Cianjur Punya! 3 Destinasi Wisata Gratis Bikin Liburan Seru
Sorajabar.com - Momen libur Lebaran Idulfitri adalah waktu emas untuk berkumpul bersama keluarga dan menciptakan kenangan indah. Setelah hiruk pikuk belanja kebutuhan dan membagikan THR, banyak dari kita mungkin berpikir dua kali untuk berwisata karena khawatir akan membengkaknya pengeluaran. Namun, jangan khawatir! Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menawarkan solusi menarik bagi Anda yang ingin berlibur tanpa perlu menguras dompet. Berbagai destinasi Wisata menawan di Kota Santri ini bisa Anda nikmati secara cuma-cuma alias gratis! Mari kita intip 3 pilihan terbaik yang wajib Anda kunjungi.
1. Alun-alun Cianjur: Jantung Kota Santri yang Mempesona
Berlokasi strategis di Jalan Suroso, Alun-alun Cianjur bukan sekadar sebuah lapangan kota biasa, melainkan ikon kebanggaan yang menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun dari luar kota seperti Sukabumi dan Bandung Barat. Tempat ini adalah perpaduan sempurna antara ruang publik modern dan sentuhan budaya Sunda yang kental.
Ada banyak sekali spot menarik yang bisa Anda jelajahi di Alun-alun Cianjur ini. Anda bisa mengagumi kemegahan Monumen Tugu Al-Qur'an, menikmati keindahan Taman Maenpo yang terinspirasi dari seni bela diri tradisional Cianjur, atau bersantai di Taman Mamaos yang dipersembahkan untuk melestarikan kesenian Mamaos Cianjuran. Jalur penghubung antar-monumen pun tak kalah estetik, dengan lorong-lorong gapura yang indah dihiasi kaligrafi Asmaul Husna, menambah kesan spiritual dan menenangkan.
Daya tarik utamanya? Tentu saja, destinasi ini dapat dinikmati secara gratis! Ini menjadikannya pilihan ideal bagi keluarga yang ingin menikmati waktu berkualitas tanpa membebani anggaran. Akses menuju Alun-alun Cianjur juga sangat mudah. Anda bisa datang dengan kendaraan pribadi melalui pintu utama di Jalan Suroso atau pintu belakang dekat Masjid Agung Cianjur di Jalan Siti Jenab. Bahkan, bagi wisatawan dari luar kota yang menggunakan kereta api, lokasi ini hanya berjarak sekitar 500 meter dari Stasiun Cianjur, cukup berjalan kaki sebentar dan Anda sudah tiba di jantung Kota Santri.
2. Jembatan Citarum Lama: Saksi Bisu Sejarah dan Habitat Monyet Liar
Mendengar nama Jembatan Citarum atau Rajamandala, mungkin kebanyakan orang akan langsung terbayang jembatan baru yang modern dan membentang kokoh. Namun, tahukah Anda bahwa sebelum jembatan megah itu berdiri, ada Jembatan Citarum Lama yang menyimpan segudang cerita dan tantangan? Berlokasi di Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, jembatan dengan panjang sekitar 100 meter dan lebar 4,5 meter ini adalah jalur utama yang menghubungkan Cianjur dan Bandung sebelum jembatan baru diresmikan pada tahun 1979.
Tertulis pada pembatasnya bahwa jembatan ini dibangun pada 1986-1987, namun catatan tersebut lebih mengacu pada renovasi besar-besaran. Secara historis, jalur di kawasan Rajamandala-Haurwangi ini merupakan bagian integral dari koridor Jalan Raya Pos yang sudah ada sejak tahun 1852! Bahkan, penjelajah Walter Kinloch dalam bukunya "Rambles in Java and the Straits in 1852" menggambarkan kondisi jalan di wilayah Rajamandala saat itu sebagai medan yang ekstrem dan penuh tantangan. Sebuah jejak sejarah yang patut dikenang.
Meskipun kini jarang dilalui kendaraan karena pengendara lebih memilih jembatan baru, Jembatan Citarum Lama justru menjelma menjadi destinasi wisata unik tersendiri. Di sini, Anda akan sering menjumpai puluhan monyet liar yang turun ke jalan, seolah menyapa para pengendara yang berhenti. Kawanan monyet ini sudah terbiasa berinteraksi dengan manusia dan kerap diberi makanan seperti pisang atau kacang oleh warga maupun pengunjung. Bagi pencari adrenalin, di waktu-waktu tertentu, kawasan ini bahkan menjadi lokasi wahana ekstrem swing jump, di mana wisatawan bisa merasakan sensasi melompat dari atas jembatan dengan pengaman. Sebuah pengalaman yang tak terlupakan!
3. Curug Sawer: Air Terjun Megah di Sisi Jalan Raya
Kabupaten Cianjur memang terkenal dengan kekayaan alamnya, terutama air terjun atau yang akrab disebut curug. Dari sekian banyak permata tersembunyi, Curug Sawer menawarkan keunikan tersendiri karena aksesnya yang sangat mudah dan tentu saja, gratis! Terletak persis di sisi jalur utama Cianjur-Sindangbarang, tepatnya di Kecamatan Cibinong, Anda bahkan bisa langsung menikmati keindahan air terjun ini dari kendaraan Anda saat melintas.
Curug Sawer bukanlah air terjun biasa. Dengan ketinggian mencapai puluhan meter, aliran airnya sangat deras dan perkasa, terutama saat musim hujan tiba. Kehadiran air terjun ini di tepi jalan raya memberikan pemandangan yang spektakuler dan udara segar yang langsung menyegarkan perjalanan Anda. Saking derasnya, terkadang cipratan air dari curug ini bisa mencapai badan jalan dan menyentuh pengendara yang lewat, memberikan sensasi unik dan pengalaman tak terduga.
Bagi Anda yang ingin menepi sejenak, tak perlu khawatir. Di sekitar lokasi Curug Sawer, terdapat sejumlah warung yang buka selama 24 jam. Anda bisa beristirahat sejenak, menikmati hidangan lokal, atau sekadar menyeruput kopi sambil menikmati panorama alam yang menenangkan. Curug Sawer membuktikan bahwa keindahan alam tidak selalu harus mahal, dan kadang, keajaiban bisa ditemukan di tempat yang paling tidak terduga, bahkan di pinggir jalan!
Ikuti terus berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar