HEBOH Jabar Hari Ini Penculikan Hoax Hingga Skema Ponzi Bikin Rugi

Sorajabar.com - Jawa Barat tak pernah kehabisan cerita! Dari kabar yang bikin geger hingga isu yang menguras dompet, tanah Pasundan selalu menyajikan dinamika yang patut disimak. Sorajabar.com merangkum berbagai peristiwa paling menonjol yang terjadi di Jabar hari ini, mulai dari isu penculikan bocah yang ternyata hoaks, hingga penambangan koral dan jeratan investasi bodong yang merugikan ribuan warga.
Hoaks Penculikan Bocah Garut Bikin Geger, Ternyata...
Media sosial di Garut sempat dihebohkan dengan kabar penculikan dua bocah SD pada Selasa (10/2/2026). Narasi yang beredar menyebutkan bahwa kedua anak itu diculik dari pesantren Annur Cilawu dan berhasil kabur di Alun-alun Garut. Video amatir yang memperlihatkan dua pelajar SD duduk bersama personel Satpol PP di Alun-alun Garut dengan cepat menyebar, di mana salah satu bocah mengaku diculik oleh tiga pria bermobil hitam.
Namun, kegaduhan ini akhirnya terbantahkan. Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin memastikan bahwa kabar penculikan tersebut adalah hoaks semata. Setelah dimintai keterangan, kedua bocah itu mengakui bahwa mereka berbohong. Faktanya, mereka bolos sekolah dan bermain ke sejumlah tempat, termasuk pemakaman, sebelum akhirnya naik angkot dan tiba di Alun-alun. Rasa takut ketahuan orang tua menjadi pemicu kebohongan tentang penculikan.
Galian Koral di Pesisir Cisolok Sukabumi Kian Merajalela
Di pesisir Jalan Lempeng, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pemandangan truk-truk pengangkut koral kini menjadi hal lumrah. Eksploitasi batu koral di wilayah ini semakin masif, memicu kekhawatiran akan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Ratusan karung berisi koral terlihat berjejer rapi, siap dikirim ke berbagai kota besar untuk kebutuhan taman.
Seorang koordinator pengumpul batu berinisial S (56) menjelaskan bahwa aktivitas ini merupakan warisan keluarga yang telah ia lanjutkan sejak tahun 2024. Batu-batu koral dari Cisolok memang digemari untuk mempercantik taman di perkotaan. Namun, hilangnya koral-koral ini mengancam fungsi alami pantai sebagai tameng dari gelombang, yang dapat mempercepat abrasi.
Ribuan Warga Pangandaran Jadi Korban Investasi Bodong Skema Ponzi
Duka mendalam dirasakan ribuan warga Kabupaten Pangandaran yang terjerat dugaan investasi bodong melalui aplikasi MBA (MBAstak Limited Company). Aplikasi ini disinyalir menjalankan skema ponzi yang merugikan para anggotanya. Kasus ini mencuat setelah banyak anggota kesulitan menarik dana mereka.
Polres Pangandaran kini tengah mendalami kasus ini, termasuk mendata jumlah korban dan total kerugian yang diperkirakan akan terus bertambah. Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menyatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Jawa Barat untuk penyelidikan lebih lanjut. Keterangan dari para korban dan saksi terus dikumpulkan guna mengungkap tuntas praktik penipuan ini.
Pelajar Cimahi yang Tewas Usai Jatuh dari Flyover Dikenal Baik
Kabar tewasnya seorang pelajar SMK berinisial R (17) dari Cimahi setelah terjatuh dari Flyover Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati), Kota Bandung, pada Selasa (10/2/2026) pagi, mengejutkan banyak pihak. R, siswa kelas XII, dikenal sebagai sosok yang berperilaku baik dan memiliki nilai akademik yang memuaskan di sekolahnya.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Humas SMK tempat korban bersekolah, Siti Darajat, mengungkapkan bahwa R adalah siswa yang sopan dan santun, serta memiliki motivasi belajar yang tinggi. Tidak ada indikasi atau masalah yang menunjukkan bahwa R akan mengakhiri hidupnya dengan cara tragis tersebut, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan sekolah.
Pembongkaran Teras Cihampelas Makin Dekat, Pemkot Konsultasi KPK
Rencana pembongkaran Teras Cihampelas, ikon pedestrian melayang di Kota Bandung, semakin matang. Pemerintah Kota Bandung berencana berkonsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan bahwa proses pembongkaran tidak menimbulkan potensi kerugian negara. Kesepakatan awal (MoU) dengan Kejari Kota Bandung juga telah terjalin.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa Teras Cihampelas dinilai tidak layak dan membahayakan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bahkan telah menyatakan kesediaan untuk menanggung beban anggaran pembongkaran. Pemkot kini tengah merampungkan dokumen administrasi dan akan segera menghadap Gubernur Jabar Dedi Mulyadi untuk melaporkan rencana final, termasuk penawaran relokasi bagi para pedagang ke titik-titik yang lebih permanen.
Berbagai peristiwa ini menunjukkan betapa dinamisnya kehidupan di Jawa Barat, mulai dari isu-isu sosial yang memicu kepanikan hingga masalah ekonomi dan kebijakan publik yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.
Ikuti terus berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar