Detik-detik Mencekam Pemotor Tertimpa Pohon di Cadas Pangeran
Sorajabar.com - Jalan Raya Cadas Pangeran, sebuah jalur vital yang menghubungkan Bandung dan Cirebon melalui Sumedang, kembali menjadi saksi bisu insiden tak terduga. Pada Rabu (11/3/2026) petang, seorang pengendara sepeda motor harus merasakan kengerian saat pohon aren berukuran besar tiba-tiba tumbang dan menimpanya.
Peristiwa nahas ini terjadi tepatnya di Dusun Singkup, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Insiden bermula sekitar pukul 18.07 WIB, setelah wilayah Cadas Pangeran dan sekitarnya diguyur hujan deras selama beberapa jam. Kondisi Cuaca Ekstrem ini disinyalir menjadi pemicu utama tumbangnya pohon tersebut.
Saksi Mata dan Kronologi Kejadian
Menurut kesaksian Robi Agus, salah seorang warga setempat, ia sempat mendengar suara yang sangat kencang, mirip dentuman. Rasa penasaran mendorongnya bersama rekan-rekan untuk segera mengecek sumber suara. Betapa terkejutnya mereka saat menemukan sebuah pohon aren raksasa telah tumbang melintang, menutupi seluruh badan jalan.
"Kebetulan saya warga Singkup sini, pas kejadian ngedenger suara kayak pohon tumbang pas dilihat bener ada pohon tumbang," tutur Robi kepada awak media di lokasi kejadian. Lebih lanjut, Robi mengungkapkan bahwa insiden tersebut juga menimpa seorang pemotor yang tengah melintas.
Korban diketahui bernama Rosid, seorang pria berusia 65 tahun. Ia sedang dalam perjalanan dari arah Bandung menuju Cirebon, dengan tujuan akhir pulang ke Pasanggrahan. Beruntung, pohon tumbang tersebut hanya mengenai bagian depan motornya, tepatnya di area lampu. Meskipun demikian, korban mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Sumedang untuk mendapatkan penanganan medis. "Kondisinya alhamdulillah masih sadar, sudah dibawa ke Rumah Sakit Sumedang," imbuh Robi, mengisyaratkan kondisi Rosid yang relatif stabil meskipun mengalami trauma.
Evakuasi dan Dampak Lalu Lintas
Petugas gabungan dari Tim Pusdalops BPBD Sumedang, TNI, dan Polri segera merespons laporan dan tiba di lokasi kejadian. Proses evakuasi pohon aren yang menutupi jalan raya cukup memakan waktu dan tenaga. Hingga pukul 19.45 WIB, tim masih berjibaku memotong dan membersihkan sisa-sisa pohon yang berpotensi membahayakan.
Dede Fadilah, anggota Pusdalops BPBD Sumedang, menjelaskan bahwa proses evakuasi berjalan lancar, meskipun sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas yang cukup panjang. "Proses evakuasi masih berjalan, tadi lalin sempat tersendat dan alhamdulillah kini sudah bisa dilalui oleh kendaraan," ujarnya. Kelancaran kembali arus lalu lintas menjadi prioritas utama setelah memastikan keselamatan pengendara.
Penyebab dan Peringatan Cuaca Ekstrem
Dede juga menambahkan bahwa penyebab utama tumbangnya pohon aren ini adalah intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah Cadas Pangeran sejak sore hari, sekitar pukul 16.00 WIB. Curah hujan yang tinggi ditambah kemungkinan kondisi pohon yang sudah rapuh membuat pohon tidak mampu menahan beban dan tumbang.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengendara, khususnya yang melintasi jalur-jalur rawan seperti Cadas Pangeran, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan. Kondisi jalan yang licin, jarak pandang terbatas, serta risiko pohon tumbang atau longsor adalah ancaman nyata yang harus diantisipasi.
- Selalu periksa kondisi kendaraan sebelum bepergian.
- Kurangi kecepatan dan jaga jarak aman saat hujan.
- Perhatikan rambu-rambu lalu lintas dan peringatan dini cuaca.
- Hindari berhenti atau berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras dan angin kencang.
- Laporkan segera jika melihat potensi bahaya di jalan raya.
Semoga korban lekas pulih dan kejadian serupa tidak terulang kembali. Peningkatan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama.
Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar