuconsina. Berperan kembali sebagai Risa Saraswati, Prilly tidak hanya menghadapi tantangan akting, melainkan juga pengalaman spiritual yang tak terduga, tepatnya di Kota Bandung.

Ketika Sahabat Gaib Ikut Syuting di Bandung

Bagi para penggemar Danur, interaksi Risa Saraswati dengan kelima sahabat hantunya—Peter, William, Janshen, Hans, dan Hendrick—sudah menjadi ikon. Namun, siapa sangka jika dua dari mereka, Peter dan Hendrick, ternyata ikut “mengawasi” proses syuting "Danur: The Last Chapter"? Prilly Latuconsina mengungkapkan momen mistis ini saat perilisan trailer resmi film di Bandung.

Kisah ini bermula dari kebiasaan Prilly yang sesekali iseng memanggil para hantu sahabat Risa. "Aku inget banget, kalau mau manggil mereka itu nyanyi aja lagu 'Boneka Abdi', lalu dalam hati diniatin untuk manggil," kenang Prilly. Saat syuting berlangsung di sebuah gereja di Bandung, Prilly pun mencoba cara tersebut, hanya dalam hati dan tanpa ekspektasi.

Tak disangka, niat isengnya itu berbuah nyata. Melalui penelusuran dengan tim Jurnal Risa, terungkap bahwa Peter dan Hendrick benar-benar mengikuti Prilly dan mengamati jalannya syuting. "Padahal cuma dalam hati doang. Ternyata pas penelusuran itu, Hendrik dan Peter bilang mereka ngikut. Jadi itu lumayan seru sih," ujar Prilly dengan senyum. Pengalaman ini menambah deretan kejadian unik dan tak terlupakan dalam perjalanan Prilly mendalami karakter Risa Saraswati.

Enam Tahun Jeda, Tantangan Kembali Menjadi Risa

Meskipun telah puluhan kali berinteraksi dengan dunia Danur, Prilly mengakui bahwa proses syuting "Danur: The Last Chapter" bukan tanpa hambatan. Salah satu tantangan terbesar justru datang dari jeda waktu yang cukup panjang, sekitar enam tahun, sejak sekuel ketiga, "Sunyaruri".

"Yang paling berat justru karena jarak dengan syuting Sunyaruri itu enam tahun. Pas baca naskah, aku merasa perlu waktu untuk masuk lagi jadi Risa. Aku lupa, dia sesantai itu saat ketemu hantu. Jadi aku harus bisa menyamakan diri dengan logika Teh Risa ketika melihat hantu," jelasnya.

Prilly harus kembali menenggelamkan diri dalam karakter Risa yang unik, yang memiliki kedekatan tak biasa dengan makhluk tak kasat mata. Penyesuaian mindset dan emosi menjadi kunci agar karakter Risa tetap otentik dan kuat di mata penonton.

Adegan Penuh Darah, Kejar-kejaran, dan Nyetir Mobil Ngebut

Selain tantangan karakter, aspek teknis syuting juga menguji fisik dan mental Prilly. Jika di film sebelumnya ia harus berakting di tengah hujan deras, kali ini Prilly dihadapkan pada setting flashback ke era perang pendudukan Belanda dan Jepang.

"Di sini kan mataku bengkak, ditembakin, harus lari-lari sambil berdarah-darah, teknisnya berat untuk dijalanin," ungkapnya. Adegan-adegan intens yang memerlukan ketahanan fisik tinggi menjadi bagian tak terpisahkan dari film terakhir ini. Belum lagi, ada satu momen yang paling mendebarkan baginya: menyetir mobil dengan kecepatan tinggi sambil membawa penumpang.

Prilly menceritakan, terakhir kali ia mengemudi adalah saat SMA. Kini, ia diminta untuk "ngebut" di depan kamera. "Adegan nyetir mobil itu menakutkan. Terakhir nyetir pas SMA, dan aku disuruh ngebut. Disuruh nge-gas terus, padahal udah kenceng banget," kenangnya. Kakinya sempat gemeteran, dan dalam satu momen ekstrem, sebelah roda mobil bahkan naik ke atas trotoar. Meski begitu, para kru justru bersorak, menandakan adegan tersebut berhasil terekam dengan dramatis.

Janji Rendang Lebaran untuk Penggemar Danur

Di luar dunia horor dan syuting yang menegangkan, Prilly Latuconsina memiliki sisi lain yang hangat dan lekat dengan tradisi. Tiap menjelang Lebaran, Prilly dikenal sering membagikan momen saat memasak hidangan khas, terutama rendang, di media sosialnya. Kuali besar dan semangatnya mengaduk rendang selalu dinanti warganet.

Namun, tahun ini ada kemungkinan tradisi tersebut terhambat. Jadwal roadshow "Danur: The Last Chapter" yang bertepatan dengan momen Lebaran bisa membuat Prilly tak punya waktu untuk memasak.

"Kemarin sudah izin sama mama kalau enggak bisa masak rendang gimana. Soalnya Danur tayang pas Lebaran. Kasihan mama kalau masak sendiri, kuali-nya gede banget," ujarnya. Meski demikian, Prilly memberikan janji manis untuk para penggemar. Jika ada waktu luang, ia akan tetap memasak rendang dan bahkan membawanya ke acara roadshow untuk dibagikan.

"Kalau satu atau dua hari sebelum Lebaran enggak ada promo, nanti aku masak. Aku bilang masaknya akan dilebihin, biar pas promo aku bisa kasih ke penonton. Siapa tahu waktu roadshow itu aku bisa bawa beberapa pax untuk dibagi-bagi," tutupnya dengan antusias. Ini tentu menjadi kabar gembira ganda bagi penggemar: Film Horor yang dinanti dan potensi rendang spesial dari Prilly.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Horor Nyata Hantui Prilly di Balik Layar Danur Terakhir Bandung
  • Horor Nyata Hantui Prilly di Balik Layar Danur Terakhir Bandung
  • Horor Nyata Hantui Prilly di Balik Layar Danur Terakhir Bandung
  • Horor Nyata Hantui Prilly di Balik Layar Danur Terakhir Bandung
  • Horor Nyata Hantui Prilly di Balik Layar Danur Terakhir Bandung
  • Horor Nyata Hantui Prilly di Balik Layar Danur Terakhir Bandung

Posting Komentar

x
Leaf Organic Serum
100% VEGAN

Pure
Nature
Glow

Revitalize your skin with organic essence.

SHOP NOW
X
LEARN DESIGN • MASTER CODE • BE CREATIVE • LEARN DESIGN • MASTER CODE •
Creative
LEVEL
UP!

Unlock your potential with premium online courses.

JOIN NOW
×
Movie
Ad Sponsored
Unlimited Movies & TV
Watch anywhere. Cancel anytime.
WATCH NOW