Cimahi Kondusif Harga Kebutuhan Pokok Aman Jelang Lebaran
Sorajabar.com - Kabar gembira datang untuk warga Kota Cimahi! Menjelang momen Idulfitri 1447 Hijriah, salah satu perayaan besar yang dinantikan umat Muslim, harga kebutuhan pangan di pasar tradisional maupun toko ritel modern terpantau masih aman dan stabil. Kondisi ini tentu menjadi angin segar di tengah kekhawatiran kenaikan harga yang sering terjadi menjelang hari raya.
Pemerintah Kota Cimahi melalui Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira, dengan sigap turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan. Beliau secara tegas mengingatkan para pedagang untuk tidak memanfaatkan momentum Lebaran demi meraup keuntungan sepihak dengan menaikkan harga secara tidak wajar. Langkah proaktif ini diambil untuk melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi lokal.
Pantauan Harga Kebutuhan Pokok di Cimahi
Dalam kunjungannya, Adhitia Yudisthira melakukan pengecekan di beberapa titik, termasuk toko ritel modern dan pasar tradisional. Hasil pantauan menunjukkan bahwa harga-harga masih dalam batas kewajaran, meskipun ada sedikit perbedaan antara kedua jenis tempat belanja tersebut.
Berikut adalah perbandingan harga kebutuhan pangan di Cimahi:
- Daging Sapi Beku: Rp128.900/kg (ritel modern)
- Daging Sapi Segar: Rp140.000/kg (ritel modern & pasar tradisional)
- Daging Ayam Broiler/Utuh: Rp39.000/ekor (ritel modern), Rp40.000/kg (pasar tradisional)
- Cabai Merah Keriting: Rp84.000/kg (ritel modern)
- Cabai Tanjung: Rp73.900/kg (ritel modern)
- Cabai Rawit Hijau: Rp89.900/kg (ritel modern)
- Cabai Rawit Merah: Rp80.000/kg (pasar tradisional)
- Beras Medium: Rp13.500/kg (pasar tradisional)
- Beras Premium: Rp14.500/kg (pasar tradisional)
- Telur Ayam: Rp31.000/kg (pasar tradisional)
Wakil Wali Kota Adhitia menjelaskan, "Memang ada sedikit perbedaan antara toko ritel modern dan pasar tradisional, tapi masih dalam kewajaran. Tinggal memilih saja, mau belanja ke mana sesuai preferensi dan kenyamanan masyarakat." Pernyataan ini memberikan kebebasan kepada konsumen untuk memilih tempat belanja yang paling sesuai tanpa khawatir adanya lonjakan harga yang ekstrem.
Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas dan Pasokan
Adhitia Yudisthira juga memberikan peringatan keras kepada para pedagang di pasar tradisional agar tidak menjual komoditas pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan harga acuan yang sudah ditetapkan pemerintah. "Khusus untuk barang yang diatur secara regulasi dan ada HET mohon ditaati, jangan sampai menjual komoditas di atas HET yang sudah ditetapkan," ujarnya. Pemantauan harga akan terus dilakukan secara intensif, dan sejauh ini kondisi pasar di Cimahi dilaporkan kondusif, tanpa gejolak berarti.
Lebih lanjut, Pemkot Cimahi menjamin ketersediaan pasokan komoditas pangan akan aman hingga Idulfitri nanti. Meskipun diakui ada potensi peningkatan permintaan kebutuhan menjelang Lebaran, pemerintah bersama Satgas Pelanggaran Harga dan Satgas Pangan dari Polres Cimahi akan terus memantau dan memastikan pasokan mencukupi. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang, tanpa perlu khawatir akan kelangkaan atau kenaikan harga yang memberatkan.
Dengan adanya jaminan ini, diharapkan masyarakat Kota Cimahi dapat mempersiapkan kebutuhan Lebaran dengan lebih nyaman dan fokus pada makna perayaan itu sendiri. Kesigapan pemerintah dalam mengantisipasi potensi gejolak harga patut diapresiasi, demi kesejahteraan bersama.
Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar