Harga Pangan Cimahi Bandung Barat Stabil Jelang Idulfitri
Sorajabar.com - Kabar gembira datang dari pasar tradisional di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB)! Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang jatuh pada Sabtu (21/3/2026) besok, harga sejumlah komoditas pangan pokok dilaporkan masih dalam kondisi stabil dan terkendali. Ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat yang tengah bersiap menyambut lebaran.
Pemantauan yang dilakukan di beberapa pasar utama seperti Pasar Atas dan Pasar Cimindi di Kota Cimahi, serta Pasar Tagog Padalarang di KBB, menunjukkan tidak ada lonjakan harga yang signifikan pada beberapa bahan pokok penting. Kondisi stabil ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kelancaran persiapan hari raya.
Detail Harga Komoditas Pangan di Cimahi dan Bandung Barat
Berdasarkan data pantauan di lapangan, berikut adalah gambaran harga beberapa komoditas pangan menjelang Idulfitri:
- Daging Sapi: Harga daging sapi terpantau stabil di kisaran Rp140 ribu per kilogram. Angka ini relatif tidak berubah dari hari-hari sebelumnya, memberikan kepastian bagi masyarakat yang ingin menyajikan hidangan istimewa.
- Daging Ayam Potong: Demikian pula dengan daging ayam potong, harganya masih berkisar antara Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram. Kenaikan yang terjadi pun tidak terlalu mencolok, menjadikannya pilihan favorit bagi banyak keluarga.
- Cabai Rawit Merah: Meskipun seringkali fluktuatif, harga cabai rawit merah di ketiga pasar tersebut berkisar Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram. Harga ini menunjukkan stabilitas yang cukup baik menjelang momen permintaan tinggi.
- Bawang Merah: Untuk bawang merah, harganya berada di kisaran Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram. Kondisi ini juga terpantau stabil, mendukung kebutuhan bumbu dapur masyarakat.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, pada Jumat (20/3/2026), menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan ketat terhadap pergerakan harga bahan pokok. “Kita terus awasi pergerakan harga bahan pokok penting menjelang Idulfitri besok. Sejauh ini masih terpantau stabil, kenaikan tidak ada yang terlalu signifikan,” ujar AKBP Niko.
Pengawasan Berkelanjutan dan Jaminan Ketersediaan Stok
Stabilitas harga ini bukan terjadi begitu saja, melainkan hasil dari pemantauan berkala yang dilakukan oleh berbagai pihak. AKBP Niko menjelaskan bahwa pemantauan harga komoditas pangan dilakukan secara terus-menerus. Hal ini merupakan kelanjutan dari kegiatan Satgas Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Jawa Barat yang sebelumnya sudah mengecek harga dan ketersediaan komoditas pangan menjelang Ramadan.
“Jadi kegiatan satgas yang sebelumnya dilakukan, bukan cuma saat itu tapi terus berkelanjutan selama Ramadan ini. Kita pantau harganya jangan sampai ada yang meningkat,” tambah Niko. Fokus utama tidak hanya pada harga, tetapi juga pada ketersediaan barang. Pihaknya memastikan tidak ada upaya penimbunan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab yang bisa menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga.
“Tentunya stabilitas harga ini didukung oleh ketersediaan barang, stok harus aman. Dan itu kita memastikan langsung ke pedagang. Kita juga pastikan tidak boleh sampai ada upaya penimbunan oleh oknum tak bertanggung jawab,” tegasnya, menjamin pasokan pangan aman bagi masyarakat.
Intervensi Pasar untuk Ringankan Beban Masyarakat
Selama bulan Ramadan, Polres Cimahi juga turut aktif menggelar operasi pasar murah. Komoditas pangan vital seperti beras, daging sapi, dan daging ayam didistribusikan kepada masyarakat dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dan aparat kepolisian dalam membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri.
“Tentunya kegiatan yang kami lakukan dalam rangka menekan Harga Pangan agar tidak terlalu meroket. Beras lebih dari 250 ton kami distribusikan dalam operasi pasar murah. Selain itu, juga agar meringankan beban pengeluaran masyarakat selama Ramadan,” jelas AKBP Niko. Upaya kolektif ini membuktikan komitmen untuk menciptakan kondisi ekonomi yang stabil dan kondusif, khususnya saat momen-momen penting seperti hari raya keagamaan. Dengan harga yang stabil dan stok yang aman, masyarakat dapat menyambut Idulfitri dengan lebih tenang dan gembira.
Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar